<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Tahu Bakal Ada Hujan Lebat, Mengapa Pemprov DKI Tak Segera Lakukan Modifikasi Cuaca saat Imlek?</title><description>Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi mengungkap alasan tidak melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) menjelang Tahun Baru Imlek&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/30/338/3108915/sudah-tahu-bakal-ada-hujan-lebat-mengapa-pemprov-dki-tak-segera-lakukan-modifikasi-cuaca-saat-imlek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/30/338/3108915/sudah-tahu-bakal-ada-hujan-lebat-mengapa-pemprov-dki-tak-segera-lakukan-modifikasi-cuaca-saat-imlek"/><item><title>Sudah Tahu Bakal Ada Hujan Lebat, Mengapa Pemprov DKI Tak Segera Lakukan Modifikasi Cuaca saat Imlek?</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/30/338/3108915/sudah-tahu-bakal-ada-hujan-lebat-mengapa-pemprov-dki-tak-segera-lakukan-modifikasi-cuaca-saat-imlek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/30/338/3108915/sudah-tahu-bakal-ada-hujan-lebat-mengapa-pemprov-dki-tak-segera-lakukan-modifikasi-cuaca-saat-imlek</guid><pubDate>Kamis 30 Januari 2025 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/30/338/3108915/pj_gubernur_teguh-1Xvr_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">PJ Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/30/338/3108915/pj_gubernur_teguh-1Xvr_large.JPG</image><title>PJ Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi</title></images><description>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi mengungkap alasan tidak melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) menjelang Tahun Baru Imlek seperti yang dilakukan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Ia menyebut instruksi OMC sudah dilakukan hanya saja perubahan cuaca ekstrem yang secara drastis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya gini, prakiraannya kan adalah hujan sedang lebat, tapi ternyata petang hari kami dapat info, &amp;#39;Pak, Ini berubah sangat drastis cuacanya menjadi sangat ekstrim Sehingga seperti itu&amp;#39;, tapi kan sejak beberapa hari yang lalu bahkan kemarin pagi siang saya sudah instruksikan (OMC -red),&amp;quot; kata Teguh kepada wartawan di TMII, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Apalagi biasanya, mohon maaf, menjelang imlek Itu kan selalu terjadi. Ini menjelang imlek loh, mudah-mudahan hujannya barokah. Jangan sampai menjadi hujan musibah. Tapi saya tetap minta semuanya waspada,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Teguh mengatakan bahwa OMC akan dilakukan 2-3 hari ke depan dengan memperhatikan prediksi cuaca dari BMKG. Komunikasi dengan stakeholder terkait telah dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini, kita rencanakan dalam 2-3 hari ini. Sepanjang memang nanti kita melihat prakiraan cuacanya lebat mengarah ekstrim, kami akan lakukan. Kami tadi sudah bicara dengan sekda Dengan kepala BPKD dan juga kepala BPPD, yang nanti dikoordinir oleh asisten pemerintahan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi mengungkap alasan tidak melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) menjelang Tahun Baru Imlek seperti yang dilakukan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Ia menyebut instruksi OMC sudah dilakukan hanya saja perubahan cuaca ekstrem yang secara drastis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya gini, prakiraannya kan adalah hujan sedang lebat, tapi ternyata petang hari kami dapat info, &amp;#39;Pak, Ini berubah sangat drastis cuacanya menjadi sangat ekstrim Sehingga seperti itu&amp;#39;, tapi kan sejak beberapa hari yang lalu bahkan kemarin pagi siang saya sudah instruksikan (OMC -red),&amp;quot; kata Teguh kepada wartawan di TMII, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Apalagi biasanya, mohon maaf, menjelang imlek Itu kan selalu terjadi. Ini menjelang imlek loh, mudah-mudahan hujannya barokah. Jangan sampai menjadi hujan musibah. Tapi saya tetap minta semuanya waspada,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Teguh mengatakan bahwa OMC akan dilakukan 2-3 hari ke depan dengan memperhatikan prediksi cuaca dari BMKG. Komunikasi dengan stakeholder terkait telah dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini, kita rencanakan dalam 2-3 hari ini. Sepanjang memang nanti kita melihat prakiraan cuacanya lebat mengarah ekstrim, kami akan lakukan. Kami tadi sudah bicara dengan sekda Dengan kepala BPKD dan juga kepala BPPD, yang nanti dikoordinir oleh asisten pemerintahan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
