<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Guncang Kolaka 298 Kali, Paling Kuat M4,9</title><description>Gempa melaporkan sebanyak 298 kali gempa mengguncang Kolaka, Sulawesi Tenggara per 24 Januari hingga 2 Februari 2025&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109844/gempa-guncang-kolaka-298-kali-paling-kuat-m4-9</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109844/gempa-guncang-kolaka-298-kali-paling-kuat-m4-9"/><item><title>Gempa Guncang Kolaka 298 Kali, Paling Kuat M4,9</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109844/gempa-guncang-kolaka-298-kali-paling-kuat-m4-9</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/02/340/3109844/gempa-guncang-kolaka-298-kali-paling-kuat-m4-9</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2025 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/02/340/3109844/gempa_guncang_kolaka_timur_298_kali-sUuj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa guncang Kolaka 298 kali (Foto : BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/02/340/3109844/gempa_guncang_kolaka_timur_298_kali-sUuj_large.jpg</image><title>Gempa guncang Kolaka 298 kali (Foto : BMKG)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 298 kali gempa mengguncang Kolaka, Sulawesi Tenggara per 24 Januari hingga 2 Februari 2025. Sebelumnya, gempa utama dengan kekuatan M4,9 yang terjadi pada tanggal 24 Januari 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jumlah gempa bumi 298 kali per 24 Januari hingga 2 Februari 2025 pukul 09.00 WITA. Jumlah gempa yang dirasakan sebanyak 36 kali dengan magnitudo terkecil 1,2 dan magnitudo terbesar 5,1,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (2/2/2025).&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin melaporkan pagi ini gempa juga masih mengguncang Kolaka dengan kekuatan M3,0 pada pukul 04:19:09 WITA. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.07 LS, 121.82 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6.3 km, Tenggara Lalolae, Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif zona Sesar Kolaka di Tenggara Lalolae, Kab. Kolaka Timur,&amp;rdquo; ungkap Rudin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rudin melaporkan guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Kolaka Timur II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 298 kali gempa mengguncang Kolaka, Sulawesi Tenggara per 24 Januari hingga 2 Februari 2025. Sebelumnya, gempa utama dengan kekuatan M4,9 yang terjadi pada tanggal 24 Januari 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jumlah gempa bumi 298 kali per 24 Januari hingga 2 Februari 2025 pukul 09.00 WITA. Jumlah gempa yang dirasakan sebanyak 36 kali dengan magnitudo terkecil 1,2 dan magnitudo terbesar 5,1,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (2/2/2025).&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin melaporkan pagi ini gempa juga masih mengguncang Kolaka dengan kekuatan M3,0 pada pukul 04:19:09 WITA. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.07 LS, 121.82 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6.3 km, Tenggara Lalolae, Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif zona Sesar Kolaka di Tenggara Lalolae, Kab. Kolaka Timur,&amp;rdquo; ungkap Rudin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rudin melaporkan guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Kolaka Timur II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
