<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikTok Jadi Media Paling Banyak Sebar Hoax saat Pilkada 2024</title><description>Tak hanya hoaks, banyak juga konten yang memuat ujaran kebencian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/12/337/3094875/tiktok-jadi-media-paling-banyak-sebar-hoax-saat-pilkada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/12/337/3094875/tiktok-jadi-media-paling-banyak-sebar-hoax-saat-pilkada-2024"/><item><title>TikTok Jadi Media Paling Banyak Sebar Hoax saat Pilkada 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/12/337/3094875/tiktok-jadi-media-paling-banyak-sebar-hoax-saat-pilkada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/12/337/3094875/tiktok-jadi-media-paling-banyak-sebar-hoax-saat-pilkada-2024</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2024 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/12/337/3094875/pilkada-YjEO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi TikTok</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/12/337/3094875/pilkada-YjEO_large.jpg</image><title>Ilustrasi TikTok</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bawaslu RI menyebut informasi hoaks&amp;nbsp;selama tahapan Pilkada Serentak 2024 paling banyak tersebar di media sosial Tiktok. Tak hanya hoaks, banyak juga konten yang memuat ujaran kebencian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tiktok menjadi media yang paling banyak digunakan untuk menyebarkan informasi yang melanggar dalam Pemilihan Serentak 2024,&amp;rdquo; kata Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, di Jakarta, Kamis (12/12/2024).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan alasan TikTok menjadi platform yang digemari dalam menyebarluaskan informasi negatif saat Pilkada 2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kenapa TikTok? karena objek yang bergerak menjadi konten yang mudah diserap oleh khalayak, kurang dari semenit konten yang diberikan dapat memengaruhi penerima informasi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lolly berharap temuan itu bisa menjadi catatan evaluasi yang dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas khususnya pengawasan di era digitalisasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya harap dengan adanya evaluasi ini dapat dimanfaatkan dengan benar-benar untuk peningkatan kapasitas khususnya pengawasan siber atau dunia baru ini,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bawaslu RI menyebut informasi hoaks&amp;nbsp;selama tahapan Pilkada Serentak 2024 paling banyak tersebar di media sosial Tiktok. Tak hanya hoaks, banyak juga konten yang memuat ujaran kebencian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tiktok menjadi media yang paling banyak digunakan untuk menyebarkan informasi yang melanggar dalam Pemilihan Serentak 2024,&amp;rdquo; kata Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, di Jakarta, Kamis (12/12/2024).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan alasan TikTok menjadi platform yang digemari dalam menyebarluaskan informasi negatif saat Pilkada 2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kenapa TikTok? karena objek yang bergerak menjadi konten yang mudah diserap oleh khalayak, kurang dari semenit konten yang diberikan dapat memengaruhi penerima informasi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lolly berharap temuan itu bisa menjadi catatan evaluasi yang dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas khususnya pengawasan di era digitalisasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya harap dengan adanya evaluasi ini dapat dimanfaatkan dengan benar-benar untuk peningkatan kapasitas khususnya pengawasan siber atau dunia baru ini,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
