<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yordania, Mesir, Hamas, dan Palestina Tolak Relokasi Warga Gaza</title><description>Yordania, Mesir, Hamas, dan Palestina meolak ide Donald Trump untuk merelokasi warga dari Gaza.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/29/18/3108668/yordania-mesir-hamas-dan-palestina-tolak-relokasi-warga-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/29/18/3108668/yordania-mesir-hamas-dan-palestina-tolak-relokasi-warga-gaza"/><item><title>Yordania, Mesir, Hamas, dan Palestina Tolak Relokasi Warga Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/29/18/3108668/yordania-mesir-hamas-dan-palestina-tolak-relokasi-warga-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/29/18/3108668/yordania-mesir-hamas-dan-palestina-tolak-relokasi-warga-gaza</guid><pubDate>Rabu 29 Januari 2025 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/29/18/3108668/warga_palestina_pulang_ke_rumah_di_gaza-EOZf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yordania, Mesir, Hamas, dan Palestina Tolak Relokasi Warga Gaza (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/29/18/3108668/warga_palestina_pulang_ke_rumah_di_gaza-EOZf_large.jpg</image><title>Yordania, Mesir, Hamas, dan Palestina Tolak Relokasi Warga Gaza (Reuters)</title></images><description>KAIRO - Pemerintah Yordania dan Mesir menolak usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menerima warga Palestina yang tinggal di Gaza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Yordania dan Mesir Tolak Tampung Warga Palestina di Gaza&#13;
&#13;
Yordania tampaknya menolak usulan Trump. Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi mengatakan kepada wartawan, sikap negaranya terhadap pemindahan warga Palestina dari Gaza tetap &amp;quot;tegas dan tidak tergoyahkan&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kementerian Luar Negeri Mesir mengikuti langkah tersebut. Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan, Mesir tegas menolak pemindahan warga Palestina dari tanah mereka, baik &amp;quot;jangka pendek maupun jangka panjang&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, Yordania sudah menjadi rumah bagi beberapa juta warga Palestina. Sementara puluhan ribu warga Palestina tinggal di Mesir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua negara tersebut dan negara-negara Arab lainnya menolak gagasan warga Palestina di Gaza untuk dipindahkan ke negara mereka. Gaza adalah tanah yang diinginkan warga Palestina sebagai bagian dari negara Palestina di masa depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Hamas dan Presiden Palestina Tegaskan Tak Akan Pindah dari Gaza&#13;
&#13;
Seorang pejabat Hamas menyebut warga Palestina tidak akan pindah dari Gaza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak akan menerima tawaran atau solusi apa pun, bahkan jika (tawaran tersebut) tampaknya memiliki niat baik dengan kedok rekonstruksi, seperti yang diumumkan dalam proposal Presiden AS Trump,&amp;quot; kata anggota Biro Politik Hamas, Basem Naim, kepada Reuters, dikutip Rabu (29/1/2025).&#13;
&#13;
Pejabat Hamas lainnya, Sami Abu Zuhri, mendesak Trump untuk tidak mengulangi ide-ide gagal yang dicoba oleh pendahulunya Joe Biden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang-orang Gaza telah menanggung kematian dan menolak untuk meninggalkan tanah air mereka. Mereka tidak akan meninggalkannya terlepas dari alasan lain apa pun,&amp;quot; kata Abu Zuhri kepada Reuters.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Presiden Palestina yang didukung Barat Mahmoud Abbas mengecam pernyataan Trump.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Rakyat kami akan tetap teguh dan tidak akan meninggalkan Tanah Air mereka,&amp;quot; kata sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Palestina WAFA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Analis Palestina, Ghassan al-Khatib, mengatakan warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, serta warga Yordania dan Mesir, akan menolak rencana Trump.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa tidak ada tempat dalam kenyataan untuk ide seperti itu,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>KAIRO - Pemerintah Yordania dan Mesir menolak usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menerima warga Palestina yang tinggal di Gaza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Yordania dan Mesir Tolak Tampung Warga Palestina di Gaza&#13;
&#13;
Yordania tampaknya menolak usulan Trump. Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi mengatakan kepada wartawan, sikap negaranya terhadap pemindahan warga Palestina dari Gaza tetap &amp;quot;tegas dan tidak tergoyahkan&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kementerian Luar Negeri Mesir mengikuti langkah tersebut. Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan, Mesir tegas menolak pemindahan warga Palestina dari tanah mereka, baik &amp;quot;jangka pendek maupun jangka panjang&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, Yordania sudah menjadi rumah bagi beberapa juta warga Palestina. Sementara puluhan ribu warga Palestina tinggal di Mesir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua negara tersebut dan negara-negara Arab lainnya menolak gagasan warga Palestina di Gaza untuk dipindahkan ke negara mereka. Gaza adalah tanah yang diinginkan warga Palestina sebagai bagian dari negara Palestina di masa depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Hamas dan Presiden Palestina Tegaskan Tak Akan Pindah dari Gaza&#13;
&#13;
Seorang pejabat Hamas menyebut warga Palestina tidak akan pindah dari Gaza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak akan menerima tawaran atau solusi apa pun, bahkan jika (tawaran tersebut) tampaknya memiliki niat baik dengan kedok rekonstruksi, seperti yang diumumkan dalam proposal Presiden AS Trump,&amp;quot; kata anggota Biro Politik Hamas, Basem Naim, kepada Reuters, dikutip Rabu (29/1/2025).&#13;
&#13;
Pejabat Hamas lainnya, Sami Abu Zuhri, mendesak Trump untuk tidak mengulangi ide-ide gagal yang dicoba oleh pendahulunya Joe Biden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang-orang Gaza telah menanggung kematian dan menolak untuk meninggalkan tanah air mereka. Mereka tidak akan meninggalkannya terlepas dari alasan lain apa pun,&amp;quot; kata Abu Zuhri kepada Reuters.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Presiden Palestina yang didukung Barat Mahmoud Abbas mengecam pernyataan Trump.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Rakyat kami akan tetap teguh dan tidak akan meninggalkan Tanah Air mereka,&amp;quot; kata sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Palestina WAFA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Analis Palestina, Ghassan al-Khatib, mengatakan warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, serta warga Yordania dan Mesir, akan menolak rencana Trump.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa tidak ada tempat dalam kenyataan untuk ide seperti itu,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
