<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hotman Paris Unggah Video WNI Diduga Korban Scamming di Myanmar</title><description>Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea mengunggah video yang menunjukan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di negara Myanmar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096141/hotman-paris-unggah-video-wni-diduga-korban-scamming-di-myanmar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096141/hotman-paris-unggah-video-wni-diduga-korban-scamming-di-myanmar"/><item><title>Hotman Paris Unggah Video WNI Diduga Korban Scamming di Myanmar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096141/hotman-paris-unggah-video-wni-diduga-korban-scamming-di-myanmar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096141/hotman-paris-unggah-video-wni-diduga-korban-scamming-di-myanmar</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2024 05:42 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/17/337/3096141/penipuan-n2xb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hotman Paris unggah video WNI diduga kena scamming di Myanmar (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/17/337/3096141/penipuan-n2xb_large.jpg</image><title>Hotman Paris unggah video WNI diduga kena scamming di Myanmar (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea mengunggah video yang menunjukan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di negara Myanmar. WNI tersebut diduga menjadi korban scamming atau penipuan.&#13;
&#13;
Dalam video yang diunggah Hotman Paris melalui akun Instagramnya, terlihat sejumlah orang yang diduga WNI berada di dalam satu ruangan. WNI itu terlihat merupakan laki-laki dan perempuan.&#13;
&#13;
Dalam video itu, terlihat seorang pria menyebutkan dirinya bersama yang lain berada di perbatasan Thailand dan Myanmar. Pria tersebut menyebutkan mereka merupakan korban penipuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Permisi pak, kami warga Indonesia sudah kena tipu, scamming. Sekarang kami di perbatasan Thailand sama Myanmar,&amp;rdquo; ujar pria di dalam video tersebut yang dilihat Selasa (17/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pria itu menyebutkan, selama berada di sana mereka diperlakukan seperti binatang. Bahkan, kata pria tersebut, mereka sering mendapatkan penyiksaan.&#13;
&#13;
Pria tersebut juga menuturkan, dirinya bersama yang lain dipaksa untuk bekerja selama 16 jam tanpa henti. &amp;ldquo;Dan kami diperlakukan seperti anjing. Kami nggak ada budget, kita kena setrum, kita kena pukul. Kita disuruh bekerja 16 jam,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea mengunggah video yang menunjukan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di negara Myanmar. WNI tersebut diduga menjadi korban scamming atau penipuan.&#13;
&#13;
Dalam video yang diunggah Hotman Paris melalui akun Instagramnya, terlihat sejumlah orang yang diduga WNI berada di dalam satu ruangan. WNI itu terlihat merupakan laki-laki dan perempuan.&#13;
&#13;
Dalam video itu, terlihat seorang pria menyebutkan dirinya bersama yang lain berada di perbatasan Thailand dan Myanmar. Pria tersebut menyebutkan mereka merupakan korban penipuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Permisi pak, kami warga Indonesia sudah kena tipu, scamming. Sekarang kami di perbatasan Thailand sama Myanmar,&amp;rdquo; ujar pria di dalam video tersebut yang dilihat Selasa (17/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pria itu menyebutkan, selama berada di sana mereka diperlakukan seperti binatang. Bahkan, kata pria tersebut, mereka sering mendapatkan penyiksaan.&#13;
&#13;
Pria tersebut juga menuturkan, dirinya bersama yang lain dipaksa untuk bekerja selama 16 jam tanpa henti. &amp;ldquo;Dan kami diperlakukan seperti anjing. Kami nggak ada budget, kita kena setrum, kita kena pukul. Kita disuruh bekerja 16 jam,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
