<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang Tewas Dibunuh&amp;nbsp;saat Selidiki BBM Ilegal, Ini Kronologinya</title><description>Korban tewas dipukuli oleh sejumlah orang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/18/340/3096495/tragis-kanit-reskrim-polsek-batu-sopang-tewas-dibunuh-nbsp-saat-selidiki-bbm-ilegal-ini-kronologinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/18/340/3096495/tragis-kanit-reskrim-polsek-batu-sopang-tewas-dibunuh-nbsp-saat-selidiki-bbm-ilegal-ini-kronologinya"/><item><title>Tragis! Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang Tewas Dibunuh&amp;nbsp;saat Selidiki BBM Ilegal, Ini Kronologinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/18/340/3096495/tragis-kanit-reskrim-polsek-batu-sopang-tewas-dibunuh-nbsp-saat-selidiki-bbm-ilegal-ini-kronologinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/18/340/3096495/tragis-kanit-reskrim-polsek-batu-sopang-tewas-dibunuh-nbsp-saat-selidiki-bbm-ilegal-ini-kronologinya</guid><pubDate>Rabu 18 Desember 2024 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Abriandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/18/340/3096495/polisi_tewas-1uVl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang Tewas Dibunuh&amp;nbsp;saat Selidiki BBM Ilegal, Ini Kronologinya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/18/340/3096495/polisi_tewas-1uVl_large.jpg</image><title> Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang Tewas Dibunuh&amp;nbsp;saat Selidiki BBM Ilegal, Ini Kronologinya</title></images><description>KUTAI - Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Aipda Kiswanto tewas&amp;nbsp;saat melakukan operasi penindakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Desa Batu Botuk, Kecamatan Muara Komam, Selasa (17/12/2024). Korban tewas dipukuli oleh sejumlah orang.&#13;
&#13;
Kapolres Paser AKBP Novy Adhi Wibowo menjelaskan, saat kejadian, Aipda Kiswanto bersama dua orang anggotanya yang berpakaian preman melakukan patroli di wilayahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka kemudian mencurigai sebuah mobil pikap yang terparkir di pinggir jalan dan tertutup terpal. Aipda Kiswanto kemudian meminta keterangan sopir berinisial SA (33) terkait isi muatan mobil,&amp;rdquo; ujar Novy, Rabu (18/12/2024).&#13;
&#13;
Namun, saat melakukan pemeriksaan tiba-tiba muncul IN (37) marah-marah dan bertindak agresif kepada korban. IN kemudian memukul Aipda Kiswanto di kepala berkali-kali menggunakan tangan kosong.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku tiba-tiba datang dan marah-marah kemudian menyerang Aipda Kiswanto dengan memukul di kepala berkali-kali hingga korban jatuh pingsan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, setelah mendapat penanganan medis, nyawa Aipda Kiswanto tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dua.&#13;
&#13;
Polisi kemudian mengamankan SA dan pelaku IN ke Mapolsek Batu Sopang untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, keduanya merupakan target operasi polisi karena kerap mengedarkan obat keras.&#13;
&#13;
Pelaku IN bahkan mengaku baru saja menenggak 10 butir pil Dextro sebelum memukul Aipda Kiswanto. &amp;quot;Pelaku diduga di bawah pengaruh obat keras yang ditenggaknya,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tidak hanya dijerat pasal pembunuhan, keduanya juga disangkakan kasus penimbunan BBM ilegal. Pasalnya, dari mobil pelaku ditemukan BBM jenis Pertalite sebanyak 15 jerigen dari total 30 jerigen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kehilangan seorang anggota terbaik yang gugur saat menjalankan tugas mulia dalam menegakkan hukum dan melindungi kepentingan negara,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan berjalan adil dan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,&amp;quot; tutup Novy.&#13;
</description><content:encoded>KUTAI - Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Aipda Kiswanto tewas&amp;nbsp;saat melakukan operasi penindakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Desa Batu Botuk, Kecamatan Muara Komam, Selasa (17/12/2024). Korban tewas dipukuli oleh sejumlah orang.&#13;
&#13;
Kapolres Paser AKBP Novy Adhi Wibowo menjelaskan, saat kejadian, Aipda Kiswanto bersama dua orang anggotanya yang berpakaian preman melakukan patroli di wilayahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka kemudian mencurigai sebuah mobil pikap yang terparkir di pinggir jalan dan tertutup terpal. Aipda Kiswanto kemudian meminta keterangan sopir berinisial SA (33) terkait isi muatan mobil,&amp;rdquo; ujar Novy, Rabu (18/12/2024).&#13;
&#13;
Namun, saat melakukan pemeriksaan tiba-tiba muncul IN (37) marah-marah dan bertindak agresif kepada korban. IN kemudian memukul Aipda Kiswanto di kepala berkali-kali menggunakan tangan kosong.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku tiba-tiba datang dan marah-marah kemudian menyerang Aipda Kiswanto dengan memukul di kepala berkali-kali hingga korban jatuh pingsan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, setelah mendapat penanganan medis, nyawa Aipda Kiswanto tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dua.&#13;
&#13;
Polisi kemudian mengamankan SA dan pelaku IN ke Mapolsek Batu Sopang untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, keduanya merupakan target operasi polisi karena kerap mengedarkan obat keras.&#13;
&#13;
Pelaku IN bahkan mengaku baru saja menenggak 10 butir pil Dextro sebelum memukul Aipda Kiswanto. &amp;quot;Pelaku diduga di bawah pengaruh obat keras yang ditenggaknya,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tidak hanya dijerat pasal pembunuhan, keduanya juga disangkakan kasus penimbunan BBM ilegal. Pasalnya, dari mobil pelaku ditemukan BBM jenis Pertalite sebanyak 15 jerigen dari total 30 jerigen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kehilangan seorang anggota terbaik yang gugur saat menjalankan tugas mulia dalam menegakkan hukum dan melindungi kepentingan negara,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan berjalan adil dan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,&amp;quot; tutup Novy.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
