<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Belum Temui Paulus Tannos Usai Tertangkap di Singapura</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan belum menemui buronannya, Paulus Tannos usai tertangkap di Singapura. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/30/337/3109172/kpk-belum-temui-paulus-tannos-usai-tertangkap-di-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/30/337/3109172/kpk-belum-temui-paulus-tannos-usai-tertangkap-di-singapura"/><item><title>KPK Belum Temui Paulus Tannos Usai Tertangkap di Singapura</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/30/337/3109172/kpk-belum-temui-paulus-tannos-usai-tertangkap-di-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/30/337/3109172/kpk-belum-temui-paulus-tannos-usai-tertangkap-di-singapura</guid><pubDate>Kamis 30 Januari 2025 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/30/337/3109172/juru_bicara_kpk_tessa_mahardhika-WOeN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru bicara KPK Tessa Mahardhika (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/30/337/3109172/juru_bicara_kpk_tessa_mahardhika-WOeN_large.jpg</image><title>Juru bicara KPK Tessa Mahardhika (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan belum menemui buronannya, Paulus Tannos usai tertangkap di Singapura.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apakah sudah ada kunjungan ke sana setelah proses penangkapan, sampai saat ini belum ada,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan, Kamis (30/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tessa menjelaskan, bukan hal yang mudah untuk pihaknya bisa bertemu dengan tersangka kasus korupsi proyek e-KTP itu. &amp;nbsp;Meski memiliki hubungan baik dengan CPIB, namun ekstradisi melalui pemerintah Indonesia dan Singapura.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK juga memiliki hubungan baik dengan CPIB di Singapura, tentunya ada komunikasi informal yang dilakukan, tetapi secara formil administrasi tersebut, diajukan surat pengantarnya melalui Kementerian Hukum,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KPK menurut Tessa, saat ini fokus melengkapi dokumen guna memenuhi keperluan proses ekstradisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau hanya ingin mengetahui apakah memang yang bersangkutan di tahan atau tidak, tentunya baik dari Kementerian Hukum maupun Hubinter Polri, kita juga bisa menanyakan karena ada orang-orang kita di sana,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang-orang kita dalam arti baik perwakilan atase kepolisian di sana, maupun dari Kemenlu yang bisa juga mengecek langsung ke sana,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan belum menemui buronannya, Paulus Tannos usai tertangkap di Singapura.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apakah sudah ada kunjungan ke sana setelah proses penangkapan, sampai saat ini belum ada,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan, Kamis (30/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tessa menjelaskan, bukan hal yang mudah untuk pihaknya bisa bertemu dengan tersangka kasus korupsi proyek e-KTP itu. &amp;nbsp;Meski memiliki hubungan baik dengan CPIB, namun ekstradisi melalui pemerintah Indonesia dan Singapura.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK juga memiliki hubungan baik dengan CPIB di Singapura, tentunya ada komunikasi informal yang dilakukan, tetapi secara formil administrasi tersebut, diajukan surat pengantarnya melalui Kementerian Hukum,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KPK menurut Tessa, saat ini fokus melengkapi dokumen guna memenuhi keperluan proses ekstradisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau hanya ingin mengetahui apakah memang yang bersangkutan di tahan atau tidak, tentunya baik dari Kementerian Hukum maupun Hubinter Polri, kita juga bisa menanyakan karena ada orang-orang kita di sana,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang-orang kita dalam arti baik perwakilan atase kepolisian di sana, maupun dari Kemenlu yang bisa juga mengecek langsung ke sana,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
