<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Cecar Ahok soal Kerugian USD337 Juta Akibat Korupsi LNG Pertamina</title><description>Tim penyidik Lembaga Antirasuah menyebutkan, mencecar Ahok perihal potensi kerugian ratusan juta USD.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103239/kpk-cecar-ahok-soal-kerugian-usd337-juta-akibat-korupsi-lng-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103239/kpk-cecar-ahok-soal-kerugian-usd337-juta-akibat-korupsi-lng-pertamina"/><item><title>KPK Cecar Ahok soal Kerugian USD337 Juta Akibat Korupsi LNG Pertamina</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103239/kpk-cecar-ahok-soal-kerugian-usd337-juta-akibat-korupsi-lng-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103239/kpk-cecar-ahok-soal-kerugian-usd337-juta-akibat-korupsi-lng-pertamina</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2025 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/10/337/3103239/kpk-ALEY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK Cecar Ahok soal Kerugian USD337 Juta Akibat Korupsi LNG Pertamina/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/10/337/3103239/kpk-ALEY_large.jpg</image><title>KPK Cecar Ahok soal Kerugian USD337 Juta Akibat Korupsi LNG Pertamina/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) Tahun 2011-2021. Pemeriksaan politikus PDIP tersebut pada Kamis, 9 Januari 2025.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, tim penyidik Lembaga Antirasuah menyebutkan, mencecar Ahok perihal potensi kerugian ratusan juta USD.&#13;
&#13;
&amp;quot;BTP didalami terkait adanya kerugaian yang dialami Pertamina ditahun 2020 dengan potensi kerugian USD337 juta akibat kontrak&amp;nbsp;LNG milik pertamina,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
Tessa menyebutkan, dari keterangan Ahok&amp;nbsp;juga didalami permintaan Dewan Komisaris (Dekom) kepada jajaran direksi guna mendalami enam kontrak LNG Pertamina.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain Ahok, dalam kesempatan tersebut KPK juga memeriksa Sulistia selaku Sekretaris Direktur Gas PT Pertamina tahun 2012, Chrisna Damayanto sebagai Direktur Pengolahan Pertamina periode 12 April 2012-November 2014, dan Ellya Susilawati selaku Manager Korporat Strategic PT Pertamina Power (persero).&#13;
&#13;
Kemudian, Edwin Irwanto Widjaja selaku Business Development Manager PT Pertamina (14 November 2013 s.d. 13 Desember 2015), Dody Setiawan selaku VP Treasury PT Pertamina periode Agustus 2022.&#13;
&#13;
Selanjutnya Nanang Untung sebagai Senior Vice President (SVP) Gas PT Pertamina (Persero) tahun 2011-Juni 2012, dan Huddie Dewanto selaku VP Financing PT Pertamina periode 2011-2013.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk Sulistia, didalami Terkait dugaan Pemalsuan Risalah Rapat Direksi (RRD) dalam menetapkan pembelian LNG import dari Amerika. ⁠Charisna, didalami terkait rencana kebutuhan LNG untuk&amp;nbsp; kilang dan Ellya didalami terkait Aturan Mekanisme pembelian LNG.&#13;
&#13;
Selanjutnya, ⁠Edwin didalami terkait kajian Pengadaan LNG yang tidak pernah diberikan kepada Direktorat PIMR (Direktorat Investasi dan Manajemen Resiko),&amp;nbsp; Dody didalami Terkait dengan transaksi penjualan LNG, dan Nanang didalami terkait rencana proses pembelian LNG 2012.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) Tahun 2011-2021. Pemeriksaan politikus PDIP tersebut pada Kamis, 9 Januari 2025.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, tim penyidik Lembaga Antirasuah menyebutkan, mencecar Ahok perihal potensi kerugian ratusan juta USD.&#13;
&#13;
&amp;quot;BTP didalami terkait adanya kerugaian yang dialami Pertamina ditahun 2020 dengan potensi kerugian USD337 juta akibat kontrak&amp;nbsp;LNG milik pertamina,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
Tessa menyebutkan, dari keterangan Ahok&amp;nbsp;juga didalami permintaan Dewan Komisaris (Dekom) kepada jajaran direksi guna mendalami enam kontrak LNG Pertamina.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain Ahok, dalam kesempatan tersebut KPK juga memeriksa Sulistia selaku Sekretaris Direktur Gas PT Pertamina tahun 2012, Chrisna Damayanto sebagai Direktur Pengolahan Pertamina periode 12 April 2012-November 2014, dan Ellya Susilawati selaku Manager Korporat Strategic PT Pertamina Power (persero).&#13;
&#13;
Kemudian, Edwin Irwanto Widjaja selaku Business Development Manager PT Pertamina (14 November 2013 s.d. 13 Desember 2015), Dody Setiawan selaku VP Treasury PT Pertamina periode Agustus 2022.&#13;
&#13;
Selanjutnya Nanang Untung sebagai Senior Vice President (SVP) Gas PT Pertamina (Persero) tahun 2011-Juni 2012, dan Huddie Dewanto selaku VP Financing PT Pertamina periode 2011-2013.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk Sulistia, didalami Terkait dugaan Pemalsuan Risalah Rapat Direksi (RRD) dalam menetapkan pembelian LNG import dari Amerika. ⁠Charisna, didalami terkait rencana kebutuhan LNG untuk&amp;nbsp; kilang dan Ellya didalami terkait Aturan Mekanisme pembelian LNG.&#13;
&#13;
Selanjutnya, ⁠Edwin didalami terkait kajian Pengadaan LNG yang tidak pernah diberikan kepada Direktorat PIMR (Direktorat Investasi dan Manajemen Resiko),&amp;nbsp; Dody didalami Terkait dengan transaksi penjualan LNG, dan Nanang didalami terkait rencana proses pembelian LNG 2012.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
