<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Aplikasi Koin Jagat Bikin Rusak Fasilitas Umum, Komdigi Buka Suara</title><description>Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bakal menindaklanjuti aplikasi &amp;#39;Koin Jagat&amp;#39; yang kini tengah ramai di sosial media.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/13/337/3103919/viral-aplikasi-koin-jagat-bikin-rusak-fasilitas-umum-komdigi-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/13/337/3103919/viral-aplikasi-koin-jagat-bikin-rusak-fasilitas-umum-komdigi-buka-suara"/><item><title>Viral Aplikasi Koin Jagat Bikin Rusak Fasilitas Umum, Komdigi Buka Suara</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/13/337/3103919/viral-aplikasi-koin-jagat-bikin-rusak-fasilitas-umum-komdigi-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/13/337/3103919/viral-aplikasi-koin-jagat-bikin-rusak-fasilitas-umum-komdigi-buka-suara</guid><pubDate>Senin 13 Januari 2025 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/13/337/3103919/menkomdigi_meutya_hafid-OuhU_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menkomdigi Meutya Hafid</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/13/337/3103919/menkomdigi_meutya_hafid-OuhU_large.JPG</image><title>Menkomdigi Meutya Hafid</title></images><description>JAKARTA - Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bakal menindaklanjuti aplikasi &amp;#39;Koin Jagat&amp;#39; yang kini tengah ramai di sosial media. Bahkan, Menteri Komdigi Meutya Hafid mengaku dia banyak ditanya orang soal aplikasi itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk aplikasi yang saya juga banyak di DM oleh teman-teman dan juga masukan banyak pihak. Serta pagi ini kami sudah berkoordinasi dengan Wakil Menteri Pak Angga Raka untuk menindaklanjuti mengenai aplikasi ini,&amp;quot; ucap Meutya di kantornya, Senin (13/1/2025).&#13;
&#13;
Untuk saat ini, Komdigi akan mempelajari apakah aplikasi ini menimbulkan dampak kerugian ataupun menabrak aturan di undang-undang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kerugian seperti apa, dampaknya Kemudian juga aturan-aturan mana yang bertentangan Dengan undang-undang ataupun aturan yang ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menegaskan jika nantinya aplikasi tersebut bertentangan dengan UU, maka pihaknya tak segan-segan untuk melakukan penindakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita ambil langkah tegas Jika ada pelanggaran terhadap peraturan Dan juga perundang-undangan yang berlaku,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, belakang ini media sosial sedang dihebohkan dengan fenomena Koin Jagat, sebuah aktivitas yang mengundang anak-anak hingga orang dewasa, untuk berburu koin yang tersebar di berbagai titik kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam video yang viral, para pemburu koin terlihat sibuk mencari di pedestrian, di bawah pot bunga, hingga tempat-tempat publik lainnya. Namun, di balik keseruannya, aktivitas ini menimbulkan dampak yang merugikan.&#13;
&#13;
Sejumlah fasilitas umum (fasum) hingga taman kota mengalami kerusakan akibat ulah para pencari koin. Tanaman diinjak-injak, dan fasum menjadi tidak terawat. Selain itu, kegiatan ini juga berisiko bagi keselamatan para pencari koin yang terkadang kurang memperhatikan situasi sekitar.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bakal menindaklanjuti aplikasi &amp;#39;Koin Jagat&amp;#39; yang kini tengah ramai di sosial media. Bahkan, Menteri Komdigi Meutya Hafid mengaku dia banyak ditanya orang soal aplikasi itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk aplikasi yang saya juga banyak di DM oleh teman-teman dan juga masukan banyak pihak. Serta pagi ini kami sudah berkoordinasi dengan Wakil Menteri Pak Angga Raka untuk menindaklanjuti mengenai aplikasi ini,&amp;quot; ucap Meutya di kantornya, Senin (13/1/2025).&#13;
&#13;
Untuk saat ini, Komdigi akan mempelajari apakah aplikasi ini menimbulkan dampak kerugian ataupun menabrak aturan di undang-undang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kerugian seperti apa, dampaknya Kemudian juga aturan-aturan mana yang bertentangan Dengan undang-undang ataupun aturan yang ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menegaskan jika nantinya aplikasi tersebut bertentangan dengan UU, maka pihaknya tak segan-segan untuk melakukan penindakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita ambil langkah tegas Jika ada pelanggaran terhadap peraturan Dan juga perundang-undangan yang berlaku,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, belakang ini media sosial sedang dihebohkan dengan fenomena Koin Jagat, sebuah aktivitas yang mengundang anak-anak hingga orang dewasa, untuk berburu koin yang tersebar di berbagai titik kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam video yang viral, para pemburu koin terlihat sibuk mencari di pedestrian, di bawah pot bunga, hingga tempat-tempat publik lainnya. Namun, di balik keseruannya, aktivitas ini menimbulkan dampak yang merugikan.&#13;
&#13;
Sejumlah fasilitas umum (fasum) hingga taman kota mengalami kerusakan akibat ulah para pencari koin. Tanaman diinjak-injak, dan fasum menjadi tidak terawat. Selain itu, kegiatan ini juga berisiko bagi keselamatan para pencari koin yang terkadang kurang memperhatikan situasi sekitar.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
