<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaduh Tak Ada Susu di Menu Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Buka Suara!</title><description>Ramai kabar menyebut tidak adanya susu dalam komposisi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah saat peluncuran program tersebut hari ini, Senin (6/1/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/06/337/3101895/gaduh-tak-ada-susu-di-menu-makan-bergizi-gratis-kepala-bgn-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/06/337/3101895/gaduh-tak-ada-susu-di-menu-makan-bergizi-gratis-kepala-bgn-buka-suara"/><item><title>Gaduh Tak Ada Susu di Menu Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Buka Suara!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/06/337/3101895/gaduh-tak-ada-susu-di-menu-makan-bergizi-gratis-kepala-bgn-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/06/337/3101895/gaduh-tak-ada-susu-di-menu-makan-bergizi-gratis-kepala-bgn-buka-suara</guid><pubDate>Senin 06 Januari 2025 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/06/337/3101895/makan_bergizi_gratis-XKeA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi makan bergizi gratis (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/06/337/3101895/makan_bergizi_gratis-XKeA_large.jpg</image><title>Ilustrasi makan bergizi gratis (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ramai kabar menyebut tidak adanya susu dalam komposisi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah saat peluncuran program tersebut hari ini, Senin (6/1/2025). Kegaduhan itu membuat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah saya jelaskan, susu akan menjadi bagian makanan bergizi untuk wilayah-wilayah di mana sapi perahnya ada,&amp;quot; kata Dadan di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia memastikan, susu memang tetap masuk anggaran MBG Rp10 ribu perporsi. Namun, pemerintah juga akan melakukan simulasi kapan susu itu diberikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi gini kami sudah melakukan simulasi-simulasi kapan susu diberikan ketika masa kampanye karena indeksnya kan sudah ditetapkan oleh bapak presiden. Jadi, agar indeksnya tetap masuk kami akan melakukan kombinasi-kombinasi sehingga susu minimal di daerah-daerah yang ada sapinya itu minimal 3 kali dalam seminggu diberikan,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati demikian, tutur Dadan, pihaknya ingin mendorong setiap daerah di Indonesia punya sapi perah agar susu masuk ke dalam menu MBG. Pihaknya tak ingin ada impor susu untuk program MBG.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk mendorong agar setiap daerah punya sapi perah dan kami tidak ingin program ini menjadi bagian peningkatan impor tetapi ingin memberdayakan sumber daya lokal,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ramai kabar menyebut tidak adanya susu dalam komposisi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah saat peluncuran program tersebut hari ini, Senin (6/1/2025). Kegaduhan itu membuat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah saya jelaskan, susu akan menjadi bagian makanan bergizi untuk wilayah-wilayah di mana sapi perahnya ada,&amp;quot; kata Dadan di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia memastikan, susu memang tetap masuk anggaran MBG Rp10 ribu perporsi. Namun, pemerintah juga akan melakukan simulasi kapan susu itu diberikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi gini kami sudah melakukan simulasi-simulasi kapan susu diberikan ketika masa kampanye karena indeksnya kan sudah ditetapkan oleh bapak presiden. Jadi, agar indeksnya tetap masuk kami akan melakukan kombinasi-kombinasi sehingga susu minimal di daerah-daerah yang ada sapinya itu minimal 3 kali dalam seminggu diberikan,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati demikian, tutur Dadan, pihaknya ingin mendorong setiap daerah di Indonesia punya sapi perah agar susu masuk ke dalam menu MBG. Pihaknya tak ingin ada impor susu untuk program MBG.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk mendorong agar setiap daerah punya sapi perah dan kami tidak ingin program ini menjadi bagian peningkatan impor tetapi ingin memberdayakan sumber daya lokal,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
