<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecelakaan Maut di GT Ciawi 2, MTI : Presiden Harus Atasi Permasalahan Keselamatan Transportasi Darat</title><description>Kecelakaan maut terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa 4 Februari 2025, sekitar pukul 23.30 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/05/338/3110812/kecelakaan-maut-di-gt-ciawi-2-mti-presiden-harus-atasi-permasalahan-keselamatan-transportasi-darat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/05/338/3110812/kecelakaan-maut-di-gt-ciawi-2-mti-presiden-harus-atasi-permasalahan-keselamatan-transportasi-darat"/><item><title>Kecelakaan Maut di GT Ciawi 2, MTI : Presiden Harus Atasi Permasalahan Keselamatan Transportasi Darat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/05/338/3110812/kecelakaan-maut-di-gt-ciawi-2-mti-presiden-harus-atasi-permasalahan-keselamatan-transportasi-darat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/05/338/3110812/kecelakaan-maut-di-gt-ciawi-2-mti-presiden-harus-atasi-permasalahan-keselamatan-transportasi-darat</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2025 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/05/338/3110812/kecelakaan_maut_di_gt_ciawi-9Evm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan maut di GT Ciawi 2 (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/05/338/3110812/kecelakaan_maut_di_gt_ciawi-9Evm_large.jpg</image><title>Kecelakaan maut di GT Ciawi 2 (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kecelakaan maut terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa 4 Februari 2025, sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam kecelakaan tersebut, sejumlah kendaraan hancur hingga terbakar. Dan juga menyebabkan delapan orang tewas dan 11 terluka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Tory Damantoro mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut lagi-lagi membuktikan bahwa Indonesia masih berada dalam Darurat Keselamatan Transportasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendesak Presiden RI untuk segera, jangan menunda lagi untuk mengambil langkah nyata dan terukur guna mengatasi permasalahan keselamatan transportasi darat,&amp;quot; kata Tory dalam keterangannya, Rabu (5/2/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selama ini, sambung Tory, tidak dijadikan perhatian oleh Presiden Prabowo Subianto, maka masyarakat akan selalu berada dalam kecemasan dan masyarakat harus bertaruh nyawa setiap kali bertransportasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tidak harus menunggu ada pejabat atau keluarga pejabat yang menjadi korban, sudah banyak nyawa hilang dan Pemerintah harus bertanggung jawab,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekedar informasi, kecalakaan maut terjadi di depan Gerbang Tol (GT) Ciawi arah Jakarta, pada Selasa 4 Februari 2025 tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB. Penyebab kecelakaan itu diduga akibat truk pengangkut galon mengalami hilang kendali akibat rem blong.&#13;
&#13;
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo menjelaskan, ada enam kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kecelakaan yang terjadi di Gate 2 GT Ciawi bermula kala truk muatan galon yang melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta, mengalami hilang kendali akibat rem blong.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem (rem blong) sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi (pembayaran e-tol),&amp;quot; terang Eko kepada wartawan, Rabu (5/2/2025).&#13;
&#13;
Dari insiden utu, tiga kendaraan terbakar dan tiga lainny mengalami kerusakan. &amp;quot;Tiga kendaraan hancur terbakar, tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan,&amp;quot; terang Eko.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kecelakaan maut terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa 4 Februari 2025, sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam kecelakaan tersebut, sejumlah kendaraan hancur hingga terbakar. Dan juga menyebabkan delapan orang tewas dan 11 terluka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Tory Damantoro mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut lagi-lagi membuktikan bahwa Indonesia masih berada dalam Darurat Keselamatan Transportasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendesak Presiden RI untuk segera, jangan menunda lagi untuk mengambil langkah nyata dan terukur guna mengatasi permasalahan keselamatan transportasi darat,&amp;quot; kata Tory dalam keterangannya, Rabu (5/2/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selama ini, sambung Tory, tidak dijadikan perhatian oleh Presiden Prabowo Subianto, maka masyarakat akan selalu berada dalam kecemasan dan masyarakat harus bertaruh nyawa setiap kali bertransportasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tidak harus menunggu ada pejabat atau keluarga pejabat yang menjadi korban, sudah banyak nyawa hilang dan Pemerintah harus bertanggung jawab,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekedar informasi, kecalakaan maut terjadi di depan Gerbang Tol (GT) Ciawi arah Jakarta, pada Selasa 4 Februari 2025 tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB. Penyebab kecelakaan itu diduga akibat truk pengangkut galon mengalami hilang kendali akibat rem blong.&#13;
&#13;
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo menjelaskan, ada enam kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kecelakaan yang terjadi di Gate 2 GT Ciawi bermula kala truk muatan galon yang melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta, mengalami hilang kendali akibat rem blong.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem (rem blong) sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi (pembayaran e-tol),&amp;quot; terang Eko kepada wartawan, Rabu (5/2/2025).&#13;
&#13;
Dari insiden utu, tiga kendaraan terbakar dan tiga lainny mengalami kerusakan. &amp;quot;Tiga kendaraan hancur terbakar, tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan,&amp;quot; terang Eko.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
