<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengantin Baru Jadi Korban Komplotan Hipnotis di Buahbatu Bandung, Mas Kawin Raib</title><description>Malang nasib M (21), warga asal Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pengantin baru ini menjadi korban komplotan pencuri modus hipnotis di Cipagalo Girang, Buahbatu, Kota Bandung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/21/525/3106477/pengantin-baru-jadi-korban-komplotan-hipnotis-di-buahbatu-bandung-mas-kawin-raib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/21/525/3106477/pengantin-baru-jadi-korban-komplotan-hipnotis-di-buahbatu-bandung-mas-kawin-raib"/><item><title>Pengantin Baru Jadi Korban Komplotan Hipnotis di Buahbatu Bandung, Mas Kawin Raib</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/21/525/3106477/pengantin-baru-jadi-korban-komplotan-hipnotis-di-buahbatu-bandung-mas-kawin-raib</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/21/525/3106477/pengantin-baru-jadi-korban-komplotan-hipnotis-di-buahbatu-bandung-mas-kawin-raib</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2025 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/21/525/3106477/hipnotis-1tJ5_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Hipnotis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/21/525/3106477/hipnotis-1tJ5_large.JPG</image><title>Hipnotis</title></images><description>BANDUNG - Malang nasib M (21), warga asal Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pengantin baru ini menjadi korban komplotan pencuri modus hipnotis di Cipagalo Girang, Buahbatu, Kota Bandung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibat peristiwa yang terjadi pada Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, korban M kehilangan tas berisi mas kawin, dompet, uang, dan telepon seluler (ponsel).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Suhari (53), bapak mertua M, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat M hendak melangsungkan resepsi pernikahan. Kronologi kejadian berawal saat rombongan keluarga M tiba di Cipagalo Girang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mobil keluarga M diparkir di sebuah GOR, Jalan Cipagalo Girang, Buahbatu. Saat turun dari mobil, seorang pria mengaku fotografer mempelai perempuan menghampiri keluarga M untuk difoto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terduga pelaku menepuk pundak M dan meminta tas berisi mas kawin, uang, dan ponsel dititipkan kepada pelaku. Pelaku bilang, sini tasnya, masa penganten mau difoto bawa tas. Jadi kaya dihipnotis,&amp;rdquo; kata Suhari kepada wartawan, Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban M, ujar Suhari, baru sadar tas berisi mas kawin, uang, dan ponsel, diberikan kepada orang lain setelah dia berada di rumah keluarga mempelai perempuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;M datang ke sini mau istirahat dulu dan salin pakaian. Dia baru sadar dan menanyakan tas berisi mas kawin. Dikira dibawa ke sini,&amp;rdquo; ujar Suhari.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Suhari menuturkan, walaupun terjadi peristiwa itu, resepsi pernikahan tetap berlangsung lancar. &amp;ldquo;Resepsi pernikahan berjalan lancar. Sebab kasihan atuh kalau enggak dilanjut mah. Ke anak saya kasihan, ke pihak laki-laki kasihan. Udah jauh-jauh kalau enggak dilanjut bagaimana,&amp;rdquo; tutur Suhari.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nining, istri Suhari, mengatakan, prihatin atas nasib yang dialami M. Dia menganggap ini sebagai musibah dan tak ingin dibesar-besarkan. Karena itu, M dan keluarga belum membuat laporan mengenai kejadian ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nining berharap terduga pelaku dan tas berisi mas kawin bisa ditemukan. Pelaku mau mengakui kesalahan dan mengembalikan tas itu. &amp;ldquo;Mudah-mudahan kalau enggak ketemu di sini, ditemukan di tempat lain,&amp;rdquo; kata Nining.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapolsek Buahbatu Kompol Rizal Jatnika mengatakan, telah menerima informasi dari masyarakat terkait kejadian yang menimpa M dan keluarganya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas Polsek Buahbatu telah melakukan penyelidikan atas informasi tersebut. Selain itu, korban telah diminta membuat laporan polisi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sudah kooperatif berdasarkan laporan masyarakat. Kami sudah datang ke lokasi, melakukan penyelidikan, dan memintai keterangan saksi. Korban sudah diarahkan, tapi belum datang untuk membuat laporan polisi,&amp;rdquo; kata Kapolsek Buahbatu.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Malang nasib M (21), warga asal Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pengantin baru ini menjadi korban komplotan pencuri modus hipnotis di Cipagalo Girang, Buahbatu, Kota Bandung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibat peristiwa yang terjadi pada Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, korban M kehilangan tas berisi mas kawin, dompet, uang, dan telepon seluler (ponsel).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Suhari (53), bapak mertua M, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat M hendak melangsungkan resepsi pernikahan. Kronologi kejadian berawal saat rombongan keluarga M tiba di Cipagalo Girang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mobil keluarga M diparkir di sebuah GOR, Jalan Cipagalo Girang, Buahbatu. Saat turun dari mobil, seorang pria mengaku fotografer mempelai perempuan menghampiri keluarga M untuk difoto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terduga pelaku menepuk pundak M dan meminta tas berisi mas kawin, uang, dan ponsel dititipkan kepada pelaku. Pelaku bilang, sini tasnya, masa penganten mau difoto bawa tas. Jadi kaya dihipnotis,&amp;rdquo; kata Suhari kepada wartawan, Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban M, ujar Suhari, baru sadar tas berisi mas kawin, uang, dan ponsel, diberikan kepada orang lain setelah dia berada di rumah keluarga mempelai perempuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;M datang ke sini mau istirahat dulu dan salin pakaian. Dia baru sadar dan menanyakan tas berisi mas kawin. Dikira dibawa ke sini,&amp;rdquo; ujar Suhari.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Suhari menuturkan, walaupun terjadi peristiwa itu, resepsi pernikahan tetap berlangsung lancar. &amp;ldquo;Resepsi pernikahan berjalan lancar. Sebab kasihan atuh kalau enggak dilanjut mah. Ke anak saya kasihan, ke pihak laki-laki kasihan. Udah jauh-jauh kalau enggak dilanjut bagaimana,&amp;rdquo; tutur Suhari.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nining, istri Suhari, mengatakan, prihatin atas nasib yang dialami M. Dia menganggap ini sebagai musibah dan tak ingin dibesar-besarkan. Karena itu, M dan keluarga belum membuat laporan mengenai kejadian ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nining berharap terduga pelaku dan tas berisi mas kawin bisa ditemukan. Pelaku mau mengakui kesalahan dan mengembalikan tas itu. &amp;ldquo;Mudah-mudahan kalau enggak ketemu di sini, ditemukan di tempat lain,&amp;rdquo; kata Nining.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapolsek Buahbatu Kompol Rizal Jatnika mengatakan, telah menerima informasi dari masyarakat terkait kejadian yang menimpa M dan keluarganya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas Polsek Buahbatu telah melakukan penyelidikan atas informasi tersebut. Selain itu, korban telah diminta membuat laporan polisi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sudah kooperatif berdasarkan laporan masyarakat. Kami sudah datang ke lokasi, melakukan penyelidikan, dan memintai keterangan saksi. Korban sudah diarahkan, tapi belum datang untuk membuat laporan polisi,&amp;rdquo; kata Kapolsek Buahbatu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
