<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sidak Pangkalan Gas 3 Kg, Gibran: Kalau Ada Apa-Apa Kabarin</title><description>Wapres Gibran berpesan kepada pemilik toko agar tidak ragu untuk melaporkan apabila di lapangan kembali ditemui kendala.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/05/337/3110962/sidak-pangkalan-gas-3-kg-gibran-kalau-ada-apa-apa-kabarin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/05/337/3110962/sidak-pangkalan-gas-3-kg-gibran-kalau-ada-apa-apa-kabarin"/><item><title>Sidak Pangkalan Gas 3 Kg, Gibran: Kalau Ada Apa-Apa Kabarin</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/05/337/3110962/sidak-pangkalan-gas-3-kg-gibran-kalau-ada-apa-apa-kabarin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/05/337/3110962/sidak-pangkalan-gas-3-kg-gibran-kalau-ada-apa-apa-kabarin</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2025 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/05/337/3110962/gas-nzQT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Gibran Rakabuming Raka sidak pangkalan gas LPG 3 Kg (Foto: Binti M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/05/337/3110962/gas-nzQT_large.jpg</image><title>Wapres Gibran Rakabuming Raka sidak pangkalan gas LPG 3 Kg (Foto: Binti M/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengecek salah satu pangkalan gas LPG 3 Kg bernama Toko Merry yang terletak di Jalan Menteng Wadas Timur, Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wapres Gibran berpesan kepada pemilik toko agar tidak ragu untuk melaporkan apabila di lapangan kembali ditemui kendala yang dapat menghambat distribusi LPG 3 Kg kepada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini ya, Bu, ya, nanti kalau ada apa-apa kabarin,&amp;rdquo; tutur Wapres.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wapres pun menyaksikan langsung masyarakat membeli gas dari truk distribusi yang baru tiba. &amp;ldquo;Ini (LPG 3 kg) baru sampai ya?&amp;rdquo; tanya Wapres kepada salah seorang pembeli.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Baru sampai,&amp;rdquo; jawab pembeli tersebut yang sedang menunggu giliran.&#13;
&#13;
Pada kesempatan ini, Wapres Gibran menekankan pentingnya distribusi LPG yang tertib dan adil untuk menghindari kelangkaan serta fluktuasi harga yang dapat merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil di sektor kuliner.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia berharap kebijakan ini dijalankan dengan baik oleh semua pihak, sehingga menutup celah penimbunan LPG secara ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan ketersediaan dan gejolak di pasar.&#13;
&#13;
Dengan distribusi yang lebih terstruktur melalui sub-pangkalan resmi, diharapkan masyarakat dapat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga yang wajar, serta para pelaku usaha kecil dapat menjalankan usahanya dengan lancar tanpa hambatan akibat pasokan yang tidak stabil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto terus menekankan agar subsidi LPG 3 kg tepat sasaran. Tidak hanya itu, Kepala Negara juga menginstruksikan agar masyarakat dapat mengakses LPG 3 kg dengan mudah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait hal ini, salah satu langkah yang diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah dengan meningkatkan status pengecer LPG 3 Kg menjadi sub-pangkalan resmi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kebijakan ini ditujukan guna memastikan distribusi LPG bersubsidi lebih terstruktur dan transparan, sehingga masyarakat yang berhak dapat memperoleh LPG dengan harga standar.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengecek salah satu pangkalan gas LPG 3 Kg bernama Toko Merry yang terletak di Jalan Menteng Wadas Timur, Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wapres Gibran berpesan kepada pemilik toko agar tidak ragu untuk melaporkan apabila di lapangan kembali ditemui kendala yang dapat menghambat distribusi LPG 3 Kg kepada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini ya, Bu, ya, nanti kalau ada apa-apa kabarin,&amp;rdquo; tutur Wapres.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wapres pun menyaksikan langsung masyarakat membeli gas dari truk distribusi yang baru tiba. &amp;ldquo;Ini (LPG 3 kg) baru sampai ya?&amp;rdquo; tanya Wapres kepada salah seorang pembeli.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Baru sampai,&amp;rdquo; jawab pembeli tersebut yang sedang menunggu giliran.&#13;
&#13;
Pada kesempatan ini, Wapres Gibran menekankan pentingnya distribusi LPG yang tertib dan adil untuk menghindari kelangkaan serta fluktuasi harga yang dapat merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil di sektor kuliner.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia berharap kebijakan ini dijalankan dengan baik oleh semua pihak, sehingga menutup celah penimbunan LPG secara ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan ketersediaan dan gejolak di pasar.&#13;
&#13;
Dengan distribusi yang lebih terstruktur melalui sub-pangkalan resmi, diharapkan masyarakat dapat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga yang wajar, serta para pelaku usaha kecil dapat menjalankan usahanya dengan lancar tanpa hambatan akibat pasokan yang tidak stabil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto terus menekankan agar subsidi LPG 3 kg tepat sasaran. Tidak hanya itu, Kepala Negara juga menginstruksikan agar masyarakat dapat mengakses LPG 3 kg dengan mudah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait hal ini, salah satu langkah yang diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah dengan meningkatkan status pengecer LPG 3 Kg menjadi sub-pangkalan resmi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kebijakan ini ditujukan guna memastikan distribusi LPG bersubsidi lebih terstruktur dan transparan, sehingga masyarakat yang berhak dapat memperoleh LPG dengan harga standar.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
