<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri HAM Kecam Penembakan Pengacara di Sulsel: Aparat Harus Bekerja Profesional</title><description>Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai buka suara terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang pengacara di Bone, Sulawesi Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100905/menteri-ham-kecam-penembakan-pengacara-di-sulsel-aparat-harus-bekerja-profesional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100905/menteri-ham-kecam-penembakan-pengacara-di-sulsel-aparat-harus-bekerja-profesional"/><item><title>Menteri HAM Kecam Penembakan Pengacara di Sulsel: Aparat Harus Bekerja Profesional</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100905/menteri-ham-kecam-penembakan-pengacara-di-sulsel-aparat-harus-bekerja-profesional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/02/337/3100905/menteri-ham-kecam-penembakan-pengacara-di-sulsel-aparat-harus-bekerja-profesional</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2025 21:47 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/02/337/3100905/penembakan-tIbB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri HAM Natalius Pigai (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/02/337/3100905/penembakan-tIbB_large.jpg</image><title>Menteri HAM Natalius Pigai (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai buka suara terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang pengacara di Bone, Sulawesi Selatan. Ia meminta aparat bekerja profesional dan obyektif demi menjamin keadilan bagi keluarga korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perbuatan pelaku tidak bisa dibenarkan. Kami berharap aparat keamanan lakukan bekerja secara profesional, objektif, transparan dan imparsial agar keluarga korban mendapat keadilan,&amp;quot; kata Pigai dalam akun resmi x-nya @NataliusPigai2, Kamis (2/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pigai juga memastikan bidang HAM di Kantor Wilayah telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kasus itu. Nantinya, Kantor Wilayah bidang HAM akan melaporkan hasil itu kepada Kementerian HAM.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bidang HAM Kantor Wilayah akan melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan melaporkan perkembangannya kepada Kementerian HAM,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pigai juga menjelaskan bahwa kasus penembakan oleh orang tak dikenal ini masih bersifat pidana murni. Kini, jenazah korban telah dilakukan autopsi di ruang forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil pantauan media dan komunikasi mendapat informasi awal dari Kantor Wilayah kasus ini sedang dalam proses penyelidikan Polda Sulsel. Adapun hasil penyelidikan belum diketahui,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai buka suara terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang pengacara di Bone, Sulawesi Selatan. Ia meminta aparat bekerja profesional dan obyektif demi menjamin keadilan bagi keluarga korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perbuatan pelaku tidak bisa dibenarkan. Kami berharap aparat keamanan lakukan bekerja secara profesional, objektif, transparan dan imparsial agar keluarga korban mendapat keadilan,&amp;quot; kata Pigai dalam akun resmi x-nya @NataliusPigai2, Kamis (2/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pigai juga memastikan bidang HAM di Kantor Wilayah telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kasus itu. Nantinya, Kantor Wilayah bidang HAM akan melaporkan hasil itu kepada Kementerian HAM.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bidang HAM Kantor Wilayah akan melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan melaporkan perkembangannya kepada Kementerian HAM,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pigai juga menjelaskan bahwa kasus penembakan oleh orang tak dikenal ini masih bersifat pidana murni. Kini, jenazah korban telah dilakukan autopsi di ruang forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil pantauan media dan komunikasi mendapat informasi awal dari Kantor Wilayah kasus ini sedang dalam proses penyelidikan Polda Sulsel. Adapun hasil penyelidikan belum diketahui,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
