<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies-Ahok Makin Akrab, Bisik-Bisiknya pun Disebut Sebagai Simbol Oposisi</title><description>Kedekatan antara Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mengindikasikan eratnya hubungan kedua tokoh nasional tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100692/anies-ahok-makin-akrab-bisik-bisiknya-pun-disebut-sebagai-simbol-oposisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100692/anies-ahok-makin-akrab-bisik-bisiknya-pun-disebut-sebagai-simbol-oposisi"/><item><title>Anies-Ahok Makin Akrab, Bisik-Bisiknya pun Disebut Sebagai Simbol Oposisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100692/anies-ahok-makin-akrab-bisik-bisiknya-pun-disebut-sebagai-simbol-oposisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100692/anies-ahok-makin-akrab-bisik-bisiknya-pun-disebut-sebagai-simbol-oposisi</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2025 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/02/337/3100692/anies_dan_ahok-KTBa_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Anies dan Ahok</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/02/337/3100692/anies_dan_ahok-KTBa_large.JPG</image><title>Anies dan Ahok</title></images><description>JAKARTA - Kedekatan antara Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mengindikasikan eratnya hubungan kedua tokoh nasional tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan, banyak hal yang bisa dimaknai dari momen saling berbisik di acara Bentang Harapan JakAsa di Balai Kota Jakarta kemarin.&#13;
&#13;
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyebut jika keeratan hubungan keduanya tentu diharapkan menular ke para pendukungnya.&amp;nbsp;&#13;
Setidaknya, hubungan harmonis diantara kedua pendukung itu akan membawa suasana tentram dan harmonis di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harmonisnya pendukung Anies dan Ahok dapat menjadi kekuatan dalam membantu Pramono-Rano membangun Jakarta. Hal itu akan memudahkan Pramono-Rano merealisir janji-janji politiknya saat kampanye Pilkada 2024,&amp;quot; kata Jamil dalam keterangannya, Kamis (2/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dia melihat jika momen saling bisik Anies-Ahok bisa saja keduanya secara bersama akan menyampaikan dukungan penuhnya kepada Pramono-Rano dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta.&#13;
&#13;
Meskipun dukungan itu sudah disampaikan saat Pramono dan Rano sebaga calon gubernur dan wakil gubernur, namun hal itu disampaikan secara terpisah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Efek politis, psikologis, dan sosiologisnya akan berbedah bila disampaikan bersamaan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, Jamil melihat jika Anies dan Ahok tampaknya akan melakukan pidato politik bersama. Pidato politik itu bisa menjadi respon mereka terhadap persoalan berbangsa dan bernegara kontemporer.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diantaranya bisa jadi berkaitan dengan Pilkada melalui DPRD, kembali ke UUD 1945, PPN 12 persen, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), dan penanganan pelanggaran HAM. Isu-isu tersebut bisa jadi menjadi topik utama bila Anies dan Ahok melakukan pidato politik bersama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, Anies dan Ahok bisa saja menyampaikan hal-hal yang spesifik terkait Joko Widodo, terutama isu-isu sensitif terkait Jokowi pasca pensiun presiden,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anies dan Ahok menyampaikan hal itu bisa jadi sebagai awal mendeklarasikan sebagai simbol oposisi. Mereka ingin menjadi simbol perlawanan terhadap pemerintahan yang berkuasa saat ini,&amp;quot; kata dia melanjutkan.&#13;
&#13;
Menurutnya, posisi itu berpeluang akan mereka ambil mengingat lemahnya partai oposisi saat ini. Hanya PDIP yang saat ini berada di luar kekuasaan.&#13;
&#13;
Dia memandang, jika Anies dan Ahok dapat memposisikan sebagai simbol oposisi non parlemen, maka kontrol terhadap pemerintah akan lebih berarti. Hal ini setidaknya dapat menyelamatkan demokrasi di tanah air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan tak menutup kemungkinan peran oposisi itu mereka ambil untuk persiapan Pilpres 2029. Bisa saja dua sosok itu akan berpasangan pada Pilpres 2029,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kedekatan antara Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mengindikasikan eratnya hubungan kedua tokoh nasional tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan, banyak hal yang bisa dimaknai dari momen saling berbisik di acara Bentang Harapan JakAsa di Balai Kota Jakarta kemarin.&#13;
&#13;
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyebut jika keeratan hubungan keduanya tentu diharapkan menular ke para pendukungnya.&amp;nbsp;&#13;
Setidaknya, hubungan harmonis diantara kedua pendukung itu akan membawa suasana tentram dan harmonis di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harmonisnya pendukung Anies dan Ahok dapat menjadi kekuatan dalam membantu Pramono-Rano membangun Jakarta. Hal itu akan memudahkan Pramono-Rano merealisir janji-janji politiknya saat kampanye Pilkada 2024,&amp;quot; kata Jamil dalam keterangannya, Kamis (2/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dia melihat jika momen saling bisik Anies-Ahok bisa saja keduanya secara bersama akan menyampaikan dukungan penuhnya kepada Pramono-Rano dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta.&#13;
&#13;
Meskipun dukungan itu sudah disampaikan saat Pramono dan Rano sebaga calon gubernur dan wakil gubernur, namun hal itu disampaikan secara terpisah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Efek politis, psikologis, dan sosiologisnya akan berbedah bila disampaikan bersamaan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, Jamil melihat jika Anies dan Ahok tampaknya akan melakukan pidato politik bersama. Pidato politik itu bisa menjadi respon mereka terhadap persoalan berbangsa dan bernegara kontemporer.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diantaranya bisa jadi berkaitan dengan Pilkada melalui DPRD, kembali ke UUD 1945, PPN 12 persen, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), dan penanganan pelanggaran HAM. Isu-isu tersebut bisa jadi menjadi topik utama bila Anies dan Ahok melakukan pidato politik bersama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, Anies dan Ahok bisa saja menyampaikan hal-hal yang spesifik terkait Joko Widodo, terutama isu-isu sensitif terkait Jokowi pasca pensiun presiden,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anies dan Ahok menyampaikan hal itu bisa jadi sebagai awal mendeklarasikan sebagai simbol oposisi. Mereka ingin menjadi simbol perlawanan terhadap pemerintahan yang berkuasa saat ini,&amp;quot; kata dia melanjutkan.&#13;
&#13;
Menurutnya, posisi itu berpeluang akan mereka ambil mengingat lemahnya partai oposisi saat ini. Hanya PDIP yang saat ini berada di luar kekuasaan.&#13;
&#13;
Dia memandang, jika Anies dan Ahok dapat memposisikan sebagai simbol oposisi non parlemen, maka kontrol terhadap pemerintah akan lebih berarti. Hal ini setidaknya dapat menyelamatkan demokrasi di tanah air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan tak menutup kemungkinan peran oposisi itu mereka ambil untuk persiapan Pilpres 2029. Bisa saja dua sosok itu akan berpasangan pada Pilpres 2029,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
