<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menangis Tersedu, Istri Sopir Truk Kecelakaan Maut GT Ciawi Minta Maaf ke Keluarga Korban</title><description>Kecelakaan maut di GT Ciawi 2, Kota Bogor masih dalam proses penyidikan polisi. Istri dari sopir truk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga para korban atas kejadian tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/08/338/3111880/menangis-tersedu-istri-sopir-truk-kecelakaan-maut-gt-ciawi-minta-maaf-ke-keluarga-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/08/338/3111880/menangis-tersedu-istri-sopir-truk-kecelakaan-maut-gt-ciawi-minta-maaf-ke-keluarga-korban"/><item><title>Menangis Tersedu, Istri Sopir Truk Kecelakaan Maut GT Ciawi Minta Maaf ke Keluarga Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/08/338/3111880/menangis-tersedu-istri-sopir-truk-kecelakaan-maut-gt-ciawi-minta-maaf-ke-keluarga-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/08/338/3111880/menangis-tersedu-istri-sopir-truk-kecelakaan-maut-gt-ciawi-minta-maaf-ke-keluarga-korban</guid><pubDate>Sabtu 08 Februari 2025 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/08/338/3111880/istri_sopir_truk_kecelakaan_gt_ciawi_anggi-zShp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Istri sopir truk kecelakaan GT Ciawi Anggi (foto: Okezone/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/08/338/3111880/istri_sopir_truk_kecelakaan_gt_ciawi_anggi-zShp_large.jpg</image><title>Istri sopir truk kecelakaan GT Ciawi Anggi (foto: Okezone/Putra RA)</title></images><description>&#13;
&#13;
BOGOR - Kecelakaan maut di GT Ciawi 2, Kota Bogor masih dalam proses penyidikan polisi. Istri dari sopir truk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga para korban atas kejadian tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mohon maaf sebesar-besarnya buat keluarga korban kecelakaan ini,&amp;quot; kata istri sopir truk, Anggi kepada wartawan saat mendatangi Unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota, Jumat (8/2/2025).&#13;
&#13;
Kata dia, sang suami Bendi Wijaya masih menjalani perawatan di RSUD Ciawi. Kondisinya sudah sadar, tetapi belum bisa banyak diajak berkomunikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Udah bisa sadar, udah bisa diajak bicara dikit-dikit,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Anggi menambahkan, suaminya itu memang sudah cukup lama bekerja sebagai sopir truk. Dalam seminggu, suaminya bisa berangkat 3-4 kali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau ada narik, kalau enggak, ya engga. Gimana nariknya. Kadang seminggu 4 kali, kadang 3 hari. Ada (lebih dari 2 tahun),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, kecelakaan yang melibatkan 7 kendaraan terjadi di GT Ciawi 2, Bogor pada Selasa 4 Februari 2025 malam. Dalam kejadian ini, 8 orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, sebanyak 6 orang sudah berhasil teridentifikasi. Sedangkan, 2 korban lain belum teridentifikasi karena mengalami luka bakar sampai 100 persen.&#13;
&#13;
Sementara, untuk korban luka masih ada 6 orang yang dirawat di RSUD Ciawi. Masing-masing bernama Dani (45), Sukanta (54), Ryujia (3), Wahyudin (61) dan sopir truk galon air mineral Bendi Wijaya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BOGOR - Kecelakaan maut di GT Ciawi 2, Kota Bogor masih dalam proses penyidikan polisi. Istri dari sopir truk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga para korban atas kejadian tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mohon maaf sebesar-besarnya buat keluarga korban kecelakaan ini,&amp;quot; kata istri sopir truk, Anggi kepada wartawan saat mendatangi Unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota, Jumat (8/2/2025).&#13;
&#13;
Kata dia, sang suami Bendi Wijaya masih menjalani perawatan di RSUD Ciawi. Kondisinya sudah sadar, tetapi belum bisa banyak diajak berkomunikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Udah bisa sadar, udah bisa diajak bicara dikit-dikit,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Anggi menambahkan, suaminya itu memang sudah cukup lama bekerja sebagai sopir truk. Dalam seminggu, suaminya bisa berangkat 3-4 kali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau ada narik, kalau enggak, ya engga. Gimana nariknya. Kadang seminggu 4 kali, kadang 3 hari. Ada (lebih dari 2 tahun),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, kecelakaan yang melibatkan 7 kendaraan terjadi di GT Ciawi 2, Bogor pada Selasa 4 Februari 2025 malam. Dalam kejadian ini, 8 orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, sebanyak 6 orang sudah berhasil teridentifikasi. Sedangkan, 2 korban lain belum teridentifikasi karena mengalami luka bakar sampai 100 persen.&#13;
&#13;
Sementara, untuk korban luka masih ada 6 orang yang dirawat di RSUD Ciawi. Masing-masing bernama Dani (45), Sukanta (54), Ryujia (3), Wahyudin (61) dan sopir truk galon air mineral Bendi Wijaya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
