<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aniaya Kekasih hingga Tewas di Tangsel, Pratu TS Terancam Dipecat Tidak Hormat</title><description>Oknum anggota TNI berpangkat Pratu TS tega menganiaya kekasihnya berinisial N hingga tewas di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110150/aniaya-kekasih-hingga-tewas-di-tangsel-pratu-ts-terancam-dipecat-tidak-hormat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110150/aniaya-kekasih-hingga-tewas-di-tangsel-pratu-ts-terancam-dipecat-tidak-hormat"/><item><title>Aniaya Kekasih hingga Tewas di Tangsel, Pratu TS Terancam Dipecat Tidak Hormat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110150/aniaya-kekasih-hingga-tewas-di-tangsel-pratu-ts-terancam-dipecat-tidak-hormat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110150/aniaya-kekasih-hingga-tewas-di-tangsel-pratu-ts-terancam-dipecat-tidak-hormat</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2025 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/03/337/3110150/ilustrasi-bKtv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/03/337/3110150/ilustrasi-bKtv_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Oknum anggota TNI berpangkat Pratu TS tega menganiaya kekasihnya berinisial N hingga tewas di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kini, ia terancam di berhentikan secara tidak hormat (PTDH).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menuturkan, Pratu TS yang telah ditetapkan sebagai tersangka disangkakan Pasal 338 junctl 351 Ayat 3 KUHPM dengan ancaman 15 tahun penjara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka dikenakan pasal 338 juncto 351 ayat 3 KUHPM,&amp;rdquo; kata Wahyu kepada wartawan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pasal pembunuhan, Pratu TS juga disangkakan Pasal 86 KUHPM lantaran meninggalkan satuannya tanpa izin. Wahyu menyebut, Pratu TS terancam di PTDH.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sama dia kena juga meninggalkan dinasnya itu untuk tidak hadir tanpa izinnya itu pasal 86 KUHPM. Pasti (PTDH), kalau udah seperti ini itu pasti sanksinya berat,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, saat ini Pratu TS sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan hingga tewasnya korban N. Korban diketahui merupakan kekasihnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Penemuan Mayat Korban&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, kematian korban diketahui setelah pihak TNI menangkap Pratu TS yang desersi atau tidak hadir di dalam satuan tanpa alasan yang jelas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang benar ada oknum anggota TNI AD dari kesatuan Yonif 318 satuan Kostrad yang melakukan tindakan tidak hadir tanpa izin (Disersi) dari Satuan mulai tanggal 19 Januari 2025,&amp;rdquo; ucap Deki pada Jumat (31/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Deki menerangkan, dari kesatuan Pratu TS melakukan pencarian. Hingga akhirnya, Pratu TS ditangkap di daerah Medang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, Pratu TS kemudian diperiksa oleh kesatuannya. Dalam pemeriksaan itu diketahui bahwa TS telah melakukan penganiayaan hingga menewaskan korban N.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat dilaksanakan pemeriksaan kepada yang bersangkutan di Satuan, diperoleh keterangan bahwa selama meninggalkan Satuan, yang bersangkutan melakukan tindakan kekerasan/penganiayaan kepada rekan wanitanya yang mengakibatkan meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pihak satuan Pratu TS kemudian melakukan koordinasi dengan Denpom Jaya 1/ Tangerang untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian. Setelah itu benar ditemukannya jenazah wanita di lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah benar ditemukan korban di TKP maka segera dievakusi ke RSUD Tangerang untuk diotopsi dan langkah-langkah selanjutnya,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Oknum anggota TNI berpangkat Pratu TS tega menganiaya kekasihnya berinisial N hingga tewas di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kini, ia terancam di berhentikan secara tidak hormat (PTDH).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menuturkan, Pratu TS yang telah ditetapkan sebagai tersangka disangkakan Pasal 338 junctl 351 Ayat 3 KUHPM dengan ancaman 15 tahun penjara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka dikenakan pasal 338 juncto 351 ayat 3 KUHPM,&amp;rdquo; kata Wahyu kepada wartawan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pasal pembunuhan, Pratu TS juga disangkakan Pasal 86 KUHPM lantaran meninggalkan satuannya tanpa izin. Wahyu menyebut, Pratu TS terancam di PTDH.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sama dia kena juga meninggalkan dinasnya itu untuk tidak hadir tanpa izinnya itu pasal 86 KUHPM. Pasti (PTDH), kalau udah seperti ini itu pasti sanksinya berat,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, saat ini Pratu TS sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan hingga tewasnya korban N. Korban diketahui merupakan kekasihnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Penemuan Mayat Korban&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, kematian korban diketahui setelah pihak TNI menangkap Pratu TS yang desersi atau tidak hadir di dalam satuan tanpa alasan yang jelas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang benar ada oknum anggota TNI AD dari kesatuan Yonif 318 satuan Kostrad yang melakukan tindakan tidak hadir tanpa izin (Disersi) dari Satuan mulai tanggal 19 Januari 2025,&amp;rdquo; ucap Deki pada Jumat (31/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Deki menerangkan, dari kesatuan Pratu TS melakukan pencarian. Hingga akhirnya, Pratu TS ditangkap di daerah Medang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, Pratu TS kemudian diperiksa oleh kesatuannya. Dalam pemeriksaan itu diketahui bahwa TS telah melakukan penganiayaan hingga menewaskan korban N.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat dilaksanakan pemeriksaan kepada yang bersangkutan di Satuan, diperoleh keterangan bahwa selama meninggalkan Satuan, yang bersangkutan melakukan tindakan kekerasan/penganiayaan kepada rekan wanitanya yang mengakibatkan meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pihak satuan Pratu TS kemudian melakukan koordinasi dengan Denpom Jaya 1/ Tangerang untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian. Setelah itu benar ditemukannya jenazah wanita di lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah benar ditemukan korban di TKP maka segera dievakusi ke RSUD Tangerang untuk diotopsi dan langkah-langkah selanjutnya,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
