<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>569 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada 24-26 Januari</title><description>PT. Jasa Marga (persero) menyatakan lonjakan kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada libur panjang peringatan Isra Mikraj dan tahun baru imlek.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/27/337/3108283/569-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-pada-24-26-januari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/27/337/3108283/569-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-pada-24-26-januari"/><item><title>569 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada 24-26 Januari</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/27/337/3108283/569-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-pada-24-26-januari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/27/337/3108283/569-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-pada-24-26-januari</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2025 21:43 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/27/337/3108283/ilustrasi-bKNU_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/27/337/3108283/ilustrasi-bKNU_large.JPG</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - PT. Jasa Marga (persero) menyatakan lonjakan kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada libur panjang peringatan Isra Mikraj dan tahun baru imlek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kurun waktu 24-26 Januari 2025, tercatat sebanyak 569.462 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Jumlah tersebut angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (menuju arah Merak), GT Ciawi (menuju arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung).&#13;
&#13;
&amp;quot;Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 29,4% jika dibandingkan lalin normal 440.182 kendaraan,&amp;quot; kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 299.568 kendaraan (52,6%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 141.917 kendaraan (24,9%) menuju arah Barat (Merak) dan 127.977 kendaraan (22,5%) menuju arah Selatan (Puncak).&#13;
&#13;
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:&#13;
&#13;
ARAH TIMUR (TRANS JAWA &amp;amp; BANDUNG)&#13;
&#13;
&amp;bull; Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 154.446 kendaraan, meningkat sebesar 80,3% dari lalin normal.&#13;
&#13;
&amp;bull; Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 145.122 kendaraan, meningkat sebesar 35,8% dari lalin normal.&#13;
&#13;
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 299.568 kendaraan, meningkat sebesar 55,6% dari lalin normal.&#13;
&#13;
ARAH BARAT (MERAK)&#13;
&#13;
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 141.917 kendaraan, meningkat sebesar 1,5% dari lalin normal.&#13;
&#13;
ARAH SELATAN (PUNCAK)&#13;
&#13;
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 127.977 kendaraan, meningkat sebesar 18,6% dari lalin normal.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT. Jasa Marga (persero) menyatakan lonjakan kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada libur panjang peringatan Isra Mikraj dan tahun baru imlek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kurun waktu 24-26 Januari 2025, tercatat sebanyak 569.462 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Jumlah tersebut angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (menuju arah Merak), GT Ciawi (menuju arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung).&#13;
&#13;
&amp;quot;Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 29,4% jika dibandingkan lalin normal 440.182 kendaraan,&amp;quot; kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 299.568 kendaraan (52,6%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 141.917 kendaraan (24,9%) menuju arah Barat (Merak) dan 127.977 kendaraan (22,5%) menuju arah Selatan (Puncak).&#13;
&#13;
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:&#13;
&#13;
ARAH TIMUR (TRANS JAWA &amp;amp; BANDUNG)&#13;
&#13;
&amp;bull; Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 154.446 kendaraan, meningkat sebesar 80,3% dari lalin normal.&#13;
&#13;
&amp;bull; Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 145.122 kendaraan, meningkat sebesar 35,8% dari lalin normal.&#13;
&#13;
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 299.568 kendaraan, meningkat sebesar 55,6% dari lalin normal.&#13;
&#13;
ARAH BARAT (MERAK)&#13;
&#13;
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 141.917 kendaraan, meningkat sebesar 1,5% dari lalin normal.&#13;
&#13;
ARAH SELATAN (PUNCAK)&#13;
&#13;
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 127.977 kendaraan, meningkat sebesar 18,6% dari lalin normal.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
