<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BP Taskin: Viral Makan Bergizi Gratis Tidak Ada Lauk Itu Hoaks!</title><description>Tidak mungkin MBG yang diproduksi SPPG tidak ada lauk pauknya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/24/337/3107521/bp-taskin-viral-makan-bergizi-gratis-tidak-ada-lauk-itu-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/24/337/3107521/bp-taskin-viral-makan-bergizi-gratis-tidak-ada-lauk-itu-hoaks"/><item><title>BP Taskin: Viral Makan Bergizi Gratis Tidak Ada Lauk Itu Hoaks!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/24/337/3107521/bp-taskin-viral-makan-bergizi-gratis-tidak-ada-lauk-itu-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/24/337/3107521/bp-taskin-viral-makan-bergizi-gratis-tidak-ada-lauk-itu-hoaks</guid><pubDate>Jum'at 24 Januari 2025 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Patricia Leonard</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/24/337/3107521/viral-Zpqh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BP Taskin: Viral Makan Bergizi Gratis Tidak Ada Lauk Itu Hoaks!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/24/337/3107521/viral-Zpqh_large.jpg</image><title>BP Taskin: Viral Makan Bergizi Gratis Tidak Ada Lauk Itu Hoaks!</title></images><description>DEPOK &amp;ndash; Narasi yang menyebut bahwa Makan Bergizi Gratis ( MBG) tidak ada lauk pauknya&amp;nbsp;atau minim gizi yang sering berseliweran&amp;nbsp;di media sosial&amp;nbsp;adalah hoaks alias hanya&amp;nbsp;mengada-ada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Demikian diutarakan kata Wakil Kepala Badan&amp;nbsp; Percepatan Pengentasan Kemiskinan ( BP&amp;nbsp;Taskin), Nanik S Deyang&amp;nbsp;dalam kunjungannya ke SDN Sukatani&amp;nbsp; 4, Tapos -Depok, Jawa Barat, Jumat (24/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak mungkin MBG yang diproduksi SPPG tidak ada lauk pauknya, atau minim gizi, karena dalam operasionalnya di setiap SPPG atau dapur bergizi ada reprensentasi langsung&amp;nbsp; dari BGN ( Badan Gizi Nasional)&amp;nbsp; yaitu 2 orang sarjana SPPI ( Sarjana Penggerak Pembangunan), 1 ahli gizi, 1 orang akuntan dan 1 orang asisten lapangan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lha ini operatornya BGN ya tidak mungkin tidak ada lauk yang bisa memenuhi gizi, juga makanannya tidak mungkin dikorupsi. Gambar-gambar yang beredar itu hanya hoaks saja,&amp;rdquo;tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
SDN Sukatani 4 yang muridnya berjumlah&amp;nbsp; 776, menjadi&amp;nbsp; salah satu penerima manfaat MBG yang diproduksi&amp;nbsp; SPPG Dapur 1, Kebayunan -Tapos, Depok.&#13;
&#13;
Bahkan menurut Kepala Sekolah SDN Sukatani 4, Eri Widiyanti, setelah tiga minggu para murid&amp;nbsp;menerima MBG, anak -anak makin sehat, terlihat dari&amp;nbsp; berat badan&amp;nbsp; para murid yang naik, kemudian anak -anak juga lebih bersemangat belajar&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Dulu kalau anak -anak upacara pasti ada yang pingsan, sekarang tidak ada yang pingsan lagi,&amp;rdquo; ungkap Eri.&#13;
&#13;
Pagi itu,menu yang diberikan pada anak -anak SDN Sukatani 4&amp;nbsp; yang berjumlah 776 siswa&amp;nbsp; berupa nasi dengan lauk ayam kecap, sayur bunga kol dengan wortel, susu dah buah jeruk.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat melakukan kunjungan mendadak di SDN Sukatani 4 ,&amp;nbsp; Nanik bertemu dengan dua orang SPPI&amp;nbsp; dari SPPG Dapur 1 Kebayunan, yaitu Afif Maulana Rivai, dan Ebsukianto Maulana Hadi yang bertugas&amp;nbsp; mengontrol dan mengendalikan serta mengawasi pendistribusian MBG di wilayah Sukatani.&#13;
