<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Pagar Laut, Polri Periksa 7 Saksi dari KJSB Raden Lukman hingga Pemprov Banten</title><description>Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi dalam kasus pagar laut di perairan Tangerang, Banten.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110295/kasus-pagar-laut-polri-periksa-7-saksi-dari-kjsb-raden-lukman-hingga-pemprov-banten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110295/kasus-pagar-laut-polri-periksa-7-saksi-dari-kjsb-raden-lukman-hingga-pemprov-banten"/><item><title>Kasus Pagar Laut, Polri Periksa 7 Saksi dari KJSB Raden Lukman hingga Pemprov Banten</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110295/kasus-pagar-laut-polri-periksa-7-saksi-dari-kjsb-raden-lukman-hingga-pemprov-banten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/03/337/3110295/kasus-pagar-laut-polri-periksa-7-saksi-dari-kjsb-raden-lukman-hingga-pemprov-banten</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2025 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/03/337/3110295/bareskrim_periksa_7_saksi_terkait_pagar_laut_di_tangerang-p20u_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim periksa 7 saksi terkait pagar laut di Tangerang (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/03/337/3110295/bareskrim_periksa_7_saksi_terkait_pagar_laut_di_tangerang-p20u_large.jpg</image><title>Bareskrim periksa 7 saksi terkait pagar laut di Tangerang (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi dalam kasus pagar laut di perairan Tangerang, Banten.&#13;
&#13;
Saksi yang diperiksa itu, kata Djuhandani, mulai dari Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB) Raden Lukman hingga Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Banten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah memeriksa beberapa pihak, yaitu masyarakat pemohon hak, kemudian KJSB Raden Lukman, dari kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintahan daerah kabupaten Tangerang, serta Pemerintahan Daerah Provinsi Banten,&amp;quot; kata Djuhandani saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Djuhandani memerinci, ketujuh saksi itu adalah dari Inspektorat Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Tangerang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, dua orang panitia A, Kakantah Kabupaten Tangerang yang baru, Kasi Sengketa Kantah Kabupaten Tangerang, dan Kasi Penetapan Kantah Kabupaten Tangerang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasilnya ada tujuh yang kami periksa. Kami mengucapkan terima kasih ke Menteri ATR/BPN (Nusron Wahid) yang sudah mendukung sepenuhnya proses penyelidikan oleh Bareskrim Polri,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Djuhandani menegaskan bahwa pihaknya telah menyelidiki kasus tersebut pada awal Januari 2025. Bahkan, surat perintah dimulainya penyelidikan (SPDP) telah terbit pada 10 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Djuhandani mengungkap bahwa penyelidikan kasus pagar laut di perairan Tangerang itu dilakukan atas perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi dalam kasus pagar laut di perairan Tangerang, Banten.&#13;
&#13;
Saksi yang diperiksa itu, kata Djuhandani, mulai dari Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB) Raden Lukman hingga Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Banten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah memeriksa beberapa pihak, yaitu masyarakat pemohon hak, kemudian KJSB Raden Lukman, dari kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintahan daerah kabupaten Tangerang, serta Pemerintahan Daerah Provinsi Banten,&amp;quot; kata Djuhandani saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Djuhandani memerinci, ketujuh saksi itu adalah dari Inspektorat Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Tangerang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, dua orang panitia A, Kakantah Kabupaten Tangerang yang baru, Kasi Sengketa Kantah Kabupaten Tangerang, dan Kasi Penetapan Kantah Kabupaten Tangerang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasilnya ada tujuh yang kami periksa. Kami mengucapkan terima kasih ke Menteri ATR/BPN (Nusron Wahid) yang sudah mendukung sepenuhnya proses penyelidikan oleh Bareskrim Polri,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Djuhandani menegaskan bahwa pihaknya telah menyelidiki kasus tersebut pada awal Januari 2025. Bahkan, surat perintah dimulainya penyelidikan (SPDP) telah terbit pada 10 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Djuhandani mengungkap bahwa penyelidikan kasus pagar laut di perairan Tangerang itu dilakukan atas perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
