<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Dituduh Curi Handphone</title><description>Korban meninggal setelah diduga dikeroyok sejumlah orang pada Rabu 29 Januari 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/31/512/3109532/seorang-pemuda-tewas-dikeroyok-dituduh-curi-handphone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/01/31/512/3109532/seorang-pemuda-tewas-dikeroyok-dituduh-curi-handphone"/><item><title>Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Dituduh Curi Handphone</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/01/31/512/3109532/seorang-pemuda-tewas-dikeroyok-dituduh-curi-handphone</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/01/31/512/3109532/seorang-pemuda-tewas-dikeroyok-dituduh-curi-handphone</guid><pubDate>Jum'at 31 Januari 2025 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/31/512/3109532/pemuda_dikeroyok_usai_dituduh_mencuri_handphone-H3FE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemuda dikeroyok usai dituduh mencuri handphone (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/31/512/3109532/pemuda_dikeroyok_usai_dituduh_mencuri_handphone-H3FE_large.jpg</image><title>Pemuda dikeroyok usai dituduh mencuri handphone (Foto : Istimewa)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Seorang pemuda bernama Taufik Maulana (18) warga Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, meninggal dunia di RSI Sultan Agung Semarang, Jumat (31/1/2025), sekira pukul 14.00 WIB. Dia meninggal setelah diduga dikeroyok sejumlah orang pada Rabu 29 Januari 2025.&#13;
&#13;
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto membenarkan hal itu. &amp;ldquo;Diduga (akibat) dikeroyok, mengalami luka di bagian kepala,&amp;rdquo; ungkapnya kepada wartawan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Informasi yang dihimpun, korban pada hari Rabu itu didatangi sejumlah orang di Jalan Malangsari Raya, Pedurungan, Kota Semarang. Alasannya, korban dicurigai mencuri sebuah ponsel milik orangtua rekannya.&#13;
&#13;
Korban dikeroyok di sana. Tak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke sebuah lapangan di daerah Karangroto Genuk, Kota Semarang. Di sana, korban kembali dikeroyok hingga babak belur dan pingsan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tak tertolong meskipun sudah mendapat perawatan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini, saksi-saksi yang ada di TKP masih anak-anak,&amp;rdquo; ungkapanya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Seorang pemuda bernama Taufik Maulana (18) warga Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, meninggal dunia di RSI Sultan Agung Semarang, Jumat (31/1/2025), sekira pukul 14.00 WIB. Dia meninggal setelah diduga dikeroyok sejumlah orang pada Rabu 29 Januari 2025.&#13;
&#13;
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto membenarkan hal itu. &amp;ldquo;Diduga (akibat) dikeroyok, mengalami luka di bagian kepala,&amp;rdquo; ungkapnya kepada wartawan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Informasi yang dihimpun, korban pada hari Rabu itu didatangi sejumlah orang di Jalan Malangsari Raya, Pedurungan, Kota Semarang. Alasannya, korban dicurigai mencuri sebuah ponsel milik orangtua rekannya.&#13;
&#13;
Korban dikeroyok di sana. Tak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke sebuah lapangan di daerah Karangroto Genuk, Kota Semarang. Di sana, korban kembali dikeroyok hingga babak belur dan pingsan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tak tertolong meskipun sudah mendapat perawatan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini, saksi-saksi yang ada di TKP masih anak-anak,&amp;rdquo; ungkapanya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
