<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengakuan Lengkap Raffi Ahmad soal Mobil RI 36 Miliknya Dikawal Patwal Arogan</title><description>Mobil Lexus dengan nomor polisi RI 36 viral setelah petugas patroli dan pengawal (Patwal) diduga bertindak arogan saat mengawal di tengah kemacetan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/11/337/3103539/pengakuan-lengkap-raffi-ahmad-soal-mobil-ri-36-miliknya-dikawal-patwal-arogan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/11/337/3103539/pengakuan-lengkap-raffi-ahmad-soal-mobil-ri-36-miliknya-dikawal-patwal-arogan"/><item><title>Pengakuan Lengkap Raffi Ahmad soal Mobil RI 36 Miliknya Dikawal Patwal Arogan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/11/337/3103539/pengakuan-lengkap-raffi-ahmad-soal-mobil-ri-36-miliknya-dikawal-patwal-arogan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/11/337/3103539/pengakuan-lengkap-raffi-ahmad-soal-mobil-ri-36-miliknya-dikawal-patwal-arogan</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2025 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/11/337/3103539/viral-G6CE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Patwal arogan mobil RI 36 (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/11/337/3103539/viral-G6CE_large.jpg</image><title>Viral Patwal arogan mobil RI 36 (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Mobil Lexus dengan nomor polisi RI 36 viral setelah petugas patroli dan pengawal (Patwal) diduga bertindak arogan saat mengawal di tengah kemacetan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.&amp;nbsp; Setelah sebelumnya simpang siur, terungkap mobil tersebut milik Utusan Khusus Presiden Bidan Generasi Muda dan Pariwisata, Raffi Ahmad.&#13;
&#13;
1. Raffi Ahmad Akui Mobil RI 36 Miliknya&#13;
&#13;
Setelah viral dan menuai sorotan, Raffi Ahmad akhirnya buka suara bahwa mobil RI 36 tersebut merupakan miliknya selaku Utusan Khusus Presiden Bidan Generasi Muda dan Pariwisata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa benar adanya mobil tersebut kendaraan yang saya gunakan,&amp;quot; kata Raffi dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Raffi Ahmad Mengaku Tak Ada di Dalam Mobil RI 36&#13;
&#13;
Kendati mengakui mobil RI 36 adalah miliknya, Raffi Ahmad berdalih bahwa saat kejadian dirinya tak ada di dalam mobil tersebut. Adapun mobil tersebut sedang menuju ke lokasi penjemputan dirinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, pada saat kejadian, saya sedang tidak berada di dalam mobil karena pada saat itu mobil berplat RI 36 sedang dalam posisi menjemput saya untuk menuju agenda rapat selanjutnya,&amp;rdquo; ujar Raffi.&#13;
&#13;
3. Ada Truk Berhenti di Depan Taksi Alphard&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Raffi mengungkapkan, kronologi kejadian secara singkat. Saat itu, di depan rangkaian mobilnya itu terdapat taksi Alphard.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di depan taksi tersebut ada truk berhenti, sehingga taksi mengambil jalur sebelah kanan dan hampir menyerempet mobil di jalur tersebut,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
4. Taksi Alphard Serempet Mobil hingga Adu Mulut&#13;
&#13;
Ia menuturkan, pengemudi taksi dan mobil yang terserempet itu kemudian membuka jendela. Kemudian, mereka saling adu argumen. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Patwal Tegur Sopir Taksi&#13;
&#13;
Petugas Patwal yang mengawal mobilnya kemudian menegur pengemudi taksi tersebut. Sebab, khawatir akan menimbulkan kemacetan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Petugas patwal yang melihat hal ini, khawatir akan menimbulkan kemacetan karena lalu lintas sedang lumayan padat, langsung menegur pengemudi taksi bicara dan menunjuk dengan maksud kira &amp;quot;hei jangan bertengkar, Bapak ayo maju&amp;quot; dengan gestur tangan yang terlihat di video,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
6. Raffi Klaim Tak Ada Narasi Arogan dari Patwal&#13;
&#13;
Raffi Ahmad menegaskan, bahwa tak ada narasi arogan yang dilontarkan Patwal saat peristiwa itu terjadi. &amp;quot;Jadi tidak ada narasi arogan seperti yang tersebar di media sosial,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
7. Petugas Patwal Dievaluasi Kepolisian&#13;
&#13;
Usai peristiwa itu, Patwal yang mengawal mobil Raffi Ahmad RI 36 dievaluasi oleh kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Personel yang bersangkutan juga sudah dievaluasi oleh instansi kepolisian dan akan terus dibina agar lebih baik lagi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ke depan pihaknya akan lebih berhati-hati dan bijak saat berkendara.&#13;
&#13;
8. Penggungah Video Minta Maaf&#13;
&#13;
