<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag: 1.000 Kampung Moderasi Beragama Akan Rampung di 2025</title><description>Diketahui, hingga Desember 2024, sebanyak 940 KMB telah terealisasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/04/337/3101363/kemenag-1-000-kampung-moderasi-beragama-akan-rampung-di-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/04/337/3101363/kemenag-1-000-kampung-moderasi-beragama-akan-rampung-di-2025"/><item><title>Kemenag: 1.000 Kampung Moderasi Beragama Akan Rampung di 2025</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/04/337/3101363/kemenag-1-000-kampung-moderasi-beragama-akan-rampung-di-2025</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/04/337/3101363/kemenag-1-000-kampung-moderasi-beragama-akan-rampung-di-2025</guid><pubDate>Sabtu 04 Januari 2025 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Patricia Leonard</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/04/337/3101363/kemenag-yG3z_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Ahmad Zayadi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/04/337/3101363/kemenag-yG3z_large.jpg</image><title>Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Ahmad Zayadi </title></images><description>JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI akan merampungkan target 1.000 Kampung Moderasi Beragama (KMB) pada 2025. Diketahui, hingga Desember 2024, sebanyak 940 KMB telah terealisasi.&#13;
&#13;
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi menjelaskan, program ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam menjaga harmoni dan keberagaman di masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami optimis target 1.000 KMB dapat tercapai tahun ini, seiring dengan penguatan kolaborasi bersama berbagai pihak,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (4/1/2025).&#13;
&#13;
Program ini mengacu pada Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 604 tentang Pedoman Pengembangan KMB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemenag juga bekerja sama dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan program ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terus meningkatkan kapasitas SDM kelompok kerja agar program berjalan sesuai harapan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Dikatakan Zayadi, KMB dirancang sebagai wadah untuk memperkuat toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan kerja sama lintas agama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KMB bukan hanya menjaga nilai-nilai luhur, tetapi juga menyesuaikannya dengan tantangan zaman,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain membangun fasilitas, program ini mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan lintas agama. Dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, menurutnya, sangat diperlukan bagi keberhasilan KMB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harapan kami, masyarakat semakin terlibat aktif dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI akan merampungkan target 1.000 Kampung Moderasi Beragama (KMB) pada 2025. Diketahui, hingga Desember 2024, sebanyak 940 KMB telah terealisasi.&#13;
&#13;
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi menjelaskan, program ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam menjaga harmoni dan keberagaman di masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami optimis target 1.000 KMB dapat tercapai tahun ini, seiring dengan penguatan kolaborasi bersama berbagai pihak,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (4/1/2025).&#13;
&#13;
Program ini mengacu pada Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 604 tentang Pedoman Pengembangan KMB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemenag juga bekerja sama dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan program ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terus meningkatkan kapasitas SDM kelompok kerja agar program berjalan sesuai harapan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Dikatakan Zayadi, KMB dirancang sebagai wadah untuk memperkuat toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan kerja sama lintas agama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KMB bukan hanya menjaga nilai-nilai luhur, tetapi juga menyesuaikannya dengan tantangan zaman,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain membangun fasilitas, program ini mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan lintas agama. Dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, menurutnya, sangat diperlukan bagi keberhasilan KMB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harapan kami, masyarakat semakin terlibat aktif dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
