<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! 23 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Setor LHKPN</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meng-update pejabat Kabinet Merah Putih yang belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negra (LHKPN). &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/17/337/3105440/waduh-23-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-setor-lhkpn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/17/337/3105440/waduh-23-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-setor-lhkpn"/><item><title>Waduh! 23 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Setor LHKPN</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/17/337/3105440/waduh-23-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-setor-lhkpn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/17/337/3105440/waduh-23-pejabat-kabinet-merah-putih-belum-setor-lhkpn</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2025 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/17/337/3105440/pejabat_kabinet_merah_putih_belum_setor_lhkpn-Kj1J_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Setor LHKPN (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/17/337/3105440/pejabat_kabinet_merah_putih_belum_setor_lhkpn-Kj1J_large.jpg</image><title>Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Setor LHKPN (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meng-update pejabat Kabinet Merah Putih yang belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negra (LHKPN).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan data per Jumat (17/1/2025), terdapat 23 pejabat pembantu Presiden Prabowo Subianto yang belum menyampah jumlah kekayaan mereka ke KPK.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari total 124 Wajib Lapor, sejumlah 101 telah menyampaikan LHKPN-nya, atau mencapai sekitar 81 persen,&amp;quot; kata Anggota Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangannya, Jumat (17/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi merincikan, dari 52 Menteri/Kepala Lembaga Setingkat Menteri, baru 46 yang telah melaporkan LHKPN-nya. Kemudian, untuk 57 Wakil Menteri/Wakil Kepala Lembaga Setingkat Menteri, yang sudah melaporkan kekayaannya mereka baru 46 orang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, untuk tingkat Utusan Khusus/Penasihat Khusus/Staf Khusus, dari 15 orang yang ada baru sembilan yang melapor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam menyerukan kepatuhan LHKPN bagi Kabinet Merah Putih, KPK juga menggandeng Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Sekretariat Kabinet, dan instansi terkait.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk mengingatkan kembali para Wajib Lapor yang belum menyampaikan LHKPN-nya,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi menegaskan, bagi mereka yang belum menyetorkan LHKPN untuk segera menyampaikan ke KPK. Sebab, batas akhir pelaporan LHKPN akan berakhir kurang dari seminggu. &amp;quot;Batas waktu (penyampaian LHKPN) 21 Januari 2025,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meng-update pejabat Kabinet Merah Putih yang belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negra (LHKPN).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan data per Jumat (17/1/2025), terdapat 23 pejabat pembantu Presiden Prabowo Subianto yang belum menyampah jumlah kekayaan mereka ke KPK.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari total 124 Wajib Lapor, sejumlah 101 telah menyampaikan LHKPN-nya, atau mencapai sekitar 81 persen,&amp;quot; kata Anggota Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangannya, Jumat (17/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi merincikan, dari 52 Menteri/Kepala Lembaga Setingkat Menteri, baru 46 yang telah melaporkan LHKPN-nya. Kemudian, untuk 57 Wakil Menteri/Wakil Kepala Lembaga Setingkat Menteri, yang sudah melaporkan kekayaannya mereka baru 46 orang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, untuk tingkat Utusan Khusus/Penasihat Khusus/Staf Khusus, dari 15 orang yang ada baru sembilan yang melapor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam menyerukan kepatuhan LHKPN bagi Kabinet Merah Putih, KPK juga menggandeng Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Sekretariat Kabinet, dan instansi terkait.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk mengingatkan kembali para Wajib Lapor yang belum menyampaikan LHKPN-nya,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi menegaskan, bagi mereka yang belum menyetorkan LHKPN untuk segera menyampaikan ke KPK. Sebab, batas akhir pelaporan LHKPN akan berakhir kurang dari seminggu. &amp;quot;Batas waktu (penyampaian LHKPN) 21 Januari 2025,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
