<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ruang Gubernur BI Turut Digeledah KPK</title><description>Penggeledahan KPK tersebut, salah satunya menyasar ruangan Gubernur BI, Perry Warjiyo. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096420/ruang-gubernur-bi-turut-digeledah-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096420/ruang-gubernur-bi-turut-digeledah-kpk"/><item><title>Ruang Gubernur BI Turut Digeledah KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096420/ruang-gubernur-bi-turut-digeledah-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/17/337/3096420/ruang-gubernur-bi-turut-digeledah-kpk</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2024 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/17/337/3096420/ruang_gubernur_bi_tak_lepas_dari_penggeledahan_kpk-Aawr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ruang Gubernur BI Tak Lepas dari Penggeledahan KPK (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/17/337/3096420/ruang_gubernur_bi_tak_lepas_dari_penggeledahan_kpk-Aawr_large.jpg</image><title>Ruang Gubernur BI Tak Lepas dari Penggeledahan KPK (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Bank Indonesia (BI) pada Senin 16 Desember 2024, malam. Penggeledahan tersebut, salah satunya menyasar ruangan Gubernur BI, Perry Warjiyo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sana ada beberapa ruangan yang kita geledah, di antaranya adalah ruang Gubernur BI,&amp;quot; kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Rudi Setiawan, Selasa (17/12/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam perkara tersebut, Rudi menyatakan pihaknya telah menetapkan dua tersangka. Kendati demikian, ia enggan mengungkapkan identitas mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah dari beberapa bulan yang lalu telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga memperoleh sejumlah dana yang berasal dari CSR-nya Bank Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK sedang mengusut dugaan korupsi terkait penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, dana CSR menjadi persoalan ketika penggunaannya tidak sesuai dengan peruntukannya hingga digunakan untuk kepentingan pribadi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang menjadi masalah adalah ketika dana CSR itu tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya. artinya ada beberapa misalkan CSR ada 100, yang digunakan hanya 50. yang 50 nya tidak digunakan,&amp;quot; kata Asep di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jadi masalah tuh yang 50-nya yang tidak digunakan tersebut, digunakan misalnya untuk kepentingan pribadi, nah itu yang menjadi masalah,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagaimana aturan main di KPK, jika penanganan perkara sudah masuk penyidikan, maka sudah ada pihak yang ditetapkan tersangka. Terkait hal tersebut, Asep belum membuka lebih jauh.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Bank Indonesia (BI) pada Senin 16 Desember 2024, malam. Penggeledahan tersebut, salah satunya menyasar ruangan Gubernur BI, Perry Warjiyo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sana ada beberapa ruangan yang kita geledah, di antaranya adalah ruang Gubernur BI,&amp;quot; kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Rudi Setiawan, Selasa (17/12/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam perkara tersebut, Rudi menyatakan pihaknya telah menetapkan dua tersangka. Kendati demikian, ia enggan mengungkapkan identitas mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah dari beberapa bulan yang lalu telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga memperoleh sejumlah dana yang berasal dari CSR-nya Bank Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK sedang mengusut dugaan korupsi terkait penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, dana CSR menjadi persoalan ketika penggunaannya tidak sesuai dengan peruntukannya hingga digunakan untuk kepentingan pribadi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang menjadi masalah adalah ketika dana CSR itu tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya. artinya ada beberapa misalkan CSR ada 100, yang digunakan hanya 50. yang 50 nya tidak digunakan,&amp;quot; kata Asep di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jadi masalah tuh yang 50-nya yang tidak digunakan tersebut, digunakan misalnya untuk kepentingan pribadi, nah itu yang menjadi masalah,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagaimana aturan main di KPK, jika penanganan perkara sudah masuk penyidikan, maka sudah ada pihak yang ditetapkan tersangka. Terkait hal tersebut, Asep belum membuka lebih jauh.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
