<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Bangunan SDN di Sukabumi Ambruk Usai Diguyur Hujan 4 hari</title><description>Sebanyak 3 bangunan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/16/525/3104977/3-bangunan-sdn-di-sukabumi-ambruk-usai-diguyur-hujan-4-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/16/525/3104977/3-bangunan-sdn-di-sukabumi-ambruk-usai-diguyur-hujan-4-hari"/><item><title>3 Bangunan SDN di Sukabumi Ambruk Usai Diguyur Hujan 4 hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/16/525/3104977/3-bangunan-sdn-di-sukabumi-ambruk-usai-diguyur-hujan-4-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/16/525/3104977/3-bangunan-sdn-di-sukabumi-ambruk-usai-diguyur-hujan-4-hari</guid><pubDate>Kamis 16 Januari 2025 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/16/525/3104977/sekolah_di_sukbumi_ambruk_usai_diguyur_hujan_empat_hari-8lu0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekolah di Sukbumi ambruk usai diguyur hujan empat hari (Foto : Okezone/Dharmawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/16/525/3104977/sekolah_di_sukbumi_ambruk_usai_diguyur_hujan_empat_hari-8lu0_large.jpg</image><title>Sekolah di Sukbumi ambruk usai diguyur hujan empat hari (Foto : Okezone/Dharmawan)</title></images><description>SUKABUMI - Sebanyak 3 bangunan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada 15 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peristiwa yang terjadi pada sekitar pukul 04.30 WIB tersebut, diduga diakibatkan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah sekitar sekolah dan juga kondisi bangunan sekolah pun sudah lapuk termakan usia.&#13;
&#13;
Pengawas Sekolah Kecamatan Cidahu, Nurbaeti mengatakan, hujan deras selama 4 hari berturut-turut diduga menjadi penyebab gedung perpustakaan, ruang kepala sekolah dan ruang kelas SDN 2 Girijaya ambruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Tidak Ada Korban Jiwa&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Lantaran, saat kejadian bangunan sekolah ambruk ini, diketahui terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai,&amp;rdquo; ujar Nurbaeti, Kamis (16/1/2025).&#13;
&#13;
Lebih lanjut Nurbaeti mengatakan, bangunan sekolah didirikan pada tahun 2008 tersebut, penyebab ambruknya karena dua faktor, yakni cuaca ekstrim danjuga disebabkan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kerugian Ditaksir Rp150 Juta&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau untuk jumlah kerugiannya ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta dan kami telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan, alhamdulillah tidak lama dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi langsung datang ke lokasi,&amp;quot; ujar Nurbaeti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nurbaeti menambahkan, Disdik Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk melakukan prioritas perbaikan untuk bangunan SDN 2 Girijaya di tahun 2025 dan direncanakan akan ada penambahan 2 ruang kelas baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini, untuk proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa, tetap berjalan dengan beberapa penyesuaian. Jadi, untuk sementara waktu, kegiatan pembelajaran difokuskan pada ruang-ruang yang masih aman dan layak digunakan,&amp;rdquo; ujar Nurbaeti.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SUKABUMI - Sebanyak 3 bangunan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada 15 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peristiwa yang terjadi pada sekitar pukul 04.30 WIB tersebut, diduga diakibatkan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah sekitar sekolah dan juga kondisi bangunan sekolah pun sudah lapuk termakan usia.&#13;
&#13;
Pengawas Sekolah Kecamatan Cidahu, Nurbaeti mengatakan, hujan deras selama 4 hari berturut-turut diduga menjadi penyebab gedung perpustakaan, ruang kepala sekolah dan ruang kelas SDN 2 Girijaya ambruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Tidak Ada Korban Jiwa&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Lantaran, saat kejadian bangunan sekolah ambruk ini, diketahui terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai,&amp;rdquo; ujar Nurbaeti, Kamis (16/1/2025).&#13;
&#13;
Lebih lanjut Nurbaeti mengatakan, bangunan sekolah didirikan pada tahun 2008 tersebut, penyebab ambruknya karena dua faktor, yakni cuaca ekstrim danjuga disebabkan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kerugian Ditaksir Rp150 Juta&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau untuk jumlah kerugiannya ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta dan kami telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan, alhamdulillah tidak lama dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi langsung datang ke lokasi,&amp;quot; ujar Nurbaeti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nurbaeti menambahkan, Disdik Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk melakukan prioritas perbaikan untuk bangunan SDN 2 Girijaya di tahun 2025 dan direncanakan akan ada penambahan 2 ruang kelas baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini, untuk proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa, tetap berjalan dengan beberapa penyesuaian. Jadi, untuk sementara waktu, kegiatan pembelajaran difokuskan pada ruang-ruang yang masih aman dan layak digunakan,&amp;rdquo; ujar Nurbaeti.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
