<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apes! Niat Bercumbu, Pria di Bekasi Jadi Korban Pemerasan Waria</title><description>Seorang pria berinisial FD menjadi korban pemerasan oleh waria di kawasan Bekasi kemarin.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103578/apes-niat-bercumbu-pria-di-bekasi-jadi-korban-pemerasan-waria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103578/apes-niat-bercumbu-pria-di-bekasi-jadi-korban-pemerasan-waria"/><item><title>Apes! Niat Bercumbu, Pria di Bekasi Jadi Korban Pemerasan Waria</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103578/apes-niat-bercumbu-pria-di-bekasi-jadi-korban-pemerasan-waria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/11/338/3103578/apes-niat-bercumbu-pria-di-bekasi-jadi-korban-pemerasan-waria</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2025 21:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/11/338/3103578/pemerasan-eHAM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/11/338/3103578/pemerasan-eHAM_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pria berinisial FD menjadi korban pemerasan oleh waria di kawasan Bekasi kemarin, Jumat 10 Januari 2025.&amp;nbsp;Korban diperas saat hendak bercumbu dengan pelaku, yang merupakan waria.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban dugaan pemerasan berinisial FD di kawasan Bekasi Selatan, yang mana saat ini kasusnya tengah didalami lebih lanjut oleh Polres Bekasi Kota,&amp;quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam melalui keterangannya, Sabtu (11/1/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, peristiwa itu berawal saat korban berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi Michat. Setelah berkenalan, korban lantas melakukan tawar-menawar harga agar bisa bercumbu dengan pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi lah saling tawar-menawar harga untuk berhubungan badan. Setelah disepakati, pelaku mengajak korban bertemu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat bertemu, korban mengurungkan untuk bercumbu dengan pelaku lantaran pelaku ternyata waria. Pelaku lantas mengambil tas korban untuk diberikan pada temannya, tas itu lantas dikembalikan pada korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat tas korban dikembalikan, ternyata 2 unit handphone yang ada di dalam tas itu sudah tak ada,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ade menambahkan, korban lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polres Bekasi Kota, yang mana saat ini kasusnya pun tengah didalami lebih lanjut oleh polisi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pria berinisial FD menjadi korban pemerasan oleh waria di kawasan Bekasi kemarin, Jumat 10 Januari 2025.&amp;nbsp;Korban diperas saat hendak bercumbu dengan pelaku, yang merupakan waria.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban dugaan pemerasan berinisial FD di kawasan Bekasi Selatan, yang mana saat ini kasusnya tengah didalami lebih lanjut oleh Polres Bekasi Kota,&amp;quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam melalui keterangannya, Sabtu (11/1/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, peristiwa itu berawal saat korban berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi Michat. Setelah berkenalan, korban lantas melakukan tawar-menawar harga agar bisa bercumbu dengan pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi lah saling tawar-menawar harga untuk berhubungan badan. Setelah disepakati, pelaku mengajak korban bertemu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat bertemu, korban mengurungkan untuk bercumbu dengan pelaku lantaran pelaku ternyata waria. Pelaku lantas mengambil tas korban untuk diberikan pada temannya, tas itu lantas dikembalikan pada korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat tas korban dikembalikan, ternyata 2 unit handphone yang ada di dalam tas itu sudah tak ada,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ade menambahkan, korban lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polres Bekasi Kota, yang mana saat ini kasusnya pun tengah didalami lebih lanjut oleh polisi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
