<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bencana di Sukabumi, Pemerintah Bangun Pos Pengungsian Terpusat di Bantargadung</title><description>Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan pos pengungsiaan terpusat terkait bencana banjir dan longsor di Sukabumi, Jawa Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/11/337/3094392/bencana-di-sukabumi-pemerintah-bangun-pos-pengungsian-terpusat-di-bantargadung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/11/337/3094392/bencana-di-sukabumi-pemerintah-bangun-pos-pengungsian-terpusat-di-bantargadung"/><item><title>Bencana di Sukabumi, Pemerintah Bangun Pos Pengungsian Terpusat di Bantargadung</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/11/337/3094392/bencana-di-sukabumi-pemerintah-bangun-pos-pengungsian-terpusat-di-bantargadung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/11/337/3094392/bencana-di-sukabumi-pemerintah-bangun-pos-pengungsian-terpusat-di-bantargadung</guid><pubDate>Rabu 11 Desember 2024 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/11/337/3094392/deputi_bidang_penanganan_darurat_mayjen_tni_lukmansyah-5etp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Lukmansyah (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/11/337/3094392/deputi_bidang_penanganan_darurat_mayjen_tni_lukmansyah-5etp_large.jpg</image><title>Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Lukmansyah (foto: dok BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan pos pengungsiaan terpusat terkait bencana banjir dan longsor di Sukabumi, Jawa Barat. Pos pengungsiaan terpusat ini ditempatkan di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Lukmansyah menjelaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya efisiensi distribusi bantuan. Hal ini khususnya untuk pengungsi mandiri yang tersebar di kecataman itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah ini dilakukan sebagai upaya efisiensi distirbusi bantuan untuk para pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian mandiri di wilayah kecamatan Bantargadung,&amp;quot; ungkap Lukmansyah dalam keterangannya, Rabu (11/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lukmansyah mengungkap berdasarkan data yang dihimpun BNPB, bencana di Kecamatan Bantargadung setidaknya berdampak pada 297 KK atau sebanyak 1.032 warga mengungsi. Dalam bencana ini, ratusan rumah dilaporkan hanyut dan rusak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adapun kerugian materil dilaporkan sebanyak 88 rumah Rusak Ringan (RR), 144 rumah Rusak Sedang (RS), dan 57 rumah Rusak Berat (RB),&amp;quot; jelas dia.&#13;
&#13;
Kondisi terkini, dilaporkan ada penambahan jumlah warga terdampak yang sebelumnya 10.160 warga menjadi 10.237 dan penurunan jumlah pengungsi yang sebelumnya 3.064 menjadi 2.988.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan pos pengungsiaan terpusat terkait bencana banjir dan longsor di Sukabumi, Jawa Barat. Pos pengungsiaan terpusat ini ditempatkan di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Lukmansyah menjelaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya efisiensi distribusi bantuan. Hal ini khususnya untuk pengungsi mandiri yang tersebar di kecataman itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah ini dilakukan sebagai upaya efisiensi distirbusi bantuan untuk para pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian mandiri di wilayah kecamatan Bantargadung,&amp;quot; ungkap Lukmansyah dalam keterangannya, Rabu (11/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lukmansyah mengungkap berdasarkan data yang dihimpun BNPB, bencana di Kecamatan Bantargadung setidaknya berdampak pada 297 KK atau sebanyak 1.032 warga mengungsi. Dalam bencana ini, ratusan rumah dilaporkan hanyut dan rusak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adapun kerugian materil dilaporkan sebanyak 88 rumah Rusak Ringan (RR), 144 rumah Rusak Sedang (RS), dan 57 rumah Rusak Berat (RB),&amp;quot; jelas dia.&#13;
&#13;
Kondisi terkini, dilaporkan ada penambahan jumlah warga terdampak yang sebelumnya 10.160 warga menjadi 10.237 dan penurunan jumlah pengungsi yang sebelumnya 3.064 menjadi 2.988.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
