<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Guru Olahraga Diamuk Ratusan Massa Diduga Cabuli Siswa, Polisi Lepaskan Tembakan</title><description>Seorang pria berinisial WS (25), seorang guru olahraga, warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, nyaris menjadi amukan ratusan warga setelah dilaporkan terlibat dalam kasus pencabulan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/14/340/3104218/viral-guru-olahraga-diamuk-ratusan-massa-diduga-cabuli-siswa-polisi-lepaskan-tembakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/14/340/3104218/viral-guru-olahraga-diamuk-ratusan-massa-diduga-cabuli-siswa-polisi-lepaskan-tembakan"/><item><title>Viral Guru Olahraga Diamuk Ratusan Massa Diduga Cabuli Siswa, Polisi Lepaskan Tembakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/14/340/3104218/viral-guru-olahraga-diamuk-ratusan-massa-diduga-cabuli-siswa-polisi-lepaskan-tembakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/14/340/3104218/viral-guru-olahraga-diamuk-ratusan-massa-diduga-cabuli-siswa-polisi-lepaskan-tembakan</guid><pubDate>Selasa 14 Januari 2025 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/14/340/3104218/guru_olahraga_nyaris_diamuk_ratusan_massa_lantaran_diduga_lakukan_pencabulan-vd5W_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guru olahraga nyaris diamuk ratusan massa lantaran diduga lakukan pencabulan (Foto : Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/14/340/3104218/guru_olahraga_nyaris_diamuk_ratusan_massa_lantaran_diduga_lakukan_pencabulan-vd5W_large.jpg</image><title>Guru olahraga nyaris diamuk ratusan massa lantaran diduga lakukan pencabulan (Foto : Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>LEBAK- Seorang pria berinisial WS (25), seorang guru olahraga, warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, nyaris menjadi amukan ratusan warga setelah dilaporkan terlibat dalam kasus pencabulan atau pelecehan seksual terhadap anak muridnya.&#13;
&#13;
Dalam video yang beredar luas di media sosial @inforangkasbitung proses penjemputan WS yang seorang guru olahraga berlangsung chaos. Aparat kepolisian kewalahan mengamankan lantaran ratusan massa mendesak dan mengamuk kepada terduga pelaku.&#13;
&#13;
Bahkan, tim Resmob Polres Lebak pun terpaksa melakukan tembakan ke udara untuk meredam situasi massa. Dalam cuplikan video terdengar lebih dari 5 tembakan yang dibuang pihak kepolisian ke udara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Adik Jadi Korban Pencabulan&#13;
&#13;
Terkait peristiwa tersebut, salah satu akun media sosial menuliskan dirinya sakit hati lantaran mendapat kabar adiknya menjadi korban pencabulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sakit banget gua pulang kerja dapat kabar adik gua dicabuli ,&amp;quot; tulis akun je_si***, seperti dikutip, Selasa (14/1/2025).&#13;
&#13;
2. Polisi Tangkap Pelaku&#13;
&#13;
Sementara Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Wisnu Adicahya membenarkan peristiwa tersebut. Petugas yang mendapat laporan melakukan penangkapan agar terduga pelaku tidak menjadi sasaran amuk massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah diamankan dan sedang diproses,&amp;quot; kata Wisnu saat dihubungi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terpisah Kanit PPA Satreskrim Polres Lebak, IPDA Limbong menerangkan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. &amp;quot;Lagi kita lakukan pemeriksaan mendalam, untuk korban dan lainnya nanti kita info ya,&amp;quot;kata Limbong.&#13;
&#13;
Limbong tidak menampik bahwa pria berusia 25 tahun itu berprofesi sebagai guru olahraga di salah satu SD di Kabupaten Lebak. &amp;quot;Ya guru olahraga, laporannya melakukan pelecehan ke anak di bawah umur. Jadi malam itu kita dapat laporan, kita jemput agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>LEBAK- Seorang pria berinisial WS (25), seorang guru olahraga, warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, nyaris menjadi amukan ratusan warga setelah dilaporkan terlibat dalam kasus pencabulan atau pelecehan seksual terhadap anak muridnya.&#13;
&#13;
Dalam video yang beredar luas di media sosial @inforangkasbitung proses penjemputan WS yang seorang guru olahraga berlangsung chaos. Aparat kepolisian kewalahan mengamankan lantaran ratusan massa mendesak dan mengamuk kepada terduga pelaku.&#13;
&#13;
Bahkan, tim Resmob Polres Lebak pun terpaksa melakukan tembakan ke udara untuk meredam situasi massa. Dalam cuplikan video terdengar lebih dari 5 tembakan yang dibuang pihak kepolisian ke udara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Adik Jadi Korban Pencabulan&#13;
&#13;
Terkait peristiwa tersebut, salah satu akun media sosial menuliskan dirinya sakit hati lantaran mendapat kabar adiknya menjadi korban pencabulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sakit banget gua pulang kerja dapat kabar adik gua dicabuli ,&amp;quot; tulis akun je_si***, seperti dikutip, Selasa (14/1/2025).&#13;
&#13;
2. Polisi Tangkap Pelaku&#13;
&#13;
Sementara Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Wisnu Adicahya membenarkan peristiwa tersebut. Petugas yang mendapat laporan melakukan penangkapan agar terduga pelaku tidak menjadi sasaran amuk massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah diamankan dan sedang diproses,&amp;quot; kata Wisnu saat dihubungi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terpisah Kanit PPA Satreskrim Polres Lebak, IPDA Limbong menerangkan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. &amp;quot;Lagi kita lakukan pemeriksaan mendalam, untuk korban dan lainnya nanti kita info ya,&amp;quot;kata Limbong.&#13;
&#13;
Limbong tidak menampik bahwa pria berusia 25 tahun itu berprofesi sebagai guru olahraga di salah satu SD di Kabupaten Lebak. &amp;quot;Ya guru olahraga, laporannya melakukan pelecehan ke anak di bawah umur. Jadi malam itu kita dapat laporan, kita jemput agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
