<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri! Bocah Perempuan Diterkam Buaya saat Ikut Kakaknya Mancing</title><description>Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung diterkam buaya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/340/3109986/ngeri-bocah-perempuan-diterkam-buaya-saat-ikut-kakaknya-mancing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/03/340/3109986/ngeri-bocah-perempuan-diterkam-buaya-saat-ikut-kakaknya-mancing"/><item><title>Ngeri! Bocah Perempuan Diterkam Buaya saat Ikut Kakaknya Mancing</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/340/3109986/ngeri-bocah-perempuan-diterkam-buaya-saat-ikut-kakaknya-mancing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/03/340/3109986/ngeri-bocah-perempuan-diterkam-buaya-saat-ikut-kakaknya-mancing</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2025 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/02/340/3109986/buaya-tomQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah diterkam buaya (Foto: Haryanto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/02/340/3109986/buaya-tomQ_large.jpg</image><title>Bocah diterkam buaya (Foto: Haryanto/Okezone)</title></images><description>PANGKALPINANG - Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung diterkam buaya. Warga sempat menyaksikan buaya tersebut menyeret korban ke dalam air.&#13;
&#13;
Hingga kini, korban belum ditemukan. Detik-detik buaya muara menyeret seorang bocah 7 tahun dan menenggelamkannya ke dalam air terekam kamera.&#13;
&#13;
Kejadian yang menimpa seorang anak perempuan diterkam buaya ini terjadi di perairan Muara Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban yang merupakan warga Pangkal Arang, Pangkalpinang, sebelumnya pergi memancing bersama kakaknya di sekitar lokasi kejadian. Saat korban sedang asyik bermain pasir di pinggir sungai, tiba-tiba seekor buaya langsung menerkam dan menyeret korban ke dalam air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keluarga korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera melaporkan ke polairud dan Basarnas untuk meminta bantuan SAR. Usai menerima informasi, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi.&#13;
&#13;
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur kemudian bergegas melakukan pencarian terhadap korban menggunakan beberapa alut pendukung dan rubberboat serta drone.&#13;
&#13;
Dantim Basarnas, Supani mengatakan, hingga kini tim gabungan masih melakukan pencairan terhadap korban yang diduga masih di mulut buaya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>PANGKALPINANG - Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung diterkam buaya. Warga sempat menyaksikan buaya tersebut menyeret korban ke dalam air.&#13;
&#13;
Hingga kini, korban belum ditemukan. Detik-detik buaya muara menyeret seorang bocah 7 tahun dan menenggelamkannya ke dalam air terekam kamera.&#13;
&#13;
Kejadian yang menimpa seorang anak perempuan diterkam buaya ini terjadi di perairan Muara Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban yang merupakan warga Pangkal Arang, Pangkalpinang, sebelumnya pergi memancing bersama kakaknya di sekitar lokasi kejadian. Saat korban sedang asyik bermain pasir di pinggir sungai, tiba-tiba seekor buaya langsung menerkam dan menyeret korban ke dalam air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keluarga korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera melaporkan ke polairud dan Basarnas untuk meminta bantuan SAR. Usai menerima informasi, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi.&#13;
&#13;
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur kemudian bergegas melakukan pencarian terhadap korban menggunakan beberapa alut pendukung dan rubberboat serta drone.&#13;
&#13;
Dantim Basarnas, Supani mengatakan, hingga kini tim gabungan masih melakukan pencairan terhadap korban yang diduga masih di mulut buaya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
