<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Demo Tangkap Harun Masiku dan Kroni, Alasan Yasonna Laoly Keluar dari Pintu Belakang KPK Usai Diperiksa</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Eks Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly. Terdapat sedikit perbedaan saat Yasonna selesai diperiksa. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/18/337/3096751/ada-demo-tangkap-harun-masiku-dan-kroni-alasan-yasonna-laoly-keluar-dari-pintu-belakang-kpk-usai-diperiksa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/18/337/3096751/ada-demo-tangkap-harun-masiku-dan-kroni-alasan-yasonna-laoly-keluar-dari-pintu-belakang-kpk-usai-diperiksa"/><item><title>Ada Demo Tangkap Harun Masiku dan Kroni, Alasan Yasonna Laoly Keluar dari Pintu Belakang KPK Usai Diperiksa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/18/337/3096751/ada-demo-tangkap-harun-masiku-dan-kroni-alasan-yasonna-laoly-keluar-dari-pintu-belakang-kpk-usai-diperiksa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/18/337/3096751/ada-demo-tangkap-harun-masiku-dan-kroni-alasan-yasonna-laoly-keluar-dari-pintu-belakang-kpk-usai-diperiksa</guid><pubDate>Rabu 18 Desember 2024 20:17 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/18/337/3096751/politikus_pdip_yasonna_laoly_diperiksa_kpk_kasus_harun_masiku-s9NT_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Politikus PDIP Yasonna Laoly Diperiksa KPK Kasus Harun Masiku. Foto: Okezone/Nur Khabibi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/18/337/3096751/politikus_pdip_yasonna_laoly_diperiksa_kpk_kasus_harun_masiku-s9NT_large.jpeg</image><title>Politikus PDIP Yasonna Laoly Diperiksa KPK Kasus Harun Masiku. Foto: Okezone/Nur Khabibi. </title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Eks Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly. Terdapat sedikit perbedaan saat Yasonna selesai diperiksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab, Politikus PDIP itu keluar dari Gedung Merah Putih KPK tidak melalui pintu utama atau pintu depan, melainkan lewat belakang.&amp;nbsp;Yasonna menjelaskan, hal itu disebabkan adanya aksi demonstran mahasiswa di Gedung Merah Putih KPK yang mendesak segera tangkap Harun Masiku dan kroninya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan udah selesai lama, karena ada demo gabisa keluar (lewat depan),&amp;quot; kata Yasonna usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (18/12/2024).&#13;
&#13;
Diketahui, aksi demonstrasi itu dilakukan oleh sejumlah organisasi mahasiswa. Mereka kompak mendesak KPK untuk segera menangkap Harun Masiku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, sejumlah massa aksi mulai mendatangi kantor Lembaga Antirasuah sekira pukul 14.20 WIB. Diawali oleh massa aksi yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Persis).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menuntut KPK untuk segera menyelesaikan kasus tersangka suap Harun Masiku yang sudah menjadi sorotan publik 4 tahun terakhir agar marwah baik pemberantasan korupsi di Indonesia segera pulih kembali,&amp;quot; tulis tuntutan mereka dalam keterangan resminya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menuntut transparansi dan akuntabilitas KPK kepada publik dalam proses penanganan Harun Masiku selama 4 tahun terakhir,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bukan hanya itu, Persis juga menuntut transparansi dan akuntabilitas KPK kepada publik dalam proses penanganan Harun Masiku selama 4 tahun terakhir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain Persis, terlihat juga massa aksi yang membawa bendera bertuliskan BEM Nusantara Jakarta. Senada dengan Persis, mereka juga mendesak KPK segera menangkap Harun Masiku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tangkap dan adili Harun Masiku bersama kroni-kroninya yang telibat untuk melindungi Harun Masiku selama dalam incaran KPK,&amp;quot; tulis spanduk BEM Nusantara Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Eks Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly. Terdapat sedikit perbedaan saat Yasonna selesai diperiksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab, Politikus PDIP itu keluar dari Gedung Merah Putih KPK tidak melalui pintu utama atau pintu depan, melainkan lewat belakang.&amp;nbsp;Yasonna menjelaskan, hal itu disebabkan adanya aksi demonstran mahasiswa di Gedung Merah Putih KPK yang mendesak segera tangkap Harun Masiku dan kroninya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan udah selesai lama, karena ada demo gabisa keluar (lewat depan),&amp;quot; kata Yasonna usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (18/12/2024).&#13;
&#13;
Diketahui, aksi demonstrasi itu dilakukan oleh sejumlah organisasi mahasiswa. Mereka kompak mendesak KPK untuk segera menangkap Harun Masiku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, sejumlah massa aksi mulai mendatangi kantor Lembaga Antirasuah sekira pukul 14.20 WIB. Diawali oleh massa aksi yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Persis).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menuntut KPK untuk segera menyelesaikan kasus tersangka suap Harun Masiku yang sudah menjadi sorotan publik 4 tahun terakhir agar marwah baik pemberantasan korupsi di Indonesia segera pulih kembali,&amp;quot; tulis tuntutan mereka dalam keterangan resminya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menuntut transparansi dan akuntabilitas KPK kepada publik dalam proses penanganan Harun Masiku selama 4 tahun terakhir,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bukan hanya itu, Persis juga menuntut transparansi dan akuntabilitas KPK kepada publik dalam proses penanganan Harun Masiku selama 4 tahun terakhir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain Persis, terlihat juga massa aksi yang membawa bendera bertuliskan BEM Nusantara Jakarta. Senada dengan Persis, mereka juga mendesak KPK segera menangkap Harun Masiku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tangkap dan adili Harun Masiku bersama kroni-kroninya yang telibat untuk melindungi Harun Masiku selama dalam incaran KPK,&amp;quot; tulis spanduk BEM Nusantara Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
