<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh! Kapal &amp;#039;Hantu&amp;#039; Tanpa ABK dan Nahkoda Bikin Gempar Indramayu</title><description>Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Nardi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/20/525/3106198/heboh-kapal-hantu-tanpa-abk-dan-nahkoda-bikin-gempar-indramayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/20/525/3106198/heboh-kapal-hantu-tanpa-abk-dan-nahkoda-bikin-gempar-indramayu"/><item><title>Heboh! Kapal &amp;#039;Hantu&amp;#039; Tanpa ABK dan Nahkoda Bikin Gempar Indramayu</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/20/525/3106198/heboh-kapal-hantu-tanpa-abk-dan-nahkoda-bikin-gempar-indramayu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/20/525/3106198/heboh-kapal-hantu-tanpa-abk-dan-nahkoda-bikin-gempar-indramayu</guid><pubDate>Senin 20 Januari 2025 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/20/525/3106198/kapal-RNiy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh! Kapal &amp;#039;Hantu&amp;#039; Tanpa ABK dan Nahkoda Bikin Gempar Indramayu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/20/525/3106198/kapal-RNiy_large.jpg</image><title>Heboh! Kapal &amp;#039;Hantu&amp;#039; Tanpa ABK dan Nahkoda Bikin Gempar Indramayu</title></images><description>INDRAMAYU &amp;ndash; Kapal tongkang tanpa muatan dengan nomor lambung FDS0686 (JAMBI) kandas dan terdampar di bibir Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (20/1/2025). Diduga, tongkang itu terdampar akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.&#13;
&#13;
Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Nardi, yang sedang membersihkan pantai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Awalnya, warga yang bernama Nardi ini mendengar suara kapal dan melihat cahaya lampu dari kejauhan pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 WIB,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun kata Edi, warga tersebut ketakutan melihan kejadian itu. Dan memutuskan untuk pulang ke rumah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena merasa takut, dia pun pulang ke rumah. Keesokan harinya, Nardi kembali ke pantai dan mendapati kapal tongkang tersebut sudah terdampar,&amp;quot; lanjut Edi.&#13;
&#13;
Edi mengungkapkan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan terhadap tongkang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan Satuan Polairud Polres Indramayu dan pihak terkait dalam rangka mengidentifikasi pemilik tongkang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah dilakukan pengecekan, Tongkang tersebut dalam kondisi kosong tidak terdapat muatan batu bara maupun anak buah kapal (ABK) serta kapal penarik (Tugboat) juga tidak ada,&amp;quot; tutup Edi.&#13;
</description><content:encoded>INDRAMAYU &amp;ndash; Kapal tongkang tanpa muatan dengan nomor lambung FDS0686 (JAMBI) kandas dan terdampar di bibir Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (20/1/2025). Diduga, tongkang itu terdampar akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.&#13;
&#13;
Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Nardi, yang sedang membersihkan pantai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Awalnya, warga yang bernama Nardi ini mendengar suara kapal dan melihat cahaya lampu dari kejauhan pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 WIB,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun kata Edi, warga tersebut ketakutan melihan kejadian itu. Dan memutuskan untuk pulang ke rumah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena merasa takut, dia pun pulang ke rumah. Keesokan harinya, Nardi kembali ke pantai dan mendapati kapal tongkang tersebut sudah terdampar,&amp;quot; lanjut Edi.&#13;
&#13;
Edi mengungkapkan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan terhadap tongkang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan Satuan Polairud Polres Indramayu dan pihak terkait dalam rangka mengidentifikasi pemilik tongkang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah dilakukan pengecekan, Tongkang tersebut dalam kondisi kosong tidak terdapat muatan batu bara maupun anak buah kapal (ABK) serta kapal penarik (Tugboat) juga tidak ada,&amp;quot; tutup Edi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
