<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Pabrik di Kawasan Industri Margaasih Bandung Terbakar, Petugas Kesulitan Air</title><description>Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Tengah berjuang keras memadamkan api yang melalap tiga pabrik di kawasan industri Sadang-Rahayu, Kampung Sadang, Desa Rahayu&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/30/525/3109167/tiga-pabrik-di-kawasan-industri-margaasih-bandung-terbakar-petugas-kesulitan-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/30/525/3109167/tiga-pabrik-di-kawasan-industri-margaasih-bandung-terbakar-petugas-kesulitan-air"/><item><title>Tiga Pabrik di Kawasan Industri Margaasih Bandung Terbakar, Petugas Kesulitan Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/30/525/3109167/tiga-pabrik-di-kawasan-industri-margaasih-bandung-terbakar-petugas-kesulitan-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/30/525/3109167/tiga-pabrik-di-kawasan-industri-margaasih-bandung-terbakar-petugas-kesulitan-air</guid><pubDate>Kamis 30 Januari 2025 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/30/525/3109167/kebakaran_pabrik_di_bandung-0f2n_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran pabrik di Bandung  (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/30/525/3109167/kebakaran_pabrik_di_bandung-0f2n_large.jpg</image><title>Kebakaran pabrik di Bandung  (foto: dok ist)</title></images><description>BANDUNG - Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Tengah berjuang keras memadamkan api yang melalap tiga pabrik di kawasan industri Sadang-Rahayu, Kampung Sadang, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/1/2025).&#13;
&#13;
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu dengan cepat membesar karena hembusan angin kencang, mengakibatkan petugas harus bekerja ekstra keras.&#13;
&#13;
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, M. Dani, mengungkapkan bahwa begitu menerima laporan, tim pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menerima laporan dari warga dan pengusaha sekitar, kurang lebih 10 menit setelahnya kami sudah sampai di lokasi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dani menjelaskan, jika kebakaran ini membakar tiga pabrik, yaitu pabrik lem, pabrik mainan kecil, dan pabrik garmen. Pihaknya juga masih berusaha memadamkan api yang sudah terlalu besar untuk dikendalikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pabrik-pabrik di sini sangat berdekatan, jadi api cepat merembet. Kami segera mengerahkan seluruh unit pemadam kebakaran yang ada di Kabupaten Bandung,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dani menjelaskan, hingga kini pihaknya masih kesulitan memadamkan api lantaran jarak sumber air yang cukup jauh, yaitu di daerah Sumbersari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sumber air cukup jauh, harus ke Sumbersari, jadi kesulitan logistik itu menambah tantangan kami di lapangan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Untuk itu, pihak Dinas Pemadam Kebakaran juga kata Dani, meminta bantuan dari Kota Bandung dan Cimahi agar api bisa segera dipadamkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga sudah meminta bantuan ke Kota Bandung dan Cimahi, berharap bantuan tiba tepat waktu agar api bisa segera dikendalikan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Dani juga mengungkapkan bahwa beberapa petugas mengalami luka akibat suhu tinggi di lokasi kebakaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena suhu panasnya sangat ekstrem, ada petugas kami yang kulitnya melepuh,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, pihaknya tetap berusaha keras agar kebakaran tidak meluas dan mengancam pabrik-pabrik lainnya di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Informasi awal kami belum bisa menyebutkan dari mana sumber api, namun api yang kecil ini berkembang menjadi besar dengan cepat,&amp;rdquo; tutup Dani.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Tengah berjuang keras memadamkan api yang melalap tiga pabrik di kawasan industri Sadang-Rahayu, Kampung Sadang, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/1/2025).&#13;
&#13;
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu dengan cepat membesar karena hembusan angin kencang, mengakibatkan petugas harus bekerja ekstra keras.&#13;
&#13;
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, M. Dani, mengungkapkan bahwa begitu menerima laporan, tim pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menerima laporan dari warga dan pengusaha sekitar, kurang lebih 10 menit setelahnya kami sudah sampai di lokasi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dani menjelaskan, jika kebakaran ini membakar tiga pabrik, yaitu pabrik lem, pabrik mainan kecil, dan pabrik garmen. Pihaknya juga masih berusaha memadamkan api yang sudah terlalu besar untuk dikendalikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pabrik-pabrik di sini sangat berdekatan, jadi api cepat merembet. Kami segera mengerahkan seluruh unit pemadam kebakaran yang ada di Kabupaten Bandung,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dani menjelaskan, hingga kini pihaknya masih kesulitan memadamkan api lantaran jarak sumber air yang cukup jauh, yaitu di daerah Sumbersari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sumber air cukup jauh, harus ke Sumbersari, jadi kesulitan logistik itu menambah tantangan kami di lapangan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Untuk itu, pihak Dinas Pemadam Kebakaran juga kata Dani, meminta bantuan dari Kota Bandung dan Cimahi agar api bisa segera dipadamkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga sudah meminta bantuan ke Kota Bandung dan Cimahi, berharap bantuan tiba tepat waktu agar api bisa segera dikendalikan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Dani juga mengungkapkan bahwa beberapa petugas mengalami luka akibat suhu tinggi di lokasi kebakaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena suhu panasnya sangat ekstrem, ada petugas kami yang kulitnya melepuh,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, pihaknya tetap berusaha keras agar kebakaran tidak meluas dan mengancam pabrik-pabrik lainnya di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Informasi awal kami belum bisa menyebutkan dari mana sumber api, namun api yang kecil ini berkembang menjadi besar dengan cepat,&amp;rdquo; tutup Dani.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