&#13;
Menurut penjelasan Afif, setiap hari SPPG&amp;nbsp; Dapur 1 Kebayunan, yang dipimpinnya&amp;nbsp; memproduksi 3000 lebih MBG dengan menu sangat variatif sehingga tidak membuat anak -anak bosan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam hal pemenuhan gizi kami&amp;nbsp; punya ahli gizi di setiap dapur, untuk mengontrol dan mengarahkan&amp;nbsp; jenis menu pada MBG yang kami bagikan ke para murid,&amp;rdquo; tutup Afif.&#13;
</description><content:encoded>DEPOK &amp;ndash; Narasi yang menyebut bahwa Makan Bergizi Gratis ( MBG) tidak ada lauk pauknya&amp;nbsp;atau minim gizi yang sering berseliweran&amp;nbsp;di media sosial&amp;nbsp;adalah hoaks alias hanya&amp;nbsp;mengada-ada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Demikian diutarakan kata Wakil Kepala Badan&amp;nbsp; Percepatan Pengentasan Kemiskinan ( BP&amp;nbsp;Taskin), Nanik S Deyang&amp;nbsp;dalam kunjungannya ke SDN Sukatani&amp;nbsp; 4, Tapos -Depok, Jawa Barat, Jumat (24/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak mungkin MBG yang diproduksi SPPG tidak ada lauk pauknya, atau minim gizi, karena dalam operasionalnya di setiap SPPG atau dapur bergizi ada reprensentasi langsung&amp;nbsp; dari BGN ( Badan Gizi Nasional)&amp;nbsp; yaitu 2 orang sarjana SPPI ( Sarjana Penggerak Pembangunan), 1 ahli gizi, 1 orang akuntan dan 1 orang asisten lapangan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lha ini operatornya BGN ya tidak mungkin tidak ada lauk yang bisa memenuhi gizi, juga makanannya tidak mungkin dikorupsi. Gambar-gambar yang beredar itu hanya hoaks saja,&amp;rdquo;tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
SDN Sukatani 4 yang muridnya berjumlah&amp;nbsp; 776, menjadi&amp;nbsp; salah satu penerima manfaat MBG yang diproduksi&amp;nbsp; SPPG Dapur 1, Kebayunan -Tapos, Depok.&#13;
&#13;
Bahkan menurut Kepala Sekolah SDN Sukatani 4, Eri Widiyanti, setelah tiga minggu para murid&amp;nbsp;menerima MBG, anak -anak makin sehat, terlihat dari&amp;nbsp; berat badan&amp;nbsp; para murid yang naik, kemudian anak -anak juga lebih bersemangat belajar&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Dulu kalau anak -anak upacara pasti ada yang pingsan, sekarang tidak ada yang pingsan lagi,&amp;rdquo; ungkap Eri.&#13;
&#13;
Pagi itu,menu yang diberikan pada anak -anak SDN Sukatani 4&amp;nbsp; yang berjumlah 776 siswa&amp;nbsp; berupa nasi dengan lauk ayam kecap, sayur bunga kol dengan wortel, susu dah buah jeruk.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat melakukan kunjungan mendadak di SDN Sukatani 4 ,&amp;nbsp; Nanik bertemu dengan dua orang SPPI&amp;nbsp; dari SPPG Dapur 1 Kebayunan, yaitu Afif Maulana Rivai, dan Ebsukianto Maulana Hadi yang bertugas&amp;nbsp; mengontrol dan mengendalikan serta mengawasi pendistribusian MBG di wilayah Sukatani.&#13;
&#13;
Menurut penjelasan Afif, setiap hari SPPG&amp;nbsp; Dapur 1 Kebayunan, yang dipimpinnya&amp;nbsp; memproduksi 3000 lebih MBG dengan menu sangat variatif sehingga tidak membuat anak -anak bosan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam hal pemenuhan gizi kami&amp;nbsp; punya ahli gizi di setiap dapur, untuk mengontrol dan mengarahkan&amp;nbsp; jenis menu pada MBG yang kami bagikan ke para murid,&amp;rdquo; tutup Afif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
