<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tembok SPBU di Deliserdang Roboh, 2 Anak Tewas Tertimpa</title><description>Informasi yang dihimpun ketiga korban adalah Nuraimah (47) serta dua anaknya Muslimah dan Ika, warga Gang Tempe, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/18/608/3096475/tembok-spbu-di-deliserdang-roboh-2-anak-tewas-tertimpa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/18/608/3096475/tembok-spbu-di-deliserdang-roboh-2-anak-tewas-tertimpa"/><item><title>Tembok SPBU di Deliserdang Roboh, 2 Anak Tewas Tertimpa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/18/608/3096475/tembok-spbu-di-deliserdang-roboh-2-anak-tewas-tertimpa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/18/608/3096475/tembok-spbu-di-deliserdang-roboh-2-anak-tewas-tertimpa</guid><pubDate>Rabu 18 Desember 2024 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/18/608/3096475/tembok_spbu_roboh-FqHj_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Tembok SPBU Roboh</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/18/608/3096475/tembok_spbu_roboh-FqHj_large.JPG</image><title>Tembok SPBU Roboh</title></images><description>DELISERDANG - Tembok pagar bekas bangunan Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) milik N Ginting di Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, roboh dan menimpa tiga orang.&#13;
&#13;
Informasi yang dihimpun ketiga korban adalah Nuraimah (47) serta dua anaknya Muslimah dan Ika, warga Gang Tempe, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu. Nuraimah berhasil selamat dengan mengalami luka-luka sementara kedua anaknya tewas.&#13;
&#13;
Saat tembok sepanjang 15 meter dengan ketinggian 3 meter itu roboh, ketiga korban tengah melintas di Jalan Karya yang berbatasan langsung dengan salah satu sisi tembok pagar bangunan bekas SPBU yang sudah lama tak beroperasi itu.&#13;
&#13;
Kapolsek Pancurbatu, AKP Krisnat saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya benar. Sekitar pukul 10 pagi tadi kejadiannya. Korbannya tiga orang. Ibu dan dua anaknya. Kedua anak tewas sementara ibunya mengalami luka-luka,&amp;quot; kata Krisnat.&#13;
&#13;
Krisnat mengaku pihaknya saat ini masih menyelidiki penyebab robohnya pagar tembok SPBU tersebut. Polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui insiden itu. Polisi juga mendalami adanya kemungkinan kelalaian dalam insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk korban selamat saat ini masih dirawat intensif di RSU Pancurbatu,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>DELISERDANG - Tembok pagar bekas bangunan Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) milik N Ginting di Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, roboh dan menimpa tiga orang.&#13;
&#13;
Informasi yang dihimpun ketiga korban adalah Nuraimah (47) serta dua anaknya Muslimah dan Ika, warga Gang Tempe, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu. Nuraimah berhasil selamat dengan mengalami luka-luka sementara kedua anaknya tewas.&#13;
&#13;
Saat tembok sepanjang 15 meter dengan ketinggian 3 meter itu roboh, ketiga korban tengah melintas di Jalan Karya yang berbatasan langsung dengan salah satu sisi tembok pagar bangunan bekas SPBU yang sudah lama tak beroperasi itu.&#13;
&#13;
Kapolsek Pancurbatu, AKP Krisnat saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya benar. Sekitar pukul 10 pagi tadi kejadiannya. Korbannya tiga orang. Ibu dan dua anaknya. Kedua anak tewas sementara ibunya mengalami luka-luka,&amp;quot; kata Krisnat.&#13;
&#13;
Krisnat mengaku pihaknya saat ini masih menyelidiki penyebab robohnya pagar tembok SPBU tersebut. Polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui insiden itu. Polisi juga mendalami adanya kemungkinan kelalaian dalam insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk korban selamat saat ini masih dirawat intensif di RSU Pancurbatu,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
