<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Kronologi Patwal Arogal Kawal Pejabat Pemilik Mobil RI 36 yang Ditegur Mayor Teddy</title><description>Patwal tersebut arogan dengan cara menunjuk dan menyerobot kemacetan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103453/begini-kronologi-patwal-arogal-kawal-pejabat-pemilik-mobil-ri-36-yang-ditegur-mayor-teddy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103453/begini-kronologi-patwal-arogal-kawal-pejabat-pemilik-mobil-ri-36-yang-ditegur-mayor-teddy"/><item><title>Begini Kronologi Patwal Arogal Kawal Pejabat Pemilik Mobil RI 36 yang Ditegur Mayor Teddy</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103453/begini-kronologi-patwal-arogal-kawal-pejabat-pemilik-mobil-ri-36-yang-ditegur-mayor-teddy</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103453/begini-kronologi-patwal-arogal-kawal-pejabat-pemilik-mobil-ri-36-yang-ditegur-mayor-teddy</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2025 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/11/338/3103453/viral-7TRm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Begini Kronologi Patwal Arogal Kawal Pejabat Pemilik Mobil RI 36 yang Ditegur Mayor Teddy</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/11/338/3103453/viral-7TRm_large.jpg</image><title>Begini Kronologi Patwal Arogal Kawal Pejabat Pemilik Mobil RI 36 yang Ditegur Mayor Teddy</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan kronologi petugas patroli dan pengawalan (Patwal) mobil Lexus RI 36. Patwal tersebut&amp;nbsp;arogan dengan cara menunjuk dan menyerobot kemacetan di Jalan Sudirman sehingga&amp;nbsp;viral di media sosial.&#13;
&#13;
Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyebut sudah adanya teguran kepada pejabat pemilik mobil berpelat RI 36 terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/1) lalu. Argo menyebutkan, anggota Patwal tersebut bernama Brigadir DK.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa anggota tersebut merupakan personil Ditlantas Polda Metro Jaya an Brigadir DK yang sedang melakukan pengawalan,&amp;rdquo; kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Brigadir DK, saat kejadian ada truk penambal jalan yang berhenti di lajur tengah hingga menimbulkan kemacetan.&#13;
&#13;
Saat itu, kata Argo, Alphard taksi online mencoba menghindar sehingga hampir serempetan dengan mobil lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akibatnya Taksi Alphard berhenti dengan jeda agak lama dan saat itu terlihat terjadi perdebatan antara kedua kendaraan tersebut sehingga menyebabkan kemacetan dan berpotensi menimbulkan kemacetan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, saat itu Brigadir DK berinisiatif untuk melerai dan meminta kendaraan Taksi&amp;nbsp;Alphard agar segera maju sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Saat itu terlihat gestur anggota sambil menunjuk seolah arogan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini anggota sudah dilakukan pemanggilan dan klarifikasi terkait kejadian tersebut serta diberikan sanksi teguran untuk lebih humanis pada saat melaksanakan giat pengawalan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pihaknya juga akan mencari pengemudi taksi untuk dimintai klarifikasi terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya Ditlantas Polda Metro Jaya akan juga mencari pengemudi Taxi Alphard untuk meminta klarifikasi apakah ada tindakan atau ucapan dari personil Ditlantas yang dianggap tidak sopan atau arogan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Atas peristiwa tersebut, Argo meminta maaf atas tindakan anggotanya tersebut. Peristiwa ini, kata dia, tentunya menjadi evaluasi bagi pihaknya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan kronologi petugas patroli dan pengawalan (Patwal) mobil Lexus RI 36. Patwal tersebut&amp;nbsp;arogan dengan cara menunjuk dan menyerobot kemacetan di Jalan Sudirman sehingga&amp;nbsp;viral di media sosial.&#13;
&#13;
Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyebut sudah adanya teguran kepada pejabat pemilik mobil berpelat RI 36 terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/1) lalu. Argo menyebutkan, anggota Patwal tersebut bernama Brigadir DK.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa anggota tersebut merupakan personil Ditlantas Polda Metro Jaya an Brigadir DK yang sedang melakukan pengawalan,&amp;rdquo; kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Brigadir DK, saat kejadian ada truk penambal jalan yang berhenti di lajur tengah hingga menimbulkan kemacetan.&#13;
&#13;
Saat itu, kata Argo, Alphard taksi online mencoba menghindar sehingga hampir serempetan dengan mobil lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akibatnya Taksi Alphard berhenti dengan jeda agak lama dan saat itu terlihat terjadi perdebatan antara kedua kendaraan tersebut sehingga menyebabkan kemacetan dan berpotensi menimbulkan kemacetan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, saat itu Brigadir DK berinisiatif untuk melerai dan meminta kendaraan Taksi&amp;nbsp;Alphard agar segera maju sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Saat itu terlihat gestur anggota sambil menunjuk seolah arogan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini anggota sudah dilakukan pemanggilan dan klarifikasi terkait kejadian tersebut serta diberikan sanksi teguran untuk lebih humanis pada saat melaksanakan giat pengawalan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pihaknya juga akan mencari pengemudi taksi untuk dimintai klarifikasi terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya Ditlantas Polda Metro Jaya akan juga mencari pengemudi Taxi Alphard untuk meminta klarifikasi apakah ada tindakan atau ucapan dari personil Ditlantas yang dianggap tidak sopan atau arogan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Atas peristiwa tersebut, Argo meminta maaf atas tindakan anggotanya tersebut. Peristiwa ini, kata dia, tentunya menjadi evaluasi bagi pihaknya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
