<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kecelakaan Maut GT Ciawi</title><description>Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko pun meminta semua pihak untuk bersabar dalam menunggu hasil identifikasi, guna mengetahui kebenaran informasi dari kejadian kecelakaan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/07/337/3111775/polisi-belum-bisa-simpulkan-penyebab-kecelakaan-maut-gt-ciawi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/07/337/3111775/polisi-belum-bisa-simpulkan-penyebab-kecelakaan-maut-gt-ciawi"/><item><title>Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kecelakaan Maut GT Ciawi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/07/337/3111775/polisi-belum-bisa-simpulkan-penyebab-kecelakaan-maut-gt-ciawi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/07/337/3111775/polisi-belum-bisa-simpulkan-penyebab-kecelakaan-maut-gt-ciawi</guid><pubDate>Jum'at 07 Februari 2025 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/07/337/3111775/karo_penmas_divisi_humas_polri_brigjen_trunoyudo-7srx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo. Foto: Okezone/Riana. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/07/337/3111775/karo_penmas_divisi_humas_polri_brigjen_trunoyudo-7srx_large.jpg</image><title>Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo. Foto: Okezone/Riana. </title></images><description>JAKARTA - Tim Traffict Accident Analysis (TAA) Polri masih melakukan identifikasi penyebab kecelakaan maut di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor.&#13;
&#13;
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko pun meminta semua pihak untuk bersabar dalam menunggu hasil identifikasi, guna mengetahui kebenaran informasi dari kejadian kecelakaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil TAA ini masih berproses, hari ini masih ada ramp test yang dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat bersama-sama dengan KNKT, juga di backup oleh Korlantas Polri,&amp;quot; kata Trunoyudo di Bareskrim Polri Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka untuk hasilnya akan secara komprehensif akan disampaikan lebih lanjut secara teknis hasil dari proses ini, sehingga tujuannya adalah membuat terang kejadian tersebut masih menunggu dari tim,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Trunoyudo menjelaskan, ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam proses rekonstruksi kasus kecelakaan menggunakan TAA.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka teman-teman untuk menunggu ataupun bersabar dalam proses ini ada fase secara scientific dan tentu dilakukan secara komprehensif, tentunya hasilnya akan profesional, prosedural dan tentunya ilmiah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Polri mengerahkan Tim Traffict Accident Analysis (TAA), untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan maut di GT Ciawi, yang menewaskan delapan orang, serta sebelas korban luka-luka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dilakukan pengerahan tim Traffict Accident Analysis (TAA) dari Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat ke TKP. Setelah itu, akan dilakukan analisa penyebab kecelakaan,&amp;quot; kata Trunoyudo kepada wartawan, Rabu (5/2/2025).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Traffict Accident Analysis (TAA) Polri masih melakukan identifikasi penyebab kecelakaan maut di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor.&#13;
&#13;
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko pun meminta semua pihak untuk bersabar dalam menunggu hasil identifikasi, guna mengetahui kebenaran informasi dari kejadian kecelakaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil TAA ini masih berproses, hari ini masih ada ramp test yang dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat bersama-sama dengan KNKT, juga di backup oleh Korlantas Polri,&amp;quot; kata Trunoyudo di Bareskrim Polri Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka untuk hasilnya akan secara komprehensif akan disampaikan lebih lanjut secara teknis hasil dari proses ini, sehingga tujuannya adalah membuat terang kejadian tersebut masih menunggu dari tim,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Trunoyudo menjelaskan, ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam proses rekonstruksi kasus kecelakaan menggunakan TAA.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka teman-teman untuk menunggu ataupun bersabar dalam proses ini ada fase secara scientific dan tentu dilakukan secara komprehensif, tentunya hasilnya akan profesional, prosedural dan tentunya ilmiah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Polri mengerahkan Tim Traffict Accident Analysis (TAA), untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan maut di GT Ciawi, yang menewaskan delapan orang, serta sebelas korban luka-luka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dilakukan pengerahan tim Traffict Accident Analysis (TAA) dari Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat ke TKP. Setelah itu, akan dilakukan analisa penyebab kecelakaan,&amp;quot; kata Trunoyudo kepada wartawan, Rabu (5/2/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
