<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Banggai Turun ke Jalan, Minta Pemerintah Tindak Tegas ASN yang Tak Netral di Pilkada</title><description>Sekelompok warga yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa soal demokrasi di Banggai, Selasa 10 Desember 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/10/340/3094292/warga-banggai-turun-ke-jalan-minta-pemerintah-tindak-tegas-asn-yang-tak-netral-di-pilkada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/10/340/3094292/warga-banggai-turun-ke-jalan-minta-pemerintah-tindak-tegas-asn-yang-tak-netral-di-pilkada"/><item><title>Warga Banggai Turun ke Jalan, Minta Pemerintah Tindak Tegas ASN yang Tak Netral di Pilkada</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/10/340/3094292/warga-banggai-turun-ke-jalan-minta-pemerintah-tindak-tegas-asn-yang-tak-netral-di-pilkada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/10/340/3094292/warga-banggai-turun-ke-jalan-minta-pemerintah-tindak-tegas-asn-yang-tak-netral-di-pilkada</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2024 22:08 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/10/340/3094292/demo_warga_banggai-ElLX_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Demo warga Banggai</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/10/340/3094292/demo_warga_banggai-ElLX_large.JPG</image><title>Demo warga Banggai</title></images><description>LUWUK&amp;nbsp;- Sekelompok warga yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa soal demokrasi di Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa 10 Desember 2024.&#13;
&#13;
Aksi unjuk rasa yang dipimpin kordinator lapangan Iwan Bokir itu menuntut tiga poin.&#13;
&#13;
Pertama, massa aksi menuntut tuntaskan kasus Netralitas ASN di Kabupaten Banggai.&#13;
&#13;
Kedua usut tuntas dugaan kasus pelimpahan kewenangan Rp5 Miliar per kecamatan dan ketiga usut tuntas pengangkatan pejabat menjelang Pilkada Banggai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aksi unjuk rasa ini dimulai dari Tugu Adipura, sejumlah orator menyampaikan orasinya yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aksi ini untuk menjaga demokrasi di Kabupaten Banggai, bahwa demokrasi saat ini lagi tidak baik-baik saja,&amp;rdquo; ucap Risaldy Sibay dalam orasinya.&#13;
&#13;
Risaldi mengatakan, kian maraknya dugaan pelanggaran netralitas ASN yang terjadi di Pilkada Banggai. Bahkan sejumlah pejabat telah ditetapkan tersangka oleh kepolisian.&#13;
&#13;
Tingginya dugaan pelanggaran netralitas ASN kata Risaldi, sesuatu yang sangat disayangkan. Olehnya harus ada efek jera bagi para pelaku pelanggaran netralitas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hari ini bukan hanya suara yang bisa dibeli, tapi etika mereka (ASN) juga bisa dibeli. Ini sangat merusak demokrasi di daerah kita ini,&amp;rdquo; cetusnya.&#13;
&#13;
Selain netralitas ASN, massa aksi juga menyoroti soal pelimpahan kewenangan yang dilakukan Pemda Banggai ke Pemerintah Kecamatan senilai Rp5 Miliar yang dinilai melanggar regulasi.&#13;
&#13;
Usai melakukan aksi di Tugu Adipura, massa berpindah ke Kantor Bawaslu Banggai untuk menyuarakan aspirasi. Mereka menilai Bawaslu tidak menjalankan fungsinya dengan baik dalam pengawasan Pilkada Banggai.&#13;
</description><content:encoded>LUWUK&amp;nbsp;- Sekelompok warga yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa soal demokrasi di Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa 10 Desember 2024.&#13;
&#13;
Aksi unjuk rasa yang dipimpin kordinator lapangan Iwan Bokir itu menuntut tiga poin.&#13;
&#13;
Pertama, massa aksi menuntut tuntaskan kasus Netralitas ASN di Kabupaten Banggai.&#13;
&#13;
Kedua usut tuntas dugaan kasus pelimpahan kewenangan Rp5 Miliar per kecamatan dan ketiga usut tuntas pengangkatan pejabat menjelang Pilkada Banggai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aksi unjuk rasa ini dimulai dari Tugu Adipura, sejumlah orator menyampaikan orasinya yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aksi ini untuk menjaga demokrasi di Kabupaten Banggai, bahwa demokrasi saat ini lagi tidak baik-baik saja,&amp;rdquo; ucap Risaldy Sibay dalam orasinya.&#13;
&#13;
Risaldi mengatakan, kian maraknya dugaan pelanggaran netralitas ASN yang terjadi di Pilkada Banggai. Bahkan sejumlah pejabat telah ditetapkan tersangka oleh kepolisian.&#13;
&#13;
Tingginya dugaan pelanggaran netralitas ASN kata Risaldi, sesuatu yang sangat disayangkan. Olehnya harus ada efek jera bagi para pelaku pelanggaran netralitas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hari ini bukan hanya suara yang bisa dibeli, tapi etika mereka (ASN) juga bisa dibeli. Ini sangat merusak demokrasi di daerah kita ini,&amp;rdquo; cetusnya.&#13;
&#13;
Selain netralitas ASN, massa aksi juga menyoroti soal pelimpahan kewenangan yang dilakukan Pemda Banggai ke Pemerintah Kecamatan senilai Rp5 Miliar yang dinilai melanggar regulasi.&#13;
&#13;
Usai melakukan aksi di Tugu Adipura, massa berpindah ke Kantor Bawaslu Banggai untuk menyuarakan aspirasi. Mereka menilai Bawaslu tidak menjalankan fungsinya dengan baik dalam pengawasan Pilkada Banggai.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
