<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prediksi 2 Gelombang Puncak Libur Nataru, Polri Petakan Potensi Kepadatan&amp;nbsp;</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024. Sementara puncak arus balik berlangsung pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/21/337/3097497/prediksi-2-gelombang-puncak-libur-nataru-polri-petakan-potensi-kepadatan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/21/337/3097497/prediksi-2-gelombang-puncak-libur-nataru-polri-petakan-potensi-kepadatan-nbsp"/><item><title>Prediksi 2 Gelombang Puncak Libur Nataru, Polri Petakan Potensi Kepadatan&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/21/337/3097497/prediksi-2-gelombang-puncak-libur-nataru-polri-petakan-potensi-kepadatan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/21/337/3097497/prediksi-2-gelombang-puncak-libur-nataru-polri-petakan-potensi-kepadatan-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 21 Desember 2024 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/21/337/3097497/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-oMnc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/21/337/3097497/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-oMnc_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024. Sementara puncak arus balik berlangsung pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan hal itu, Sigit mengatakan, pihaknya telah memetakan potensi Kepadatan di jalur-jalur utama, seperti jalur tol, arteri, dan penyeberangan laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya rekayasa lalu lintas dan koordinasi lintas sektor telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan,&amp;quot; kata Sigit.&#13;
&#13;
Sigit berharap, dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, masyarakat dapat menjalankan ibadah, mudik, maupun merayakan pergantian tahun dengan aman dan lancar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Sigit telah membentuk satgas khusus untuk mengantisipasi potensi bencana saat libur natal dan tahun baru (nataru). Di antaranya adalah curah hujan tinggi yang dapat mengakibatkan banjir, hingga longsor.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mempersiapkan personel untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana. Untuk itu, kami membentuk Satgas khusus dalam Operasi Lilin 2024 untuk menangani situasi tersebut,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Satgas khusus ini, kata Sigit, melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan BNPB. Dia pun menekankan pentingnya sinergi dan soliditas antar-stakeholder guna memastikan pengamanan selama libur Nataru berjalan lancar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sinergitas dan soliditas seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama untuk memastikan pengamanan dan pelayanan selama rangkaian Operasi Nataru terlaksana dengan baik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024. Sementara puncak arus balik berlangsung pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan hal itu, Sigit mengatakan, pihaknya telah memetakan potensi Kepadatan di jalur-jalur utama, seperti jalur tol, arteri, dan penyeberangan laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya rekayasa lalu lintas dan koordinasi lintas sektor telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan,&amp;quot; kata Sigit.&#13;
&#13;
Sigit berharap, dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, masyarakat dapat menjalankan ibadah, mudik, maupun merayakan pergantian tahun dengan aman dan lancar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Sigit telah membentuk satgas khusus untuk mengantisipasi potensi bencana saat libur natal dan tahun baru (nataru). Di antaranya adalah curah hujan tinggi yang dapat mengakibatkan banjir, hingga longsor.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mempersiapkan personel untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana. Untuk itu, kami membentuk Satgas khusus dalam Operasi Lilin 2024 untuk menangani situasi tersebut,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Satgas khusus ini, kata Sigit, melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan BNPB. Dia pun menekankan pentingnya sinergi dan soliditas antar-stakeholder guna memastikan pengamanan selama libur Nataru berjalan lancar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sinergitas dan soliditas seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama untuk memastikan pengamanan dan pelayanan selama rangkaian Operasi Nataru terlaksana dengan baik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
