<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Sebut Gempa Besar M6,1 di Sulteng Disebabkan oleh Hal Ini</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M6,1 Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (28/1/2025) pukul 21.53 WIB. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/28/340/3108607/bmkg-sebut-gempa-besar-m6-1-di-sulteng-disebabkan-oleh-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/28/340/3108607/bmkg-sebut-gempa-besar-m6-1-di-sulteng-disebabkan-oleh-hal-ini"/><item><title>BMKG Sebut Gempa Besar M6,1 di Sulteng Disebabkan oleh Hal Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/28/340/3108607/bmkg-sebut-gempa-besar-m6-1-di-sulteng-disebabkan-oleh-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/28/340/3108607/bmkg-sebut-gempa-besar-m6-1-di-sulteng-disebabkan-oleh-hal-ini</guid><pubDate>Selasa 28 Januari 2025 23:25 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/28/340/3108607/gempa_bumi_di_sulteng-9MR8_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Bumi di Sulteng. Foto: Dok IST.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/28/340/3108607/gempa_bumi_di_sulteng-9MR8_large.jpeg</image><title>Gempa Bumi di Sulteng. Foto: Dok IST.</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M6,1 Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (28/1/2025) pukul 21.53 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,53&amp;deg; LU ; 121,21&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat 45 km tenggara Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada kedalaman 76 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas slab-pull extensional lempeng Utara Sulawesi,&amp;quot; kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Daryono juga mengungkapkan dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique-normal).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Toli - Toli dan Buol dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Palu, Sigi, Poso, Parigi, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian di daerah Kabupaten Bone Bolango dan Tanjung Redep dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan dari hasil asil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. &amp;quot;Hingga pukul 22.19 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo M3,4,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Daryono mengingatkan masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M6,1 Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (28/1/2025) pukul 21.53 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,53&amp;deg; LU ; 121,21&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat 45 km tenggara Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada kedalaman 76 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas slab-pull extensional lempeng Utara Sulawesi,&amp;quot; kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Daryono juga mengungkapkan dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique-normal).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Toli - Toli dan Buol dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Palu, Sigi, Poso, Parigi, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian di daerah Kabupaten Bone Bolango dan Tanjung Redep dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan dari hasil asil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. &amp;quot;Hingga pukul 22.19 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo M3,4,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Daryono mengingatkan masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
