<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diskominfotik KBB Tangani Stunting dengan Optimalkan Program Pelita Bening </title><description>Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil &amp; Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening)&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/340/3093832/diskominfotik-kbb-tangani-stunting-dengan-optimalkan-program-pelita-bening</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/09/340/3093832/diskominfotik-kbb-tangani-stunting-dengan-optimalkan-program-pelita-bening"/><item><title>Diskominfotik KBB Tangani Stunting dengan Optimalkan Program Pelita Bening </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/340/3093832/diskominfotik-kbb-tangani-stunting-dengan-optimalkan-program-pelita-bening</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/09/340/3093832/diskominfotik-kbb-tangani-stunting-dengan-optimalkan-program-pelita-bening</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2024 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/09/340/3093832/pemkab_bandung_barat-hyKu_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil &amp;amp; Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening), (Foto: Dok Pemkan Bandung Barat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/09/340/3093832/pemkab_bandung_barat-hyKu_large.png</image><title>Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil &amp;amp; Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening), (Foto: Dok Pemkan Bandung Barat)</title></images><description>&amp;nbsp;Okezone - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil dan&amp;nbsp;Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening), di Desa Cinta Karya, Kecamatan Sindangkerta, Kamis (19/9/2024).&#13;
&#13;
Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan menjelaskan, perangkat daerah dalam kegiatan Pelita Bening tersebut berperan aktif dalam penanganan stunting di Kabupaten Bandung Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berkoordinasi dengan Puskesmas, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kecamatan dan Desa di wilyah Kecamatan dampingan,&amp;quot; katanya, Kamis (19/9/2024).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pendampingan berupa pemberian bantuan protein hewani dengan berkoordinasi dengan Puskesmas dan Kecamatan setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami pun melakukan pendampingan terkait pelaksanaan intervensi kepada sasaran,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan intervensi dan pemberian bantuan kepada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selanjutnya kami melaporkan progres intervensi kepada Bupati melalui Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) 1 kali sama 1 bulan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil dan Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening) merupakan Program Peduli Penanganan Stunting oleh Perangkat Daerah di Bandung Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui Program Pelita Bening setiap perangkat daerah akan memiliki kecamatan dampingan. Diskominfotik beserta Badan Keuangan dan Aset Daerah juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk pendampingannya di wilayah Kecamatan Sindangkerta,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>&amp;nbsp;Okezone - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil dan&amp;nbsp;Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening), di Desa Cinta Karya, Kecamatan Sindangkerta, Kamis (19/9/2024).&#13;
&#13;
Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan menjelaskan, perangkat daerah dalam kegiatan Pelita Bening tersebut berperan aktif dalam penanganan stunting di Kabupaten Bandung Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berkoordinasi dengan Puskesmas, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kecamatan dan Desa di wilyah Kecamatan dampingan,&amp;quot; katanya, Kamis (19/9/2024).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pendampingan berupa pemberian bantuan protein hewani dengan berkoordinasi dengan Puskesmas dan Kecamatan setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami pun melakukan pendampingan terkait pelaksanaan intervensi kepada sasaran,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan intervensi dan pemberian bantuan kepada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selanjutnya kami melaporkan progres intervensi kepada Bupati melalui Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) 1 kali sama 1 bulan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil dan Balita Beresiko Stunting (Pelita Bening) merupakan Program Peduli Penanganan Stunting oleh Perangkat Daerah di Bandung Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui Program Pelita Bening setiap perangkat daerah akan memiliki kecamatan dampingan. Diskominfotik beserta Badan Keuangan dan Aset Daerah juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk pendampingannya di wilayah Kecamatan Sindangkerta,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