Disebutkan juga bahwa penyebar video Patwal mobil RI 36 yang berujung sorotan tersebut telah menyampaikan permintaan maaf.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perekam video viral mobil RI 36 yang dikawal patroli dan pengawalan (patwal) menorobos kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta diketahui sudah menyampaikan permohonan maaf melalui akun TikTok,&amp;rdquo; demikian keterangan yang diterima.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemilik akun tersebut juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yang ikut terbawa atas postingan itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akun tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada Patwal yang bertugas mengawal mobil RI 36 berinisial D yang diduga sudah terkena sanksi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, ia juga meminta maaf kepada Polri lantaran usai video tersebut viral, ia merasa membuat citra buruk terhadap institusi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya juga meminta maaf kepada Korlantas Polri &amp;amp; Polri Indonesia karena ulah saya citra Polri menjadi tidak baik dan membuat asumsi-asumsi negatif terhadap Polri,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mobil Lexus dengan nomor polisi RI 36 viral setelah petugas patroli dan pengawal (Patwal) diduga bertindak arogan saat mengawal di tengah kemacetan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.&amp;nbsp; Setelah sebelumnya simpang siur, terungkap mobil tersebut milik Utusan Khusus Presiden Bidan Generasi Muda dan Pariwisata, Raffi Ahmad.&#13;
&#13;
1. Raffi Ahmad Akui Mobil RI 36 Miliknya&#13;
&#13;
Setelah viral dan menuai sorotan, Raffi Ahmad akhirnya buka suara bahwa mobil RI 36 tersebut merupakan miliknya selaku Utusan Khusus Presiden Bidan Generasi Muda dan Pariwisata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa benar adanya mobil tersebut kendaraan yang saya gunakan,&amp;quot; kata Raffi dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Raffi Ahmad Mengaku Tak Ada di Dalam Mobil RI 36&#13;
&#13;
Kendati mengakui mobil RI 36 adalah miliknya, Raffi Ahmad berdalih bahwa saat kejadian dirinya tak ada di dalam mobil tersebut. Adapun mobil tersebut sedang menuju ke lokasi penjemputan dirinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, pada saat kejadian, saya sedang tidak berada di dalam mobil karena pada saat itu mobil berplat RI 36 sedang dalam posisi menjemput saya untuk menuju agenda rapat selanjutnya,&amp;rdquo; ujar Raffi.&#13;
&#13;
3. Ada Truk Berhenti di Depan Taksi Alphard&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Raffi mengungkapkan, kronologi kejadian secara singkat. Saat itu, di depan rangkaian mobilnya itu terdapat taksi Alphard.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di depan taksi tersebut ada truk berhenti, sehingga taksi mengambil jalur sebelah kanan dan hampir menyerempet mobil di jalur tersebut,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
4. Taksi Alphard Serempet Mobil hingga Adu Mulut&#13;
&#13;
Ia menuturkan, pengemudi taksi dan mobil yang terserempet itu kemudian membuka jendela. Kemudian, mereka saling adu argumen. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Patwal Tegur Sopir Taksi&#13;
&#13;
Petugas Patwal yang mengawal mobilnya kemudian menegur pengemudi taksi tersebut. Sebab, khawatir akan menimbulkan kemacetan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Petugas patwal yang melihat hal ini, khawatir akan menimbulkan kemacetan karena lalu lintas sedang lumayan padat, langsung menegur pengemudi taksi bicara dan menunjuk dengan maksud kira &amp;quot;hei jangan bertengkar, Bapak ayo maju&amp;quot; dengan gestur tangan yang terlihat di video,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
6. Raffi Klaim Tak Ada Narasi Arogan dari Patwal&#13;
&#13;
Raffi Ahmad menegaskan, bahwa tak ada narasi arogan yang dilontarkan Patwal saat peristiwa itu terjadi. &amp;quot;Jadi tidak ada narasi arogan seperti yang tersebar di media sosial,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
7. Petugas Patwal Dievaluasi Kepolisian&#13;
&#13;
Usai peristiwa itu, Patwal yang mengawal mobil Raffi Ahmad RI 36 dievaluasi oleh kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Personel yang bersangkutan juga sudah dievaluasi oleh instansi kepolisian dan akan terus dibina agar lebih baik lagi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ke depan pihaknya akan lebih berhati-hati dan bijak saat berkendara.&#13;
&#13;
8. Penggungah Video Minta Maaf&#13;
&#13;
Disebutkan juga bahwa penyebar video Patwal mobil RI 36 yang berujung sorotan tersebut telah menyampaikan permintaan maaf.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perekam video viral mobil RI 36 yang dikawal patroli dan pengawalan (patwal) menorobos kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta diketahui sudah menyampaikan permohonan maaf melalui akun TikTok,&amp;rdquo; demikian keterangan yang diterima.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemilik akun tersebut juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yang ikut terbawa atas postingan itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akun tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada Patwal yang bertugas mengawal mobil RI 36 berinisial D yang diduga sudah terkena sanksi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, ia juga meminta maaf kepada Polri lantaran usai video tersebut viral, ia merasa membuat citra buruk terhadap institusi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya juga meminta maaf kepada Korlantas Polri &amp;amp; Polri Indonesia karena ulah saya citra Polri menjadi tidak baik dan membuat asumsi-asumsi negatif terhadap Polri,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
