<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik Penemuan Satu Keluarga Tewas di Tangsel, Warga Sampai Dobrak Pintu</title><description>Satu Keluarga di daerah Ciputat Timur, Tangerang Selatan ditemukan dalam kondisi tewas pada hari ini, Minggu (15/12/2024). Keluarga tersebut diduga meninggal dunia karena bunuh diri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/15/338/3095794/detik-detik-penemuan-satu-keluarga-tewas-di-tangsel-warga-sampai-dobrak-pintu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/15/338/3095794/detik-detik-penemuan-satu-keluarga-tewas-di-tangsel-warga-sampai-dobrak-pintu"/><item><title>Detik-Detik Penemuan Satu Keluarga Tewas di Tangsel, Warga Sampai Dobrak Pintu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/15/338/3095794/detik-detik-penemuan-satu-keluarga-tewas-di-tangsel-warga-sampai-dobrak-pintu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/15/338/3095794/detik-detik-penemuan-satu-keluarga-tewas-di-tangsel-warga-sampai-dobrak-pintu</guid><pubDate>Minggu 15 Desember 2024 21:58 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/15/338/3095794/ilustrasi-cSwu_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/15/338/3095794/ilustrasi-cSwu_large.JPG</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Satu Keluarga di daerah Ciputat Timur, Tangerang Selatan ditemukan dalam kondisi tewas pada hari ini, Minggu (15/12/2024). Keluarga tersebut diduga meninggal dunia karena bunuh diri.&#13;
&#13;
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas M.S Arifin. &amp;quot;Benar,&amp;quot; kata dia saat dikonfirmasi wartawan.&#13;
&#13;
Adapun, terdapat tiga korban ditemukan meninggal dunia yang diduga bunuh diri. Diantaranya; suami berinisial AF (31), istri YL (28), dan anak AAH (3).&#13;
&#13;
&amp;quot;Diketahui Hari Minggu tanggal Desember sekitar pukul 11.00 WIB,&amp;quot; tulis Kemas dalam laporannya.&#13;
&#13;
Ketiga korban ditemukan dalam kondisi dan tempat berbeda. AF selaku suami ditemukan tengah gantung diri di dapur dengan menggunakan tali tambang yang terikat di atas kayu plafon.&#13;
&#13;
&amp;quot;YL (Istri) dan AAH (anak) terbaring di dalam kamar tidur,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Adapun, kronologis ditemukannnya para korban bermula ketika saksi 1 (kakak kandung istri) dan saksi 2 (saudara istri) sekitar pukul 11.00 WIB, ke rumah korban untuk menyalakan air, yang kebetulan tombol on/of nya berada di dalam rumah korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun pintu rumah masih kondisi terkunci kemudian saksi 1 berusaha membuka pintu rumah melalui jendela samping yang kebetulan tidak terkunci, pada saat saksi 1 dan 2 masuk ke dalam rumah tiba tiba melihat di dalam kamar korban YL (Istri) dan AAH (Anak) sudah terbaring kaku,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Kemudian, saksi 2 berusaha membawa korban AAH (anak) ke rumah sakit. Namun, saksi 2 tiba tiba pingsan dan akhirnya saksi 3 langsung membawanya ke Klinik Medika Cirendeu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesampai di lokasi menurut keterangan petugas medis korban sudah dinyatakan meninggal dunia soalnya sudah kaku selanjutnya korban AAH (anak) di bawa lagi ke TKP,&amp;quot; kata Kemas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara, keterangan saksi 5 dan 6 bahwa mereka tiba di TKP melihat kondisi pintu dapur terkunci dari dalam. Kemudian warga berusaha untuk mendobrak pintu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekira pukul 14.30 WIB korban dibawa ke RS. Fatmawati guna dilakukan Visum Et Referentum,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam peristiwa tersebut, belum diketahui motif bunuh diri yang melibatkan satu keluarga. Namun, menurut keterangan saksi 4 bahwa Sabtu (14/12) malam, sekira pukul 19.00 WIB korban YL (Istri) dan AAH (anak) main dan ngobrol dengan saksi 4.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan korban YL (Istri) sempat bercerita bahwa AF (Suami) telah mempunyai sangkutan/pinjaman (pinjol),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Satu Keluarga di daerah Ciputat Timur, Tangerang Selatan ditemukan dalam kondisi tewas pada hari ini, Minggu (15/12/2024). Keluarga tersebut diduga meninggal dunia karena bunuh diri.&#13;
&#13;
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas M.S Arifin. &amp;quot;Benar,&amp;quot; kata dia saat dikonfirmasi wartawan.&#13;
&#13;
Adapun, terdapat tiga korban ditemukan meninggal dunia yang diduga bunuh diri. Diantaranya; suami berinisial AF (31), istri YL (28), dan anak AAH (3).&#13;
&#13;
&amp;quot;Diketahui Hari Minggu tanggal Desember sekitar pukul 11.00 WIB,&amp;quot; tulis Kemas dalam laporannya.&#13;
&#13;
Ketiga korban ditemukan dalam kondisi dan tempat berbeda. AF selaku suami ditemukan tengah gantung diri di dapur dengan menggunakan tali tambang yang terikat di atas kayu plafon.&#13;
&#13;
&amp;quot;YL (Istri) dan AAH (anak) terbaring di dalam kamar tidur,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Adapun, kronologis ditemukannnya para korban bermula ketika saksi 1 (kakak kandung istri) dan saksi 2 (saudara istri) sekitar pukul 11.00 WIB, ke rumah korban untuk menyalakan air, yang kebetulan tombol on/of nya berada di dalam rumah korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun pintu rumah masih kondisi terkunci kemudian saksi 1 berusaha membuka pintu rumah melalui jendela samping yang kebetulan tidak terkunci, pada saat saksi 1 dan 2 masuk ke dalam rumah tiba tiba melihat di dalam kamar korban YL (Istri) dan AAH (Anak) sudah terbaring kaku,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Kemudian, saksi 2 berusaha membawa korban AAH (anak) ke rumah sakit. Namun, saksi 2 tiba tiba pingsan dan akhirnya saksi 3 langsung membawanya ke Klinik Medika Cirendeu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesampai di lokasi menurut keterangan petugas medis korban sudah dinyatakan meninggal dunia soalnya sudah kaku selanjutnya korban AAH (anak) di bawa lagi ke TKP,&amp;quot; kata Kemas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara, keterangan saksi 5 dan 6 bahwa mereka tiba di TKP melihat kondisi pintu dapur terkunci dari dalam. Kemudian warga berusaha untuk mendobrak pintu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekira pukul 14.30 WIB korban dibawa ke RS. Fatmawati guna dilakukan Visum Et Referentum,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam peristiwa tersebut, belum diketahui motif bunuh diri yang melibatkan satu keluarga. Namun, menurut keterangan saksi 4 bahwa Sabtu (14/12) malam, sekira pukul 19.00 WIB korban YL (Istri) dan AAH (anak) main dan ngobrol dengan saksi 4.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan korban YL (Istri) sempat bercerita bahwa AF (Suami) telah mempunyai sangkutan/pinjaman (pinjol),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
