<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Idrus Marham Bilang Ada Upaya Adu Domba Golkar-Gerindra Imbas Polemik Gas Elpiji 3 Kg</title><description>Idrus Marham menilai ada upaya adu domba antara partainya dengan Partai Gerindra imbas mencuatnya polemik larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/08/337/3111848/idrus-marham-bilang-ada-upaya-adu-domba-golkar-gerindra-imbas-polemik-gas-elpiji-3-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/08/337/3111848/idrus-marham-bilang-ada-upaya-adu-domba-golkar-gerindra-imbas-polemik-gas-elpiji-3-kg"/><item><title>Idrus Marham Bilang Ada Upaya Adu Domba Golkar-Gerindra Imbas Polemik Gas Elpiji 3 Kg</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/08/337/3111848/idrus-marham-bilang-ada-upaya-adu-domba-golkar-gerindra-imbas-polemik-gas-elpiji-3-kg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/08/337/3111848/idrus-marham-bilang-ada-upaya-adu-domba-golkar-gerindra-imbas-polemik-gas-elpiji-3-kg</guid><pubDate>Sabtu 08 Februari 2025 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/08/337/3111848/idrus_marham_bilang_ada_upaya_adu_domba_golkar_gerindra_imbas_polemik_gas_elpiji_3_kg-CKGw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Idrus Marham Bilang Ada Upaya Adu Domba Golkar-Gerindra Imbas Polemik Gas Elpiji 3 Kg (Foto : okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/08/337/3111848/idrus_marham_bilang_ada_upaya_adu_domba_golkar_gerindra_imbas_polemik_gas_elpiji_3_kg-CKGw_large.jpg</image><title>Idrus Marham Bilang Ada Upaya Adu Domba Golkar-Gerindra Imbas Polemik Gas Elpiji 3 Kg (Foto : okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menilai ada upaya adu domba antara partainya dengan Partai Gerindra imbas mencuatnya polemik larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg).&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa hubungan Partai Golkar dengan Partai Gerindra tetap solid. Untuk itu, Idrus menilai, upaya adu domba kedua partai yang tergabung di KIM Plus dari pihak tertentu itu akan sia-sia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya katakana, apa pun usaha mereka untuk mengadu domba, apalagi mau memecah antara Gerindra dengan Golkar, saya punya keyakinan, itu tidak mungkin dilakukan dan pasti orang itu kecewa,&amp;quot; kata Idrus dalam keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu (8/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Idrus menambahkan, hubungan antara Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tetap harmonis, meskipun kebijakan terkait penyaluran elpiji sempat menjadi sorotan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya katakan tadi, antara Pak Dasco dengan Pak Bahlil hubungannya, suasana kebatinannya tidak hanya cair, ya, tidak hanya cair, tetapi juga produktif dan sudah dibuktikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia juga menilai Bahlil memiliki karakter kepemimpinan yang sesuai dengan kriteria Presiden Prabowo Subianto, yakni berani menghadapi persoalan dan bertanggung jawab atas kebijakan yang diambil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk diketahui, polemik itu muncul kala Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menetapkan kebijakan baru bahwa pengecer dilarang menjual gas LPG 3 kilogram (Kg) per 1 Februari 2025. Kebijakan ini diberlakukan dengan alasan untuk mengontrol dan memastikan subsidi agar lebih tepat sasaran.&#13;
&#13;
Namun setelah diberlakukannya kebijakan ini, ternyata menuai beragam reaksi dari kalangan masyarakat serta banyaknya antrean di beberapa pangkalan resmi di berbagai wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
Merespon keluhan rakyat, Presiden Prabowo Subianto melalui Ketua Harian Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI yaitu Sufmi Dasco Ahmad mencabut kebijakan yang dikeluarkan Bahlil.&#13;
&#13;
Dasco mengatakan, Presiden Prabowo memberikan instruksi kepada Kementerian ESDM bahwa para pengecer diberikan izin kembali untuk menjual gas LPG 3 kg seperti biasanya per Selasa 4 Februari 2025. Langkah itu dilakukan paralel agar para pengecer tersebut dijadikan sub daripada pangkalan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menilai ada upaya adu domba antara partainya dengan Partai Gerindra imbas mencuatnya polemik larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg).&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa hubungan Partai Golkar dengan Partai Gerindra tetap solid. Untuk itu, Idrus menilai, upaya adu domba kedua partai yang tergabung di KIM Plus dari pihak tertentu itu akan sia-sia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya katakana, apa pun usaha mereka untuk mengadu domba, apalagi mau memecah antara Gerindra dengan Golkar, saya punya keyakinan, itu tidak mungkin dilakukan dan pasti orang itu kecewa,&amp;quot; kata Idrus dalam keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu (8/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Idrus menambahkan, hubungan antara Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tetap harmonis, meskipun kebijakan terkait penyaluran elpiji sempat menjadi sorotan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya katakan tadi, antara Pak Dasco dengan Pak Bahlil hubungannya, suasana kebatinannya tidak hanya cair, ya, tidak hanya cair, tetapi juga produktif dan sudah dibuktikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia juga menilai Bahlil memiliki karakter kepemimpinan yang sesuai dengan kriteria Presiden Prabowo Subianto, yakni berani menghadapi persoalan dan bertanggung jawab atas kebijakan yang diambil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk diketahui, polemik itu muncul kala Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menetapkan kebijakan baru bahwa pengecer dilarang menjual gas LPG 3 kilogram (Kg) per 1 Februari 2025. Kebijakan ini diberlakukan dengan alasan untuk mengontrol dan memastikan subsidi agar lebih tepat sasaran.&#13;
&#13;
Namun setelah diberlakukannya kebijakan ini, ternyata menuai beragam reaksi dari kalangan masyarakat serta banyaknya antrean di beberapa pangkalan resmi di berbagai wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
Merespon keluhan rakyat, Presiden Prabowo Subianto melalui Ketua Harian Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI yaitu Sufmi Dasco Ahmad mencabut kebijakan yang dikeluarkan Bahlil.&#13;
&#13;
Dasco mengatakan, Presiden Prabowo memberikan instruksi kepada Kementerian ESDM bahwa para pengecer diberikan izin kembali untuk menjual gas LPG 3 kg seperti biasanya per Selasa 4 Februari 2025. Langkah itu dilakukan paralel agar para pengecer tersebut dijadikan sub daripada pangkalan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
