<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Penangkapan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol</title><description>Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, ditangkap pihak berwenang pada Rabu (15/1/2025)&#13;
 Ia ditangkap dengan tuduhan pemberontakan terkait status darurat militer.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/15/18/3104542/5-fakta-penangkapan-presiden-korsel-yoon-suk-yeol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/15/18/3104542/5-fakta-penangkapan-presiden-korsel-yoon-suk-yeol"/><item><title>5 Fakta Penangkapan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/15/18/3104542/5-fakta-penangkapan-presiden-korsel-yoon-suk-yeol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/15/18/3104542/5-fakta-penangkapan-presiden-korsel-yoon-suk-yeol</guid><pubDate>Rabu 15 Januari 2025 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/15/18/3104542/detik_detik_penangkapan_presiden_korsel_yoon_suk_yeol-Z5DA_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Detik detik penangkapan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol (foto: AP /Ahn Young-joon)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/15/18/3104542/detik_detik_penangkapan_presiden_korsel_yoon_suk_yeol-Z5DA_large.png</image><title>Detik detik penangkapan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol (foto: AP /Ahn Young-joon)</title></images><description>&#13;
&#13;
SEOUL - Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, ditangkap pihak berwenang pada Rabu (15/1/2025)&#13;
&amp;nbsp;Ia ditangkap dengan tuduhan pemberontakan terkait status darurat militer.&#13;
&#13;
Berikut 5 fakta penangkapan Yoon Suk Yeol:&#13;
&#13;
1. Yoon Tiba di Kantor Investigasi Korupsi&#13;
&#13;
Yoon meninggalkan tempat persembunyiannya di wilayah Hannam-dong. Ia bersama iring-iringan menuju Kantor Investigasi Korupsi (Corruption Investigation Office/CIO untuk diperiksa terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Hindari Kekerasan&#13;
&#13;
Yoon bersedia untuk diperiksa guna menghindari kekerasan. Hal itu setelah lebih dari 3 ribu polisi mengepung kediamannya untuk melakukan penangkapan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika saya melihat mereka masuk ke area keamanan menggunakan peralatan pemadam kebakaran hari ini, saya memutuskan untuk menanggapi penyelidikan CIO &amp;ndash; meskipun itu merupakan penyelidikan ilegal &amp;ndash; untuk mencegah pertumpahan darah yang tidak menyenangkan,&amp;rdquo; kata Yoon dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pendukung Yoon Mengecam&#13;
&#13;
Pendukung Yoon mengecam penangkapan tersebut sebagai tindakan melanggar hukum, melansir BBC. Mereka berkumpul di luar kompleks kepresidenan yang dibentengi untuk memprotes tindakan CIO.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Demonstran Serukan Penahanan&#13;
&#13;
Sementara itu, sekelompok demonstran lainnya menyerukan penahanan segera terhadap Yoon. Mereka merayakan keberhasilan pihak berwenang dalam melakukan penangkapan.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pihak berwenang hendak menangkap Yoon di kediamannya di pusat kota Seoul, pada 3 Januari 2025. Namun, saat itu penangkapan gagal karena dihalangi pasukan pengawal presiden, pihak militer yang diperbantukan untuk presiden, serta para pendukungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Kuasa Hukum Klaim Surat Penahanan Tidak Sah&#13;
&#13;
Seok Dong-hyeon, seorang pengacara yang bertugas sebagai juru bicara Yoon mengklaim, bahwa surat perintah penahanan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Distrik Seoul Barat tidak sah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka mengutip undang-undang yang melindungi lokasi yang berpotensi terkait dengan rahasia militer dari penggeledahan tanpa persetujuan orang yang bertanggung jawab &amp;ndash; yaitu Yoon. Surat perintah pengadilan untuk penahanan Yoon berlaku hingga 21 Januari, seperti dilansir dari apnews.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
SEOUL - Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, ditangkap pihak berwenang pada Rabu (15/1/2025)&#13;
&amp;nbsp;Ia ditangkap dengan tuduhan pemberontakan terkait status darurat militer.&#13;
&#13;
Berikut 5 fakta penangkapan Yoon Suk Yeol:&#13;
&#13;
1. Yoon Tiba di Kantor Investigasi Korupsi&#13;
&#13;
Yoon meninggalkan tempat persembunyiannya di wilayah Hannam-dong. Ia bersama iring-iringan menuju Kantor Investigasi Korupsi (Corruption Investigation Office/CIO untuk diperiksa terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Hindari Kekerasan&#13;
&#13;
Yoon bersedia untuk diperiksa guna menghindari kekerasan. Hal itu setelah lebih dari 3 ribu polisi mengepung kediamannya untuk melakukan penangkapan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika saya melihat mereka masuk ke area keamanan menggunakan peralatan pemadam kebakaran hari ini, saya memutuskan untuk menanggapi penyelidikan CIO &amp;ndash; meskipun itu merupakan penyelidikan ilegal &amp;ndash; untuk mencegah pertumpahan darah yang tidak menyenangkan,&amp;rdquo; kata Yoon dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pendukung Yoon Mengecam&#13;
&#13;
Pendukung Yoon mengecam penangkapan tersebut sebagai tindakan melanggar hukum, melansir BBC. Mereka berkumpul di luar kompleks kepresidenan yang dibentengi untuk memprotes tindakan CIO.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Demonstran Serukan Penahanan&#13;
&#13;
Sementara itu, sekelompok demonstran lainnya menyerukan penahanan segera terhadap Yoon. Mereka merayakan keberhasilan pihak berwenang dalam melakukan penangkapan.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pihak berwenang hendak menangkap Yoon di kediamannya di pusat kota Seoul, pada 3 Januari 2025. Namun, saat itu penangkapan gagal karena dihalangi pasukan pengawal presiden, pihak militer yang diperbantukan untuk presiden, serta para pendukungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Kuasa Hukum Klaim Surat Penahanan Tidak Sah&#13;
&#13;
Seok Dong-hyeon, seorang pengacara yang bertugas sebagai juru bicara Yoon mengklaim, bahwa surat perintah penahanan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Distrik Seoul Barat tidak sah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka mengutip undang-undang yang melindungi lokasi yang berpotensi terkait dengan rahasia militer dari penggeledahan tanpa persetujuan orang yang bertanggung jawab &amp;ndash; yaitu Yoon. Surat perintah pengadilan untuk penahanan Yoon berlaku hingga 21 Januari, seperti dilansir dari apnews.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
