<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Jawa Barat Punya Utang ke Pemerintah Pusat Rp3,4 Triliun, Sebagian untuk Masjid Al-Jabbar</title><description>Sebuah video di mana Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi yang kaget bahwa Pemerintah Jawa Barat memiliki utang Rp3,4 triliun menjadi viral di media sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/525/3110194/ternyata-jawa-barat-punya-utang-ke-pemerintah-pusat-rp3-4-triliun-sebagian-untuk-masjid-al-jabbar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/03/525/3110194/ternyata-jawa-barat-punya-utang-ke-pemerintah-pusat-rp3-4-triliun-sebagian-untuk-masjid-al-jabbar"/><item><title>Ternyata Jawa Barat Punya Utang ke Pemerintah Pusat Rp3,4 Triliun, Sebagian untuk Masjid Al-Jabbar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/03/525/3110194/ternyata-jawa-barat-punya-utang-ke-pemerintah-pusat-rp3-4-triliun-sebagian-untuk-masjid-al-jabbar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/03/525/3110194/ternyata-jawa-barat-punya-utang-ke-pemerintah-pusat-rp3-4-triliun-sebagian-untuk-masjid-al-jabbar</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2025 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/03/525/3110194/masjid_al_jabbar-CkN6_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Masjid Al Jabbar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/03/525/3110194/masjid_al_jabbar-CkN6_large.JPG</image><title>Masjid Al Jabbar</title></images><description>BANDUNG - Sebuah video di mana Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi yang kaget bahwa Pemerintah Jawa Barat memiliki utang Rp3,4 triliun menjadi viral di media sosial.&#13;
&#13;
Utang itu diketahui saat Dedi Mulyadi rapat dengan sejumlah pejabat Pemprov Jabar. Potongan video rapat diunggah di akun Instagram Dedi Mulyadi.&#13;
&#13;
Dalam penjelasan di video, salah satu faktor melonjaknya utang adalah untuk membangun Masjid Al-Jabbar di Gedebage, Kota Bandung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya, Dedi yang terpilih pada Pilgub Jabar 2024, bertanya apakah Jawa Barat memiliki utang yang harus dibayar ke pemerintah pusat.&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Ada PEN Pak. Dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tahun 2021 kita pernah pinjam duit,&amp;quot; kata salah satu peserta rapat dikutip dari video.&#13;
&#13;
Mendengar hal itu, Dedi cukup kaget. &amp;quot;Saya nggak pinjam tiba-tiba punya utang, tapi tanggung jawab pemerintah,&amp;quot; timpal Dedi Mulyadi.&amp;nbsp;&#13;
Dijelaskan, utang dana PEN digunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur di Jawa Barat. Antara lain untuk membangun jalan, pengairan, air limbah, permukiman, ruang terbuka hijau, sarana peribadatan, dan revitalisasi pasar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masjid Al Jabbar dari Dana PEN sebagian?&amp;quot; tanya Dedi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya itu sarana peribadatan,&amp;quot; jawab peserta rapat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh jadi Al Jabbar itu dibangun dari dana pinjaman sebagian,&amp;quot; timpal Dedi sambil menganguk-angguk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut salah satu peserta rapat, utang pokok Rp3,4 triliun Pemprov Jabar bisa dicicil selama 5 tahun ke depan. Dari perhitungan, Jawa Barat wajib mencicil Rp566 miliar per tahun hingga 2028. Sisanya Rp211 miliar dibayarkan di 2029.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu yang menjadi beban terberat kita Pak,&amp;quot; kata peserta rapat lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski memiliki utang Rp3,4 triliun, Dedi Mulyadi optimistis Pemprov Jabar mampu melunasinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan anggap beban berat, semua beban ringan, nggak ada masalah, utang PEN Rp500 miliar (per tahun), mudah-mudahan ke depan pendapatan kita meningkat. Nggak papa PEN Rp500 miliar (per tahun) asal pajak kendaraan bermotornya dari Rp9 triliun naik menjadi Rp11 triliun, lunas segitu mah Pak, harus optimis,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dedi juga sempat menanyakan apakah bisa mengajukan penghapusan utang ke Pemerintah Pusat. &amp;quot;Ya Allah untuk Jawa Barat ya utangnya Rp3,4 triliun, hapusin ya, saya mau bangun jalan sama sekolah-sekolah,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Sebuah video di mana Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi yang kaget bahwa Pemerintah Jawa Barat memiliki utang Rp3,4 triliun menjadi viral di media sosial.&#13;
&#13;
Utang itu diketahui saat Dedi Mulyadi rapat dengan sejumlah pejabat Pemprov Jabar. Potongan video rapat diunggah di akun Instagram Dedi Mulyadi.&#13;
&#13;
Dalam penjelasan di video, salah satu faktor melonjaknya utang adalah untuk membangun Masjid Al-Jabbar di Gedebage, Kota Bandung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya, Dedi yang terpilih pada Pilgub Jabar 2024, bertanya apakah Jawa Barat memiliki utang yang harus dibayar ke pemerintah pusat.&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Ada PEN Pak. Dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tahun 2021 kita pernah pinjam duit,&amp;quot; kata salah satu peserta rapat dikutip dari video.&#13;
&#13;
Mendengar hal itu, Dedi cukup kaget. &amp;quot;Saya nggak pinjam tiba-tiba punya utang, tapi tanggung jawab pemerintah,&amp;quot; timpal Dedi Mulyadi.&amp;nbsp;&#13;
Dijelaskan, utang dana PEN digunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur di Jawa Barat. Antara lain untuk membangun jalan, pengairan, air limbah, permukiman, ruang terbuka hijau, sarana peribadatan, dan revitalisasi pasar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masjid Al Jabbar dari Dana PEN sebagian?&amp;quot; tanya Dedi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya itu sarana peribadatan,&amp;quot; jawab peserta rapat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh jadi Al Jabbar itu dibangun dari dana pinjaman sebagian,&amp;quot; timpal Dedi sambil menganguk-angguk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut salah satu peserta rapat, utang pokok Rp3,4 triliun Pemprov Jabar bisa dicicil selama 5 tahun ke depan. Dari perhitungan, Jawa Barat wajib mencicil Rp566 miliar per tahun hingga 2028. Sisanya Rp211 miliar dibayarkan di 2029.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu yang menjadi beban terberat kita Pak,&amp;quot; kata peserta rapat lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski memiliki utang Rp3,4 triliun, Dedi Mulyadi optimistis Pemprov Jabar mampu melunasinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan anggap beban berat, semua beban ringan, nggak ada masalah, utang PEN Rp500 miliar (per tahun), mudah-mudahan ke depan pendapatan kita meningkat. Nggak papa PEN Rp500 miliar (per tahun) asal pajak kendaraan bermotornya dari Rp9 triliun naik menjadi Rp11 triliun, lunas segitu mah Pak, harus optimis,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dedi juga sempat menanyakan apakah bisa mengajukan penghapusan utang ke Pemerintah Pusat. &amp;quot;Ya Allah untuk Jawa Barat ya utangnya Rp3,4 triliun, hapusin ya, saya mau bangun jalan sama sekolah-sekolah,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
