<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis, Balita Tewas Terbakar Gegara Obat Nyamuk</title><description>Fatur (2), bayi asal Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten meninggal dunia, Kamis 2 Januari 2025. Balita malang itu meregang nyawa secara mengenaskan usai rumahnya terbakar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/06/340/3101743/tragis-balita-tewas-terbakar-gegara-obat-nyamuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/06/340/3101743/tragis-balita-tewas-terbakar-gegara-obat-nyamuk"/><item><title>Tragis, Balita Tewas Terbakar Gegara Obat Nyamuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/06/340/3101743/tragis-balita-tewas-terbakar-gegara-obat-nyamuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/06/340/3101743/tragis-balita-tewas-terbakar-gegara-obat-nyamuk</guid><pubDate>Senin 06 Januari 2025 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/06/340/3101743/kebakaran-PboF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/06/340/3101743/kebakaran-PboF_large.jpg</image><title>Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>SERANG - Fatur (2), bayi asal Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten meninggal dunia, Kamis 2 Januari 2025. Balita malang itu meregang nyawa secara mengenaskan usai rumahnya terbakar.&#13;
&#13;
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pukul 11.30 WIB. Ketika itu Kahfi (14) kakak korban sedang mengupas kelapa di halaman belakang rumah, ia lalu mencium bau hangus dari dalam rumah.&#13;
&#13;
Saat dicari tahu, Kahfi mendapati bahwa bau hangus berasal dari kamar Fatur yang saat itu sedang tertidur. Diduga kuat api menyala setelah obat nyamuk bakar menempel pada bagian alas tidur.&#13;
&#13;
Ironisnya, saat peristiwa terjadi tak ada siapapun di rumah korban. Ayahnya Apandi (38) sedang berjualan sedangkan sang ibu tengah pergi ke warung.&#13;
&#13;
Kondisi itu membuat Kahfi berteriak meminta tolong kepada warga. Nahas, warga yang datang dan bermaksud menolong mendapati api sudah membesar dan membakar Fatur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolsek Taktakan, AKP Widodo Endtimaryoko, membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan sementara obat nyamuk menjadi penyebab tunggal terjadinya kebakaran. &amp;quot;Anaknya lagi tidur, bapaknya dagang, ibunya ke warung. Kakaknya ada di belakang rumah. Obat nyamuk bakarnya terkena alas tidur terus terbakar,&amp;quot;kata Widodo dalam keterangannya dikutip, Senin (6/1/2024).&#13;
&#13;
Kata Widodo, pihaknya sempat akan melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Namun, pihak keluarga menolak dengan alasan ingin segera dikebumikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi didatangkan forensik, tapi (keluarga) menolak autopsi akhirnya dari keluarga pengennya segera dimakamkan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>SERANG - Fatur (2), bayi asal Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten meninggal dunia, Kamis 2 Januari 2025. Balita malang itu meregang nyawa secara mengenaskan usai rumahnya terbakar.&#13;
&#13;
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pukul 11.30 WIB. Ketika itu Kahfi (14) kakak korban sedang mengupas kelapa di halaman belakang rumah, ia lalu mencium bau hangus dari dalam rumah.&#13;
&#13;
Saat dicari tahu, Kahfi mendapati bahwa bau hangus berasal dari kamar Fatur yang saat itu sedang tertidur. Diduga kuat api menyala setelah obat nyamuk bakar menempel pada bagian alas tidur.&#13;
&#13;
Ironisnya, saat peristiwa terjadi tak ada siapapun di rumah korban. Ayahnya Apandi (38) sedang berjualan sedangkan sang ibu tengah pergi ke warung.&#13;
&#13;
Kondisi itu membuat Kahfi berteriak meminta tolong kepada warga. Nahas, warga yang datang dan bermaksud menolong mendapati api sudah membesar dan membakar Fatur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolsek Taktakan, AKP Widodo Endtimaryoko, membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan sementara obat nyamuk menjadi penyebab tunggal terjadinya kebakaran. &amp;quot;Anaknya lagi tidur, bapaknya dagang, ibunya ke warung. Kakaknya ada di belakang rumah. Obat nyamuk bakarnya terkena alas tidur terus terbakar,&amp;quot;kata Widodo dalam keterangannya dikutip, Senin (6/1/2024).&#13;
&#13;
Kata Widodo, pihaknya sempat akan melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Namun, pihak keluarga menolak dengan alasan ingin segera dikebumikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi didatangkan forensik, tapi (keluarga) menolak autopsi akhirnya dari keluarga pengennya segera dimakamkan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
