<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Publikasi OCCRP Tentang Jokowi Disebut Suara Barisan Sakit Hati</title><description>PSI menilai publikasi OCCRP yang memasukkan Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi, dalam daftar pemimpin korup di dunia mencerminkan suara barisan sakit hati&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/01/337/3100465/publikasi-occrp-tentang-jokowi-disebut-suara-barisan-sakit-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/01/337/3100465/publikasi-occrp-tentang-jokowi-disebut-suara-barisan-sakit-hati"/><item><title>Publikasi OCCRP Tentang Jokowi Disebut Suara Barisan Sakit Hati</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/01/337/3100465/publikasi-occrp-tentang-jokowi-disebut-suara-barisan-sakit-hati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/01/337/3100465/publikasi-occrp-tentang-jokowi-disebut-suara-barisan-sakit-hati</guid><pubDate>Rabu 01 Januari 2025 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/01/337/3100465/mantan_presiden_joko_widodo-7sPj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/01/337/3100465/mantan_presiden_joko_widodo-7sPj_large.jpg</image><title>Mantan Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI)</title></images><description>JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai publikasi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang memasukkan Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi, dalam daftar pemimpin korup di dunia mencerminkan suara barisan sakit hati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu suara barisan sakit hati, mereka yang belum bisa move on dari kekalahan di Pilpres. Ada jejak digital bahwa OCCRP membuka&amp;nbsp;ke publik untuk menominasikan Corrupt Person of The Year sampai 5 Desember lalu. Jadi ada polling. Nah, barisan sakit hati itu yang memobilisasi suara,&amp;quot; kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman seperti ikutip, Rabu (1/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Andy mengatakan, secara metodologis, publikasi tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. &amp;quot;Ini jelas berbeda dengan survei ilmiah dengan pengambilan sampelnya yang sangat cermat untuk menghindari bias,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Jokowi, menurutnya, tidak pernah memperkaya diri sendiri atau orang lain secara tidak sah. Karena itu, rilisan OCCRP tidak berdasar sama sekali.&#13;
&#13;
Karena itu, pihaknya pun meminta OCCRP mencermati tingkat kepercayaan rakyat yang sangat tinggi ke Jokowi sampai akhir masa jabatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau Pak Jokowi korupsi, rakyat pasti tahu dan tingkat kepercayaan anjlok. Rakyat melihat dari dekat kerja Pak Jokowi, tidak ada korupsi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai publikasi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang memasukkan Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi, dalam daftar pemimpin korup di dunia mencerminkan suara barisan sakit hati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu suara barisan sakit hati, mereka yang belum bisa move on dari kekalahan di Pilpres. Ada jejak digital bahwa OCCRP membuka&amp;nbsp;ke publik untuk menominasikan Corrupt Person of The Year sampai 5 Desember lalu. Jadi ada polling. Nah, barisan sakit hati itu yang memobilisasi suara,&amp;quot; kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman seperti ikutip, Rabu (1/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Andy mengatakan, secara metodologis, publikasi tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. &amp;quot;Ini jelas berbeda dengan survei ilmiah dengan pengambilan sampelnya yang sangat cermat untuk menghindari bias,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Jokowi, menurutnya, tidak pernah memperkaya diri sendiri atau orang lain secara tidak sah. Karena itu, rilisan OCCRP tidak berdasar sama sekali.&#13;
&#13;
Karena itu, pihaknya pun meminta OCCRP mencermati tingkat kepercayaan rakyat yang sangat tinggi ke Jokowi sampai akhir masa jabatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau Pak Jokowi korupsi, rakyat pasti tahu dan tingkat kepercayaan anjlok. Rakyat melihat dari dekat kerja Pak Jokowi, tidak ada korupsi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
