<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>34 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Sampaikan LHKPN</title><description>Budi menjelaskan, masih ada waktu bagi mereka untuk menyampaikan LHKPN. Sebab menurut Budi, batas akhir penyampaian LHKPN dalam dua pekan mendatang. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/07/337/3102305/34-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-sampaikan-lhkpn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/07/337/3102305/34-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-sampaikan-lhkpn"/><item><title>34 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Sampaikan LHKPN</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/07/337/3102305/34-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-sampaikan-lhkpn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/07/337/3102305/34-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-sampaikan-lhkpn</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2025 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/07/337/3102305/ilustrasi-vdVx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/07/337/3102305/ilustrasi-vdVx_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan masih ada 34 pejabat Kabinet Merah Putih belum menyampaikan Laporan Harya Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Jumlah tersebut berdasarkan data per Selasa (7/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari data per hari ini, Selasa (7/1), update pelaporan LHKPN Kabinet Merah Putih, tercatat sejumlah 90 dari total 124 Wajib Lapor telah menyampaikan LHKPN-nya atau telah mencapai sekitar 72 persen,&amp;quot; kata Anggota Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi merincikan, 44 dari 52 Menteri/Kepala Lembaga Setingkat Menteri telah menyampaikan LHKPN. Kemudian, 38 dari 57 Wakil Menteri/Wakil Kepala Lembaga Setingkat Menteri telah menyampaikan laporan harta kekayaannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari 15 Utusan Khusus/Penasihat Khusus/Staf Khusus, sejumlah 8 orang telah lapor LHKPN-nya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, masih ada waktu bagi mereka untuk menyampaikan LHKPN. Sebab menurut Budi, batas akhir penyampaian LHKPN dalam dua pekan mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Batas akhir pelaporan LHKPN yakni 3 bulan pasca pelantikan atau 21 Januari 2025,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan masih ada 34 pejabat Kabinet Merah Putih belum menyampaikan Laporan Harya Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Jumlah tersebut berdasarkan data per Selasa (7/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari data per hari ini, Selasa (7/1), update pelaporan LHKPN Kabinet Merah Putih, tercatat sejumlah 90 dari total 124 Wajib Lapor telah menyampaikan LHKPN-nya atau telah mencapai sekitar 72 persen,&amp;quot; kata Anggota Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi merincikan, 44 dari 52 Menteri/Kepala Lembaga Setingkat Menteri telah menyampaikan LHKPN. Kemudian, 38 dari 57 Wakil Menteri/Wakil Kepala Lembaga Setingkat Menteri telah menyampaikan laporan harta kekayaannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari 15 Utusan Khusus/Penasihat Khusus/Staf Khusus, sejumlah 8 orang telah lapor LHKPN-nya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, masih ada waktu bagi mereka untuk menyampaikan LHKPN. Sebab menurut Budi, batas akhir penyampaian LHKPN dalam dua pekan mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Batas akhir pelaporan LHKPN yakni 3 bulan pasca pelantikan atau 21 Januari 2025,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
