<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Bobol ATM, Kawanan Pencuri di Lampung Diduga Bakar Minimarket</title><description>Sebuah minimarket yang berada di Jalan Kepayang, Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung diduga dibakar&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109790/usai-bobol-atm-kawanan-pencuri-di-lampung-diduga-bakar-minimarket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109790/usai-bobol-atm-kawanan-pencuri-di-lampung-diduga-bakar-minimarket"/><item><title>Usai Bobol ATM, Kawanan Pencuri di Lampung Diduga Bakar Minimarket</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109790/usai-bobol-atm-kawanan-pencuri-di-lampung-diduga-bakar-minimarket</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109790/usai-bobol-atm-kawanan-pencuri-di-lampung-diduga-bakar-minimarket</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2025 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/01/340/3109790/minimarket_dibakar-w395_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Minimarket dibakar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/01/340/3109790/minimarket_dibakar-w395_large.JPG</image><title>Minimarket dibakar</title></images><description>BANDARLAMPUNG - Sebuah minimarket yang berada di Jalan Kepayang, Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung diduga dibakar, Sabtu (1/2/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan beberapa foto yang diterima MNC Portal Indonesia, kebakaran itu menghanguskan mesin ATM dan barang-barang yang berada di etalase minimarket tersebut.&#13;
&#13;
Di lokasi kebakaran itu juga terdapat tabung oksigen, tabung gas elpiji 3 kg dan regulator, serta mesin genset yang ikut hangus terbakar.&#13;
&#13;
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung Irman Syahputra mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.&#13;
&#13;
Irman menuturkan, usai menerima laporan tersebut, pihaknya menerjunkan personel sebanyak 18 orang dan 3 unit mobil pemadam menuju lokasi kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Luas yang terbakar seluar 5x2 meter. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB dengan menghabiskan 3 tangki air,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Irman menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran itu terjadi diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh pihak berwajib,&amp;quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
Akibat peristiwa kebakaran itu, korban mengalami kerugian Indomaret sekitar Rp25 juta dan kerugian dari mesin ATM sebesar Rp100 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara saat dikonfirmasi, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan telah menerima adanya laporan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang anggota sekarang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan bukti bukti yang bisa digunakan atau membuat terang perkara itu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Alfret menambahkan, tim Inafis Satreskrim Polresta Bandarlampung juga telah ke lokasi untuk melakukan olah TKP di lokasi kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Inafis sudah datang dan ada beberapa barang yang di lokasi sedang kita lakukan upaya pendalaman supaya kasusnya terang,&amp;quot; kata dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait kerugian dalam peristiwa tersebut, Alfret mengaku pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghitung kerugiannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang berkoordinasi dengan pemilik atmnya, biar lebih jelasnya kami akan berkoordinasi dengan pemilik barang,&amp;quot; sebutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Atas kejadian tersebut, Kapolresta mengimbau kepada pemilik minimarket maupun pihak bank untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau kalau bisa di lokasi lokasi ATM ditaruh, supaya pengamanan gedungnya itu bisa maksimal. Misal tidak ada penjaga, cctv atau alarm bisa dipasang. Nomor-nomor Bhabinkamtibmas dan hotline Polres bisa maksimal bisa digunakan sehingga pas ada alarm bunyi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDARLAMPUNG - Sebuah minimarket yang berada di Jalan Kepayang, Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung diduga dibakar, Sabtu (1/2/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan beberapa foto yang diterima MNC Portal Indonesia, kebakaran itu menghanguskan mesin ATM dan barang-barang yang berada di etalase minimarket tersebut.&#13;
&#13;
Di lokasi kebakaran itu juga terdapat tabung oksigen, tabung gas elpiji 3 kg dan regulator, serta mesin genset yang ikut hangus terbakar.&#13;
&#13;
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung Irman Syahputra mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.&#13;
&#13;
Irman menuturkan, usai menerima laporan tersebut, pihaknya menerjunkan personel sebanyak 18 orang dan 3 unit mobil pemadam menuju lokasi kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Luas yang terbakar seluar 5x2 meter. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB dengan menghabiskan 3 tangki air,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Irman menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran itu terjadi diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh pihak berwajib,&amp;quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
Akibat peristiwa kebakaran itu, korban mengalami kerugian Indomaret sekitar Rp25 juta dan kerugian dari mesin ATM sebesar Rp100 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara saat dikonfirmasi, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan telah menerima adanya laporan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang anggota sekarang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan bukti bukti yang bisa digunakan atau membuat terang perkara itu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Alfret menambahkan, tim Inafis Satreskrim Polresta Bandarlampung juga telah ke lokasi untuk melakukan olah TKP di lokasi kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Inafis sudah datang dan ada beberapa barang yang di lokasi sedang kita lakukan upaya pendalaman supaya kasusnya terang,&amp;quot; kata dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait kerugian dalam peristiwa tersebut, Alfret mengaku pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghitung kerugiannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang berkoordinasi dengan pemilik atmnya, biar lebih jelasnya kami akan berkoordinasi dengan pemilik barang,&amp;quot; sebutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Atas kejadian tersebut, Kapolresta mengimbau kepada pemilik minimarket maupun pihak bank untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau kalau bisa di lokasi lokasi ATM ditaruh, supaya pengamanan gedungnya itu bisa maksimal. Misal tidak ada penjaga, cctv atau alarm bisa dipasang. Nomor-nomor Bhabinkamtibmas dan hotline Polres bisa maksimal bisa digunakan sehingga pas ada alarm bunyi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
