<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heran Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres, Megawati: Ini Rekayasa dari Mana, Kepingin Juga Belajar Begituan</title><description>Megawati awalnya mengungkap hendak merayakan HUT ke-52 PDIP secara besar-besaran. Namun, pilihan itu berubah ketika Ganjar-Mahfud justru kalah dengan perolehan suara yang mengagetkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103241/heran-ganjar-mahfud-kalah-pilpres-megawati-ini-rekayasa-dari-mana-kepingin-juga-belajar-begituan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103241/heran-ganjar-mahfud-kalah-pilpres-megawati-ini-rekayasa-dari-mana-kepingin-juga-belajar-begituan"/><item><title>Heran Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres, Megawati: Ini Rekayasa dari Mana, Kepingin Juga Belajar Begituan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103241/heran-ganjar-mahfud-kalah-pilpres-megawati-ini-rekayasa-dari-mana-kepingin-juga-belajar-begituan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/10/337/3103241/heran-ganjar-mahfud-kalah-pilpres-megawati-ini-rekayasa-dari-mana-kepingin-juga-belajar-begituan</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2025 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/10/337/3103241/pdip-4vVO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/10/337/3103241/pdip-4vVO_large.jpg</image><title>Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri kembali menyinggung kekalahan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang dipilihnya untuk berkontestasi pada Pilpres 2024. Ia mengaku kaget terkait kekalahan Ganjar-Mahfud.&#13;
&#13;
Megawati awalnya mengungkap hendak merayakan HUT ke-52 PDIP secara besar-besaran. Namun, pilihan itu berubah ketika Ganjar-Mahfud justru kalah dengan perolehan suara yang mengagetkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadinya kan saya mau bikin kan besar gitu, karena saya yakin pilihan saya Pak Ganjar-Pak Mahfud bakalan menang, ih kok bisa kalah ya, udah gitu, dih kok nomor tiga lagi, gile saya bilang,&amp;quot; kata Megawati dalam sambutannya di HUT ke-52 PDIP, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Presiden kelima Indonesia itu lantas mengaku heran dengan perolehan suara Ganjar dan Mahfud tersebut. Ia lantas bertanya-tanya bagaimana rekayasa itu bisa dijalankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini rekayasa dari mana ini pelajarannya? Saya kepingin juga belajar begituaan, gile deh,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Megawati lantas menyinggung soal sikap kekuasaan dan kebesaran diri dari pihak-pihak tertentu. &amp;quot;Itu namanya orang sudah mabuk, apa namanya kalau di psikologi? Ojo kuyu lho Mas Butet, saya kan seniwati juga, jadi namanya apa? Yang namanya itu megalomania, nah,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), megalomania memiliki arti kondisi psikologi kelainan jiwa yang ditandai oleh khayalan tentang kekuasaan dan kebenaran diri.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri kembali menyinggung kekalahan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang dipilihnya untuk berkontestasi pada Pilpres 2024. Ia mengaku kaget terkait kekalahan Ganjar-Mahfud.&#13;
&#13;
Megawati awalnya mengungkap hendak merayakan HUT ke-52 PDIP secara besar-besaran. Namun, pilihan itu berubah ketika Ganjar-Mahfud justru kalah dengan perolehan suara yang mengagetkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadinya kan saya mau bikin kan besar gitu, karena saya yakin pilihan saya Pak Ganjar-Pak Mahfud bakalan menang, ih kok bisa kalah ya, udah gitu, dih kok nomor tiga lagi, gile saya bilang,&amp;quot; kata Megawati dalam sambutannya di HUT ke-52 PDIP, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Presiden kelima Indonesia itu lantas mengaku heran dengan perolehan suara Ganjar dan Mahfud tersebut. Ia lantas bertanya-tanya bagaimana rekayasa itu bisa dijalankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini rekayasa dari mana ini pelajarannya? Saya kepingin juga belajar begituaan, gile deh,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Megawati lantas menyinggung soal sikap kekuasaan dan kebesaran diri dari pihak-pihak tertentu. &amp;quot;Itu namanya orang sudah mabuk, apa namanya kalau di psikologi? Ojo kuyu lho Mas Butet, saya kan seniwati juga, jadi namanya apa? Yang namanya itu megalomania, nah,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), megalomania memiliki arti kondisi psikologi kelainan jiwa yang ditandai oleh khayalan tentang kekuasaan dan kebenaran diri.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
