<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Analisis BMKG Terkait Gempa M5,4 di Calang Aceh Jaya</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,4 mengguncang Calang, Aceh Jaya, Sabtu 18 Januari 2025 pukul 12.04.30 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/18/337/3105643/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-4-di-calang-aceh-jaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/18/337/3105643/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-4-di-calang-aceh-jaya"/><item><title>Analisis BMKG Terkait Gempa M5,4 di Calang Aceh Jaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/18/337/3105643/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-4-di-calang-aceh-jaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/18/337/3105643/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-4-di-calang-aceh-jaya</guid><pubDate>Sabtu 18 Januari 2025 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/18/337/3105643/ilustrasi-re32_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/18/337/3105643/ilustrasi-re32_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,4 mengguncang Calang, Aceh Jaya, Sabtu 18 Januari 2025 pukul 12.04.30 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,75&amp;deg; LU ; 94,15&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 Km arah barat daya&amp;nbsp; Calang, Aceh Jaya pada kedalaman 33 km.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar bawah laut (submarine faulting) . Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique thrust),&amp;quot; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah&amp;nbsp; Simeulue, Sampoiniet dan Lhoong dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&amp;nbsp;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun&amp;nbsp; tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,4 mengguncang Calang, Aceh Jaya, Sabtu 18 Januari 2025 pukul 12.04.30 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,75&amp;deg; LU ; 94,15&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 Km arah barat daya&amp;nbsp; Calang, Aceh Jaya pada kedalaman 33 km.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar bawah laut (submarine faulting) . Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique thrust),&amp;quot; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah&amp;nbsp; Simeulue, Sampoiniet dan Lhoong dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&amp;nbsp;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun&amp;nbsp; tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
